bankterkini.com
  • Berita Terkini
  • Cari
Kamis, Januari 22, 2026
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Cari
No Result
View All Result
bankterkini.com
No Result
View All Result

Ekonomi Digital Bergairah, Investasi Telkomsel di Gojek Dinilai Tepat

admin by admin
15 November 2021
in info Bank
0
Ekonomi Digital Bergairah, Investasi Telkomsel di Gojek Dinilai Tepat

Jakarta –

Analis Saham Trimegah Securities Richardson Raymond Equity menilai iklim investasi dan ekonomi digital di Indonesia semakin menjanjikan. Hal itu menurutnya tercermin dari dengan derasnya investasi dari investor asing ke perusahaan digital dalam negeri.

Terbaru, Abu Dhabi Investment Authority (ADIA) berinvestasi ke perusahaan digital GoTo. Menurut Richardson, langkah ADIA berinvestasi di salah satu decacorn Indonesia itu lantaran melihat potensi ekonomi digital Indonesia yang masih sangat menjanjikan.

Richardson menguraikan dengan penduduk yang sangat besar, ditambah infrastruktur telekomunikasi yang sudah terbangun sangat luas serta banyaknya perusahaan rintisan yang tumbuh berkembang, membuat Indonesia asing menjadi sangat menarik bagi investor asing.

“ADIA masuk ke GoTo sebesar US$ 400 juta dikarenakan selama ini Gojek dan Tokopedia memiliki track record yang sangat bagus. Selain itu lini usaha GoTo selalu tumbuh dan berkembang. Investasi ke decacorn Indonesia ini memberikan sentimen positif bagi perusahaan digital lain untuk dilirik investor asing. Saya yakin ekonomi digital Indonesia masih dapat terus tumbuh,” kata Richardson dalam keterangan tertulis, Senin (15/11/2021).

Ia menambahkan salah satu bukti kesuksesan dan tumbuhnya ekonomi digital Indonesia adalah banyaknya investor multinasional yang sudah masuk ke perusahaan digital. Sebut saja Google, Facebook, Temasek, Allianz, maupun SoftBank yang sudah terlebih dahulu menjadi investor di perusahaan digital nasional.

Selain berinvestasi di sektor konsumer, menurut Richardson, investor asing juga sudah melirik potensi di perusahaan digital kesehatan, logistik, dan pendidikan sebagai target penempatan dana investasinya. Kepercayaan investor asing yang tinggi tersebut dikarenakan perusahaan digital kesehatan, logistik, dan pendidikan sudah terbukti bermanfaat serta memberikan nilai tambah bagi masyarakat Indonesia ketika pandemi COVID-19 melanda.

“Contohnya HaloDoc menjadi perusahaan digital kesehatan yang membantu pemerintah dalam menyalurkan vaksin dan obat, sehingga perusahaan digital kesehatan, logistik, dan pendidikan akan menjadi primadona selanjutnya bagi investor asing yang akan menginvestasikan uangnya di perusahaan digital,” tutur Richardson.

Sebelum investor asing masuk dan berinvestasi di perusahaan digital, tutur Richardson, sebenarnya sudah banyak perusahaan nasional yang menempatkan dananya di perusahaan digital, antara lain BCA, Telkomsel, maupun Bank Mandiri yang sudah menjadi investor dan menanamkan dana cukup besar di perusahaan digital.

Ia menyebut perusahaan seperti Telkomsel yang berinvestasi di perusahaan digital memiliki perhitungan yang sangat matang. Sebab, mereka sudah melihat potensi tumbuhnya ekonomi digital nasional dan rencana bisnis masing-masing perusahaan yang menjadi target investasi.

“Mereka yang berinvestasi di perusahaan digital pasti memiliki perhitungan mengenai potensi dari ekonomi digital nasional dan potensi perusahaan yang menjadi target investasinya. Misalnya Telkomsel investasi di perusahaan digital seperti GoTo, HaloDoc, dan TaniHub. Pasti mereka melihat potensi sinergi dengan core bisnis utama mereka selama ini yaitu konektivitas. Jadi diharapkan investasi mereka di perusahaan digital akan menciptakan sinergi positif ke bisnis utama mereka dan menciptakan nilai tambah,” papar Richardson.

