bankterkini.com
  • Berita Terkini
  • Cari
Minggu, April 12, 2026
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Cari
No Result
View All Result
bankterkini.com
No Result
View All Result

Erick Thohir Ungkap Mafia Bibit: Pakai Sertifikat Palsu, Kualitas Buruk

admin by admin
25 April 2022
in info Bank
0
Erick Thohir Ungkap Mafia Bibit: Pakai Sertifikat Palsu, Kualitas Buruk

Jakarta –

Keberadaan mafia bibit belakangan bikin heboh usai disinggung Menteri BUMN Erick Thohir. Keberadaan mafia bibit ini merugikan petani karena kualitas bibit yang diterima tidak sesuai dan berdampak pada hasil panen.

Kementerian BUMN pun mengungkap temuan masalah bibit yang merugikan petani. Seperti apa?

Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga menjelaskan, Kementerian BUMN terus melakukan koordinasi dan kerjasama dengan berbagai kementerian termasuk dengan Kementerian Pertanian untuk melakukan pembenahan di sektor pertanian. Dia mengatakan, banyak BUMN yang bergerak di sektor pertanian di mana mereka sedang melakukan pembenahan dan sinkronisasi data.

“Sinkronisasi data dan kerjasama teknis dengan Kementerian Pertanian menjadi sangat penting karena memang banyak sektor pertanian yang dirambah oleh BUMN. Kerjasama dengan Kementerian Pertanian sudah dimulai dengan Program Data Petani bersama Bank BUMN (Himbara) dan Telkom,” ungkap Arya dalam keterangannya, Senin (25/4/2022).

Kerjasama teknis lainnya adalah pengadaan bibit, karena bibit pertanian menjadi faktor penting untuk mendapatkan hasil pertanian yang baik.

Seperti diketahui BUMN yang bergerak di komoditas sawit, tebu, kopi dan kakao cukup banyak, sehingga pengadaan bibit menjadi bagian penting untuk pengembangan perkebunan. Apalagi banyak perkebunan BUMN yang melakukan kerjasama melibatkan petani-petani untuk mendukung produksi BUMN seperti sawit dan tebu.

Pengadaan bibit bagi para petani sawit dan tebu membutuhkan kerjasama antara Kementerian BUMN dan Kementerian Pertanian sehingga para petani mendapatkan bibit yang terbaik dan tersertifikasi. Pengalaman dari BUMN yang bergerak di bidang ini banyak menemukan bibit-bibit bersertifikat palsu yang dibeli oleh para petani dari pihak ketiga.

Bibit-bibit bersertifikat palsu yang sangat merugikan para petani karena memberikan dampak besar hasil komoditas mereka dan tentunya ini juga akan merugikan BUMN karena berdampak kepada volume pasokan ke pabrik-pabrik BUMN.

“Kondisi inilah yang membuat Kementerian BUMN mendorong kerjasama untuk sinkronisasi data dan teknis dengan Kementerian Pertanian sehingga di satu sisi para petani mendapatkan bibit terbaik di sisi lain target produksi tercapai,” katanya.

Sebelumnya, Erick Thohir mengungkapkan ada mafia bibit di sektor pertanian. Mereka menyebabkan kualitas bibit yang diterima petani salah sehingga hasil panennya tidak bagus.

Oleh karena itu, dia meminta peran PT Pupuk Indonesia (Persero) agar bibit yang diterima oleh petani adalah bibit yang benar.

“PT Pupuk Indonesia mendampingi, memberikan pupuk tepat waktu, bibit yang benar, karena bibit pun ada mafianya. Banyak petani mendapatkan bibit yang hybrid, yang salah sehingga ketika tumbuh tidak menghasilkan yang baik,” katanya dalam Kuliah Umum Universitas Padjadjaran (Unpad) yang disiarkan secara virtual, Sabtu (23/4).

Simak Video “Erick Thohir Ungkap Ada Mafia Bibit di Sektor Pertanian“
[Gambas:Video 20detik]
(acd/zlf)

Previous Post

Laba Bersih Naik 78%, BRI Mandi Cuan Rp 12,22 Triliun di Kuartal I

Next Post

BRI Hadirkan Program Mudik Gratis Pakai KA untuk 100 Pengguna BRImo

Next Post
BRI Hadirkan Program Mudik Gratis Pakai KA untuk 100 Pengguna BRImo

BRI Hadirkan Program Mudik Gratis Pakai KA untuk 100 Pengguna BRImo

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Soroti Credit Suisse & Deutsche Bank, Erick Thohir: Keadaan Kita Baik, tapi…

Soroti Credit Suisse & Deutsche Bank, Erick Thohir: Keadaan Kita Baik, tapi…

27 Maret 2023
Sidang Kasus Mafia Tanah Eks ART Nirina Zubir Memanas, Saksi Disuruh Keluar

Sidang Kasus Mafia Tanah Eks ART Nirina Zubir Memanas, Saksi Disuruh Keluar

28 Juni 2022
Bos BRI Pamer Setor Rp 35 Triliun ke Negara, dari Sini Duitnya

Bos BRI Pamer Setor Rp 35 Triliun ke Negara, dari Sini Duitnya

26 Oktober 2023
Lakukan Transformasi, BNI Optimistis Kinerja Masih Terus Tumbuh

Lakukan Transformasi, BNI Optimistis Kinerja Masih Terus Tumbuh

17 Oktober 2022
7 Karyawan Curi Besi 62 Ton dari Proyek Pelabuhan Benoa

7 Karyawan Curi Besi 62 Ton dari Proyek Pelabuhan Benoa

20 April 2023
Tunjangan Insentif Guru Madrasah Non PNS Cair, Ini Syarat Ambilnya

Tunjangan Insentif Guru Madrasah Non PNS Cair, Ini Syarat Ambilnya

11 Oktober 2022
Mejeng di Pameran G20, Tas Kulit Ini Dibuat Tanpa Jahitan dan Lem

Mejeng di Pameran G20, Tas Kulit Ini Dibuat Tanpa Jahitan dan Lem

18 November 2022

Hiruk Pikuk Pasar Wini NTT, Ada yang Belanja dari Negeri Tetangga

30 Agustus 2022

Didukung BRI, Startup Plepah Wakili Indonesia di Hannover Messe 2023

5 Mei 2023

OJK Cabut Izin Usaha PT Investree Radika Jaya, Ini Alasannya

23 Oktober 2024

Daftar Harga Pertalite, Pertamax, Hingga Pertamax Turbo Per 12 September 2022

12 September 2022

151 Ton Sampah Berhasil Dikelola dalam ‘Gerakan: Yuk Pilah Sampah’

21 Februari 2022

Tak Punya Rekening Bank, Bisa Transfer Duit di PT Pos Pakai Ini

8 Februari 2023

KPK Cek Temuan PPATK soal Duit Puluhan Miliar Rafael Alun di Safe Deposit Box

10 Maret 2023

BRImo Future Garuda Diharap Majukan Citra Sepakbola di Kancah Global

3 Juni 2023

Kini Bisa Lho Beli Apartemen DP 0% di Bintaro

27 September 2023
© Copyright Bankterkini Team All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Entertainment
    • Gaming
    • Movie
    • Music
    • Sports
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Food
    • Travel
    • Health
  • News
    • Bussiness
    • Politics
    • Science
    • World
  • Tech
    • Apps
    • Gadget
    • Mobile