bankterkini.com
  • Berita Terkini
  • Cari
Jumat, Mei 8, 2026
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Cari
No Result
View All Result
bankterkini.com
No Result
View All Result

Panggilan Kejagung Bikin Menpora Bilang ‘Pelajaran Politisi Muda’

admin by admin
3 Juli 2023
in info Bank
0
Jakarta –

Dito Ariotedjo dipanggil Kejaksaan Agung (Kejagung) sebagai saksi terkait kasus korupsi penyediaan infrastruktur base transceiver station (BTS) 4G dan infrastruktur pendukung paket 1, 2, 3, 4, dan 5 Bakti Kementerian Komunikasi dan Informatika Tahun 2020-2022 hari ini. Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) itu mengatakan pemanggilan ini menjadi pelajaran berharga sebagai politisi muda.

Mengenai pemanggilan Dito mulanya dibenarkan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung Febrie Adriansyah. Febrie mengatakan Dito dipanggil untuk dimintai keterangan sebagai saksi kasus korupsi BTS.

Sebelum ke sana, diketahui kasus ini menjadi perhatian publik karena turut menjerat mantan Menkominfo Johnny G Plate. Selain Plate, ada 7 orang juga yang sudah ditetapkan sebagai tersangka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Johnny dkk Didakwa Rugikan Negara Rp 8 T

Plate pun sudah disidang. Plate didakwa melakukan tindak pidana korupsi dalam kasus ini hingga menyebabkan kerugian negara Rp 8 triliun.

Plate diadili bersama mantan Dirut Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti) Kominfo Anang Achmad Latif dan Tenaga Ahli pada Human Development Universitas Indonesia (Hudev UI) Yohan Suryanto.

Dalam dakwaan yang dibacakan jaksa dalam sidang perdana Plate di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Selasa (27/6), kasus ini disebut berawal pada 2020. Saat itu, Plate bertemu dengan Direktur Utama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti) Kominfo Anang Achmad Latif dan Direktur Utama PT Mora Telematika Indonesia Galumbang Menak Simanjuntak di salah satu hotel dan lapangan golf untuk membahas proyek BTS 4G.

“Terdakwa Johnny Gerard Plate dalam menyetujui perubahan dari 5.052 site desa untuk program BTS 4G Tahun 2020-2024 menjadi 7.904 site desa untuk Tahun 2021-2022 tanpa melalui studi kelayakan kebutuhan penyediaan infrastruktur BTS 4G dan tanpa ada kajiannya pada dokumen Rencana Bisnis Strategis (RBS) Kemkominfo maupun Bakti serta Rencana Bisnis Anggaran (RBA) yang merupakan bagian dari Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga (RKA-K/L) Kemkominfo,” ujar jaksa.

Jaksa mengatakan Plate sebenarnya telah menerima laporan bahwa proyek BTS itu mengalami keterlambatan hingga minus 40 persen dalam sejumlah rapat pada 2021. Proyek itu juga dikategorikan sebagai kontrak kritis.

Namun, menurut jaksa, Plate tetap menyetujui usulan Anang untuk membayarkan pekerjaan 100 persen dengan jaminan bank garansi dan memberikan perpanjangan pekerjaan sampai 31 Maret 2022 tanpa memperhitungkan kemampuan penyelesaian proyek oleh perusahaan.

Pada 18 Maret 2022, Plate kembali mendapat laporan bahwa proyek belum juga selesai. Jaksa mengatakan Plate saat itu meminta Anang selaku kuasa pengguna anggaran dan pejabat pembuat komitmen untuk tidak memutuskan kontrak.

“Tetapi justru meminta perusahaan konsorsium untuk melanjutkan pekerjaan, padahal waktu pemberian kesempatan berakhir tanggal 31 Maret 2022,” ucap jaksa.

Jaksa mengatakan perbuatan Plate itu melanggar sejumlah peraturan serta memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi. Berikut ini rinciannya:

