bankterkini.com
  • Berita Terkini
  • Cari
Minggu, Januari 25, 2026
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Cari
No Result
View All Result
bankterkini.com
No Result
View All Result

Gaji Komisaris-Direksi Bank BUMN-Swasta Top RI Ini, Sampai Miliaran!

admin by admin
10 Februari 2022
in info Bank
0
Gaji Komisaris-Direksi Bank BUMN-Swasta Top RI Ini, Sampai Miliaran!

Jakarta –

Jabatan sekelas komisaris hingga direksi, tentunya akan mengantongi gaji, hingga bonus yang tinggi pula.

Komisaris merupakan perwakilan para pemegang saham perusahaan yang ditunjuk untuk mengawasi kegiatan dan operasional perusahaan, termasuk mengawasi para direkturnya. Sedangkan direksi adalah pihak yang bertanggung jawab penuh atas segala urusan perusahaan.

Umumnya, sekelas direksi perusahaan memperoleh tingkat uang dan kompensasi (remunerasi) yang lebih tinggi dari dewan komisaris, karena secara lapangan mereka ikut berperan dalam pengambilan keputusan perusahaan.

Seperti yang kita tahu, dalam kondisi pandemi yang masih berlangsung ini, tentunya 4 bank terbesar di negeri ini, seperti BRI, BNI, Mandiri, dan BCA mampu menyelesaikan rapor keuangan dengan jumlah fantastis di tahun 2021 .

Secara keseluruhan, rapor keuangan keempatnya menunjukkan adanya pertumbuhan pendapatan bunga dan laba bersih yang gemilang.

Dibalik cemerlangnya kinerja laba tiga bank BUMN dan satu bank swasta di atas, meraka juga termasuk dalam nilai modal (kapitalisasi) pasar terbesar di bursa. Hal ini membuat para direksinya juga menerima imbalan dalam bentuk gaji, tunjangan dan bonus dalam jumlah fantastis.

Dikutip dari CNBC, Kamis (10/2/2022), berdasarkan riset tim CNBC Indonesia berikut adalah besaran gaji, tunjangan, insentif, serta keuntungan lainya yang diterima oleh para dewan komisaris hingga direksi di 4 bank besar tanah air:

Bank BRI (BRI)

Berdasarkan laporan Bank BRI, bahwa selama tahun 2021 Bank BUMN ternama ini telah membayarkan lebih dari Rp 722 miliar untuk para dewan direksi dan komisaris perusahaan.

Pada tahun 2021 bank BUMN besar ini tercatat memiliki 12 komisaris dan 12 direktur. Artinya total uang kompensasi rata-rata komisaris BRI yang diterima per bulanya bisa mencapai Rp 1,43 miliar. Untuk rerata (kisaran) direktur perusahaan mampu mengantongi penghasilan per bulan senilai Rp 3,59 miliar.

Gaji dewan komisaris bank BRI adalah sebesar Rp 70,08 miliar angka tersebut sudah termasuk tunjanganya. Ada pula tambahan tantiem sebesar Rp 135,63 miliar.

Sementara, gaji dan tunjangan yang diterima untuk direksi BRI sendiri bisa mencapai Rp 177,41 miliar, belum lagi ditambah Rp 339,89 miliar dalam bentuk bonus lainnya (tantiem).

Selain itu, karyawan kunci dalam bank pelat merah ini juga, nantinya akan memperoleh bonus dan insentif senilai Rp 814,92 miliar, meskipun jumlahnya tidak disebutkan rinci.

Dalam hal ini, total pendapatan yang diperoleh dewan komisaris dan direksi BRI meningkat dari tahun sebelumnya, yang tercatat mencapai Rp 660 miliar (seiring dengan peningkatan kinerja perusahaan).

Bank BNI (BBNI)

Di tahun 2021 lalu, BNI melaporkan perusahaannya membayarkan lebih dari Rp 233 miliar kepada dewan direksi dan komisaris perusahaan. Walaupun nilai di atas masih sangat fantastis, namun total gaji dan tambahan pendapatan lain BNI termasuk yang terkecil dari empat bank besar RI.

Dewan Komisaris Bank BNI mendapatkan gaji dan tunjangan sebesar Rp 23,70 miliar tahun lalu, ditambah tantiem sebesar Rp 49,17 miliar.

Gaji dan tunjangan direksi BNI berada di angka Rp 62,96 miliar, ditambah Rp 85,48 miliar dalam bentuk bonus lainnya.

Artinya, pendapatan dewan komisaris dan direksi perusahaan BNI turun dari tahun sebelumnya, yang tercatat mencapai lebih dari Rp 283 miliar.

Pada tahun 2021 Bank BNI tercatat memiliki 10 komisaris dan 12 direktur. Sehingga, total penghasilan rata-rata komisaris BNI per bulan mencapai Rp 607,25 juta, sedangkan secara rerata direktur BNI penghasilan per bulannya diangka Rp 1,03 miliar.

Komite audit dan jajaran vice president lainya juga memperoleh total gaji, tunjangan, bonus dan insentif fantastis senilai total lebih dari Rp 182 miliar.

Bank Mandiri (BMRI)

Bank Mandiri melaporkan bahwa untuk membayar dewan direksi dan komisaris perusahaan selama tahun 2021, perusahaan telah membayarkan lebih dari Rp 740 miliar.

Dari total pendapatan di atas, pendapatan komisaris tercatat naik dari tahun sebelumnya, sedangkan pendapatan direksi perusahaan malah turun.

