bankterkini.com
  • Berita Terkini
  • Cari
Senin, Desember 8, 2025
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Cari
No Result
View All Result
bankterkini.com
No Result
View All Result

15 Bank Daerah Kurang Modal, Pemerintah Diminta Suntikkan Dana Abadi

admin by admin
24 Desember 2021
in info Bank
0
15 Bank Daerah Kurang Modal, Pemerintah Diminta Suntikkan Dana Abadi

Jakarta –

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD RI), Sultan B Najamudin meminta pemerintah melalui Lembaga Pengelola Investasi (LPI) atau INA (Indonesia Investment Authority) turut menyuntikkan tambahan modal SWF (Sovereign Wealth Fund) kepada BPD (Bank Pembangunan Daerah) yang membutuhkan.

Pasalnya berdasarkan laporan hingga September 2021, terdapat 15 BPD yang masih memiliki modal inti di bawah Rp 3 triliun. Krisis pandemi COVID-19 memberi dampak langsung terhadap kinerja keuangan perbankan hingga membuat banyak BPD mengalami kekurangan modal sesuai standar minimal peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Adapun ke-15 BPD tersebut antara lain, Bank Riau Kepri, Bank BPD DIY, Bank Aceh Syariah, Bank NTT, Bank Kalsel, Bank Jambi, Bank Kalteng, Bank NTB Syariah, Bank SulutGo, Bank Sultra, Bank Maluku Malut, Bank Lampung, Bank Sulteng, Bank Bengkulu, dan Bank Banten.

“Kami mengamati banyak BPD yang mengalami kelesuan performa keuangannya akibat kelesuan modal inti Bank dan itu merupakan BPD di daerah yang secara ekonomi porsi PDB regionalnya relatif kecil,” ungkap Sultan dalam keterangan tertulis, Jumat (24/12/2021).

Mantan Wakil Gubernur Bengkulu ini menilai BPD memiliki peran yang signifikan dalam meningkatkan kinerja ekonomi dan keuangan di suatu daerah. Oleh karena itu, pihaknya mendorong pemerintah untuk tidak saja memberikan suntikan modal kepada Bank BUMN atau Himbara sebab perhatian pemerintah juga harus ditujukan pada lembaga keuangan bank di daerah.

Lebih lanjut, ia menerangkan selama 2021 pemerintah telah menambahkan modal kepada dana abadi Indonesia bernama Indonesia Investment Authority (INA) senilai Rp 60 triliun.

Dengan demikian, lanjutnya, saat ini total modal yang dimiliki oleh Lembaga Pengelola Investasi (LPI) atau INA telah mencapai Rp 75 triliun, sesuai dengan komitmen awal pemerintah setelah pada tahap awal masuk Rp 15 triliun.

Sultan menilai penambahan modal inti pada BPD akan memacu proses percepatan pemulihan ekonomi nasional pasca pandemi, terutama dana Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Meski demikian, ia juga menyoroti kinerja manajemen BPD yang sering kali menjadi penyebab melambatnya pertumbuhan bank. Menurutnya, RUPS juga tentu bertanggung jawab dalam merekrut dan mengawasi direksi BPD.

“Pemerintah daerah, sebagai pemilik saham mayoritas BPD harus aktif mengontrol kualitas manajemen bank. Kehati-hatian harus menjadi prinsip utama dalam mengelola dana nasabah pada sektor investasi,” terangnya.

Mantan ketua HIPMI Bengkulu ini pun mendorong OJK dan lembaga penegakan hukum, baik KPK maupun kejaksaan untuk turut menjadi sistem kontrol yang selalu aktif memantau aktivitas keuangan lembaga keuangan, khususnya BPD.

(prf/hns)

Tags: Berita Terkait
Previous Post

Perjalanan Grup Texmaco: Ngaku Tak Terkait BLBI hingga Asetnya Disita Negara

Next Post

Sidoarjo Mulai Program Digitalisasi Pembayaran di Pasar

Next Post
Sidoarjo Mulai Program Digitalisasi Pembayaran di Pasar

Sidoarjo Mulai Program Digitalisasi Pembayaran di Pasar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Mandiri Umumkan Pemindahan Sementara Kantor Pusat Mulai Juni 2025

Bank Mandiri Umumkan Pemindahan Sementara Kantor Pusat Mulai Juni 2025

27 Mei 2025
Soroti Credit Suisse & Deutsche Bank, Erick Thohir: Keadaan Kita Baik, tapi…

Soroti Credit Suisse & Deutsche Bank, Erick Thohir: Keadaan Kita Baik, tapi…

27 Maret 2023
Siap-siap War! Tiket Indonesia vs Argentina Bisa Dibeli 5 Juni Lewat BRI

Siap-siap War! Tiket Indonesia vs Argentina Bisa Dibeli 5 Juni Lewat BRI

31 Mei 2023
Animo Tinggi, Program Aku Saudagar Muda BNI Terima 2.510 Pendaftar

Animo Tinggi, Program Aku Saudagar Muda BNI Terima 2.510 Pendaftar

28 Oktober 2021
Tips Mudah & Aman Ajukan Kredit Online Lewat Smartphone

Tips Mudah & Aman Ajukan Kredit Online Lewat Smartphone

1 Maret 2022
Program Mandiri Sahabatku Dorong Pekerja Migran untuk Berwirausaha

Program Mandiri Sahabatku Dorong Pekerja Migran untuk Berwirausaha

14 Juli 2023
Semester I BRI Raup Laba Bersih Rp 24,88 Triliun Tumbuh 98%

Semester I BRI Raup Laba Bersih Rp 24,88 Triliun Tumbuh 98%

27 Juli 2022

Kejar Obligor, Satgas BLBI Sudah Kantongi Rp 28,37 Triliun

21 Februari 2023

Awal Mula Bulukumba Jadi Pusat Pembuatan Kapal Pinisi Sejak Abad 15

21 November 2023

Dear Milenial, Yuk Siapkan Masa Depan Lebih Baik!

23 November 2021

70 BUMN Ditutup, Bagaimana Nasib Karyawannya?

27 November 2021

Butuh Panduan Khusus Permudah Investor Nilai Saham Perusahaan Digital

15 Juni 2022

Dua Orang Jadi Tersangka Kasus Korupsi Dana KUR Rp 793 Juta di Malang

17 Juli 2023

Pesan Ganjar ke Pemudik: Kalau Sopir Ngebut Diingetin

28 April 2022

Pesta Rakyat Simpedes di Pati, BRI Bagi-bagi Hadiah 2 Unit Mobil

26 Agustus 2023

Cara Mudah Jadi Agen BRILink, Siapa Tahu Minat

28 Juni 2023
© Copyright Bankterkini Team All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Entertainment
    • Gaming
    • Movie
    • Music
    • Sports
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Food
    • Travel
    • Health
  • News
    • Bussiness
    • Politics
    • Science
    • World
  • Tech
    • Apps
    • Gadget
    • Mobile