1. Terdakwa Johnny G Plate sebesar Rp 17.848.308.000 (Rp 17,8 miliar)
2. Eks Dirut BAKTI Kominfo Anang Achmad Latif sebesar Rp 5 miliar
3. Tenaga ahli pada HUDEV UI Yohan Suryanto sebesar Rp 453.608.400
4. Komisaris PT Solitech Media Energy Irwan Hermawan sebesar Rp 119 miliar
5. Direktur PT Multimedia Berdikari Sejahtera Windi Purnama sebesar Rp 500 juta
6. Direktur PT Basis Utama Prima M Yusrizki Muliawan sebesar Rp 50 miliar dan USD 2.500.000
7. Konsorsium FiberHome PT Telkominfra PT Multi Trans Data (PT MTD) untuk Paket 1 dan 2 sebesar Rp 2.940.870.824.490 (Rp 2,9 triliun)
8. Konsorsium Lintasarta Huawei SEI untuk paket 3 sebesar Rp 1.584.914.620.955 (Rp 1,5 triliun)
9. Konsorsium IBS dan ZTE Paket 4 dan 5 sebesar Rp 3.504.518.715.600 (Rp 3,5 triliun)

“Bahwa perbuatan Terdakwa Johnny Gerard Plate, bersama dengan Anang Achmad Latif, Yohan Suryanto, Irwan Hermawan, Galumbang Menak Simanjuntak, Mukti Ali, Windi Purnama dan Muhammad Yusrizki Muliawan telah mengakibatkan Kerugian Keuangan Negara atau Perekonomian Negara, sebesar Rp 8.032.084.133.795,51 (Rp 8 triliun),” ucap jaksa.

Respons Dito Ariotedjo dipanggil Kejagung. Baca halaman selanjutnya>>

Saksikan juga Sudut Pandang Terbaru: ‘Dua Anak Cukup’: Antara Realita dan Propaganda Usang

[Gambas:Video 20detik]

Previous Post

Rencana Erick Thohir Bikin TKI Punya Usaha Sendiri

Next Post

Dipanggil Kejagung Jadi Saksi Kasus BTS, Begini Respons Menpora Dito

Next Post

Dipanggil Kejagung Jadi Saksi Kasus BTS, Begini Respons Menpora Dito

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

70 BUMN Ditutup, Bagaimana Nasib Karyawannya?

70 BUMN Ditutup, Bagaimana Nasib Karyawannya?

27 November 2021
Bank Syariah Indonesia Buka Beasiswa untuk Mahasiswa, Simak Ketentuannya

Bank Syariah Indonesia Buka Beasiswa untuk Mahasiswa, Simak Ketentuannya

26 Oktober 2021
Upaya Telkom Dukung Unicorn Lokal & Digital Entrepreneurship Milenial

Upaya Telkom Dukung Unicorn Lokal & Digital Entrepreneurship Milenial

23 Desember 2021
Memperkuat Pilar Perekonomian Bangsa Lewat UMKM Center

Memperkuat Pilar Perekonomian Bangsa Lewat UMKM Center

28 Desember 2022
Pesan Pj Gubernur DKI buat Warga: Pakai Masker Kalau Kondisi Lagi Begini

Pesan Pj Gubernur DKI buat Warga: Pakai Masker Kalau Kondisi Lagi Begini

9 Oktober 2023
BRI Digugat Nasabah Prioritas Rp 1 Triliun

BRI Digugat Nasabah Prioritas Rp 1 Triliun

22 Desember 2021
4 Pemain Top Ini Mungkin Terakhir Kali Main di Piala Dunia pada 2022

4 Pemain Top Ini Mungkin Terakhir Kali Main di Piala Dunia pada 2022

18 Juli 2022

Program CSR BNI Dinilai Beri Dampak Positif bagi Sosial & Lingkungan

4 Mei 2023

Bank BRI Buka Beasiswa S2 untuk Tahun 2023, Ini Syarat dan Jadwalnya

2 Februari 2023

Proaktif dalam Perdagangan Bursa Karbon, BNI Borong 40.000 Unit Karbon

2 Oktober 2023

Lowongan Kerja BUMN PT Bukit Asam, Ini Posisi dan Syarat Lengkapnya

26 Oktober 2023

6 Filosofi dan Arti Warna Dalam Desain Grafis

14 Februari 2022

Program Terpuji Peraih detikJabar Awards 2023, Berdampak dan Bermanfaat

20 Juni 2023

Perusahaan Tambang Diduga Dapat Pinjaman Tanpa Agunan

14 Juni 2022

Keren! Emak-emak di Purbalingga Raup Puluhan Juta dari Kerajinan Rajut

15 November 2023

7 Juta Orang Kantongi BLT Gaji Rp 600.000, yang Belum Tunggu Minggu Depan

1 Oktober 2022
© Copyright Bankterkini Team All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Entertainment
    • Gaming
    • Movie
    • Music
    • Sports
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Food
    • Travel
    • Health
  • News
    • Bussiness
    • Politics
    • Science
    • World
  • Tech
    • Apps
    • Gadget
    • Mobile