Gaji dan tunjangan Dewan Komisaris Bank Mandiri sebesar Rp 73,44 miliar tahun lalu, dengan tambahan bonus tahunan sebesar Rp 110,81 miliar.

Pada tahun 2021 BMRI menggelontorkan uang gaji dan tunjangan direksi perusahaanya sebesar Rp 214,79 miliar, ditambah Rp 313,38 miliar dalam bentuk bonus lainnya.

Pada tahun 2021 Bank Mandiri tercatat memiliki 10 komisaris dan 12 direktur. Sehingga total penghasilan rata-rata komisaris Bank Mandiri per bulan mencapai Rp 1,53 miliar, sedangkan secara rerata direktur perusahaannya menerima penghasilan per bulan senilai Rp 3,67 miliar.

Karyawan kunci lainnya, seperti komite audit dan jajaran vice president tak ketinggalan memperoleh total gaji, tunjangan, bonus dan insentif besar yang melebihi angka Rp 636 miliar.

4. Bank BCA (BBCA)

Bank swasta terbesar RI yang satu ini melaporkan bahwa selama kurun waktu tahun 2021 lalu, perusahaan membayarkan Rp 440,39 miliar dalam bentuk tantiem kepada dewan direksi dan komisaris perusahaan. Angka tersebut turun dari tahun sebelumnya senilai Rp 445,18 miliar.

Sementara itu, untuk total gaji dan tunjangan yang diterima oleh pimpinan tertinggi Bank BCA tidak dirincikan dalam laporan keuangan tahunan. BCA memiliki jumlah direksi 12 orang dan 5 orang dewan komisaris, artinya secara rata-rata pimpinan tertinggi Bank BCA memperoleh Rp 25,90 miliar per tahun atau Rp 2,16 miliar per bulan dalam bentuk bonus, di luar gaji dan tunjangan.

Nah, setelah baca artikel di atas kalian jadi tahu kan gaji sekelas komisaris bank ternama di Indonesia?

Simak Video “Said Iqbal Puji Anies Naikkan UMP DKI 5,1%: Cerdas, Bijaksana, dan Berani“
[Gambas:Video 20detik]
(fdl/fdl)

Previous Post

Nah Loh! Sri Mulyani Tagih Janji Bos BRI soal Holding Ultra Mikro

Next Post

Pegawai Bank Ini Tetap Minta Hakim Anulir Status Tersangka Gegara Kata ‘Iya’

Next Post
Pegawai Bank Ini Tetap Minta Hakim Anulir Status Tersangka Gegara Kata ‘Iya’

Pegawai Bank Ini Tetap Minta Hakim Anulir Status Tersangka Gegara Kata 'Iya'

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

4 Tersangka Gasak Dana Nasabah Rp 3,9 M di Sulut Dilimpahkan ke Jaksa

4 Tersangka Gasak Dana Nasabah Rp 3,9 M di Sulut Dilimpahkan ke Jaksa

20 Oktober 2022
Warga Rusia Hindari Mobilisasi ke Ukraina: Saya Akan Patahkan Kaki-Tangan

Warga Rusia Hindari Mobilisasi ke Ukraina: Saya Akan Patahkan Kaki-Tangan

24 September 2022
Daftar Lowongan Rekrutmen Bersama BUMN 2023 Formasi S2

Daftar Lowongan Rekrutmen Bersama BUMN 2023 Formasi S2

15 Mei 2023
BRI Hadirkan Program Mudik Gratis Pakai KA untuk 100 Pengguna BRImo

BRI Hadirkan Program Mudik Gratis Pakai KA untuk 100 Pengguna BRImo

26 April 2022
Teten: Sekarang Bukan Lagi Berpikir UMKM Survival, tapi Bisa Naik Kelas

Teten: Sekarang Bukan Lagi Berpikir UMKM Survival, tapi Bisa Naik Kelas

4 Desember 2021
Ada Debat dengan China, Begini Cara Bereskan Biaya Bengkak Kereta Cepat

Ada Debat dengan China, Begini Cara Bereskan Biaya Bengkak Kereta Cepat

2 November 2022
4 Legenda Sepakbola Dunia Jadi Pelatih Fourfeo BRIMO Future Garuda

4 Legenda Sepakbola Dunia Jadi Pelatih Fourfeo BRIMO Future Garuda

1 Juni 2023

KPK Cek Temuan PPATK soal Duit Puluhan Miliar Rafael Alun di Safe Deposit Box

10 Maret 2023

PN Denpasar Vonis Koruptor Dana KUR Bank BUMN 6 Tahun Penjara

12 Januari 2023

BRI Kejar Laba Rp 40 Triliun Tahun Ini

15 September 2022

Legislator PD Soroti Rangkap Jabatan Komisaris eks Wamenkeu Mardiasmo

20 Maret 2023

Kronologi dan Ciri-ciri Pria di Bekasi yang Menghilang Usai Pamit ke ATM

27 Desember 2022

BRI Siap Layani Kebutuhan Transaksi Libur Lebaran

21 April 2023

Bikin Ngiler, Segini Macam-macam Gaji BUMN dari Telkom hingga Pertamina

30 Juli 2022

Government Runs Out Of Money Again As Congress Fails To Reach A Deal

11 Agustus 2021

PAN: PPP Jatuh Cinta ke Erick Thohir, Wajar Siap Dukung di 2024

31 Oktober 2022
© Copyright Bankterkini Team All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Entertainment
    • Gaming
    • Movie
    • Music
    • Sports
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Food
    • Travel
    • Health
  • News
    • Bussiness
    • Politics
    • Science
    • World
  • Tech
    • Apps
    • Gadget
    • Mobile