Investasi yang dilakukan Telkomsel untuk berinvestasi serta mengembangkan ekonomi digital menurut Richardson juga sejalan dengan arahan Menteri BUMN Erick Thohir yang ingin mendukung program pemerintahan Presiden Joko Widodo, untuk menjadikan ekonomi digital sebagai new ekonomi dan new oils. Sebab, lanjut Richardson, di masa mendatang antara ekonomi digital dan ekonomi konvensional tak akan mungkin dipisahkan.

“Sehingga langkah Menteri BUMN Erick Thohir yang meminta agar Telkomsel menjadi perusahaan telekomunikasi yang berinvestasi di perusahaan digital sudah tepat. Perusahaan konvensional seperti Telkomsel atau Astra mutlak berinvestasi di perusahaan digital untuk meningkatkan value,” urai Richardson.

Simak Video “Gojek Dapat Suntikan Rp 4,3 T dari Telkomsel, Bakal Dipakai Buat Apa?“
[Gambas:Video 20detik]
(ega/ega)

Previous Post

K/L Diminta Rawat Aset Negara, Sri Mulyani: Jangan Hanya Minta Anggaran!

Next Post

Melihat Kampung Ilmu untuk Pendidikan Tanpa Sekat Gagasan Imam Prasodjo

Next Post
Melihat Kampung Ilmu untuk Pendidikan Tanpa Sekat Gagasan Imam Prasodjo

Melihat Kampung Ilmu untuk Pendidikan Tanpa Sekat Gagasan Imam Prasodjo

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tren Negatif Hari Ini! Rupiah Terseret, Dolar AS Kuasai Pasar Valuta Asing. Sumber Pendidikan.co.id.

Tren Negatif Hari Ini! Rupiah Terseret, Dolar AS Kuasai Pasar Valuta Asing.

17 April 2024
Business Deals UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR Tembus Rp 1,2 Triliun

Business Deals UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR Tembus Rp 1,2 Triliun

18 Desember 2022
Buruan! Ada Minyak Goreng Murah di Transmart Jamin Ginting Medan

Buruan! Ada Minyak Goreng Murah di Transmart Jamin Ginting Medan

9 Juni 2022
Siap-siap ‘Pengabdi’ Cicilan, Bunga KPR Diramal Makin Bengkak

Siap-siap ‘Pengabdi’ Cicilan, Bunga KPR Diramal Makin Bengkak

29 November 2022
Wagub DKI Panen Padi Bareng Petani di Rorotan Jakut

Wagub DKI Panen Padi Bareng Petani di Rorotan Jakut

13 Juli 2022
Sektor UMKM Dongkrak Laba BRI Tumbuh 27,37% di Q1 2023

Sektor UMKM Dongkrak Laba BRI Tumbuh 27,37% di Q1 2023

29 April 2023
Loker Bali, Muncul Group Buka Lowongan Finance Staff

Loker Bali, Muncul Group Buka Lowongan Finance Staff

29 Juni 2022

100 Pinjol Ilegal Terbaru 2022, Waspada Jangan Sampai Terjerat!

29 Agustus 2022

Daftar ‘Beres-Beres’ PPA Selama 2021, Apa Saja?

31 Desember 2021

Ini Riwayat Pekerjaan Iman Mahlil Lubis Pelaku Penyebar QRIS Palsu di Masjid

13 April 2023

Libur Lebaran, BRI Buka Layanan Terbatas di 163 Unit Kerja Operasional

18 April 2023

Cerita UMKM Aksesori Bahan Daur Ulang Lebarkan Sayap ke Luar Negeri

25 Desember 2021

BRI Microfinance Outlook 2023 Kembali Hadir, Buruan Daftar!

23 Januari 2023

Pegadaian Buka Suara Soal Tabungan Emas yang Picu Gugatan Rp 322 M

17 Mei 2022

Butuh Dukungan Pemerintah Agar Industri Konstruksi Bangkit dari Pandemi

17 Januari 2022

Viral Dirut Disebut Kelola Dana Capres Rp 300 T, Taspen Buka Suara

26 Agustus 2022
© Copyright Bankterkini Team All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Entertainment
    • Gaming
    • Movie
    • Music
    • Sports
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Food
    • Travel
    • Health
  • News
    • Bussiness
    • Politics
    • Science
    • World
  • Tech
    • Apps
    • Gadget
    • Mobile