bankterkini.com
  • Berita Terkini
  • Cari
Sabtu, Mei 16, 2026
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Cari
No Result
View All Result
bankterkini.com
No Result
View All Result

Ketua Muhammadiyah Tolak Rencana BTN Syariah Gabung BSI, Ini Alasannya

admin by admin
8 Juni 2022
in info Bank
0
Ketua Muhammadiyah Tolak Rencana BTN Syariah Gabung BSI, Ini Alasannya

Jakarta –

Rencana penggabungan BTN Syariah dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) telah disampaikan oleh Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo pada raker dengan komisi V DPR RI.

Namun rencana ini menuai banyak kritik. Hal ini karena, jika penggabungan terjadi maka tak ada lagi fokus pada bank-bank syariah itu.

Ketua PP Muhammadiyah Anwar Abbas mulanya mengungkapkan bahwa dia juga pernah tak setuju dengan penggabungan 3 bank syariah yaitu BNI Syariah, BRI Syariah dan Bank Syariah Mandiri. Hal ini karena bank syariah sebaiknya fokus pada UMKM yang saat ini banyak di masyarakat.

“Saya adalah orang yang tidak setuju dengan di mergernya 3 bank syariah karena bagi saya bank syariah sebaiknya fokus kepada UMKM karena boleh dikatakan rakyat dan umat islam itu sangat banyak di UMKM,” tegas dia kepada detikcom, Rabu (8/6/2022).

Sama halnya dengan hal tersebut, ia juga mengungkapkan penolakannya terhadap rencana penggabungan BTN Syariah ke BSI. Ia khawatir, nantinya masyarakat kelas bawah akan sulit mengakses KPR subsidi syariah bila BTN Syariah bergabung ke BSI.

“Bila BTN Syariah diakuisisi oleh BSI maka harapan kita untuk mendorong pengusaha kelas bawah yaitu usaha ultra mikro dan mikro untuk naik kelas ke kelas menengah tentu secara teoritis akan menjadi sulit karena BSI nya akan lebih bias kepada usaha besar dan menengah,” jelas dia.

Anwar melanjutkan, semakin besar cakupan bank maka yang bisa menikmati hanya usaha besar juga. Sementara usaha kecil akan terpinggirkan apalagi untuk kategori mikro dan ultra mikro. Padahal saat ini jumlah pelaku usaha mikro dan ultra mikro sekitar 98,68% dari seluruh pelaku usaha.

Jadi yang akan digarap oleh bank-bank besar tersebut hanya sekitar 1,32 % dari total pelaku usaha yang ada di tanah air.

Menurut dia, hal ini tentu benar-benar tidak sehat bagi perkembangan perekonomian nasional karena dia tentu pasti akan mendorong bagi terciptanya kesenjangan sosial ekonomi yang semakin tajam. Untuk itu menurutnya tugas pemerintah itu adalah melindungi dan mensejahterakan rakyat.

Kemudian bank-bank syariah milik negara tersebut sebaiknya fokus kepada pemberdayaan usaha mikro dan kecil sementara bank-bank swasta yang ada biarlah mereka fokus kepada usaha besar dan menengah.

“Sehingga diharapkan struktur dunia usaha kita bisa kita ubah dari bentuk piramid menjadi bentuk seperti belah ketupat dimana kalau dalam bentuk piramid yang besar adalah di alas piramid atau di kelas bawah,” tandas dia.

Lihat juga Video: Bank Syariah Indonesia Dobrak Pasar Timur Tengah

[Gambas:Video 20detik]

(kil/dna)

Previous Post

DPR Cecar Erick Thohir soal Isu Merger BNI dan BTN

Next Post

8 Bansos Ini Bakal Cair Juni 2022, Cek Daftarnya

Next Post
8 Bansos Ini Bakal Cair Juni 2022, Cek Daftarnya

8 Bansos Ini Bakal Cair Juni 2022, Cek Daftarnya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Rumah BUMN BNI Hadirkan UMKM Berkelanjutan di Inacraft 2023

Rumah BUMN BNI Hadirkan UMKM Berkelanjutan di Inacraft 2023

7 Oktober 2023
10 Bank Terbaik di RI Versi Forbes, Ini Daftarnya

10 Bank Terbaik di RI Versi Forbes, Ini Daftarnya

19 Juni 2023
Bos Waskita Tersangka Kasus Korupsi, Erick Thohir: Peringatan buat BUMN!

Bos Waskita Tersangka Kasus Korupsi, Erick Thohir: Peringatan buat BUMN!

29 April 2023
IHSG Diprediksi Menguat Pekan Ini di Tengah Sentimen Global Beragam

IHSG Diprediksi Menguat Pekan Ini di Tengah Sentimen Global Beragam

19 Januari 2026
Harga Pertalite Hingga Pertamax di Seluruh SPBU, Masih Bisa Turun

Harga Pertalite Hingga Pertamax di Seluruh SPBU, Masih Bisa Turun

9 September 2022

Top! Produk Kaleng Rajungan Lokal Ini Sudah Tembus Pasar AS-UK

11 Desember 2021
Cetak Rekor Baru, Total Aset Bank Mandiri di Q3 2023 Tembus Rp 2.007 T

Cetak Rekor Baru, Total Aset Bank Mandiri di Q3 2023 Tembus Rp 2.007 T

30 Oktober 2023

Kerajinan Daun Lontar Gerakan Perekonomian Desa Tritiro

14 November 2023

BRI Raih Penghargaan Bank Kinerja Keuangan Terbaik

22 September 2023

Tak Cukup Lewat Promo, Pengusaha Skincare Ini Bagi Tips Jualan Laris

7 Desember 2022

OJK Cabut Izin Usaha PT Investree Radika Jaya, Ini Alasannya

23 Oktober 2024

Menuju Ekosistem Bisnis Kopi yang Berkeadilan

3 Februari 2023

Saat Kocek Negara ‘Diteror’ Bengkak Biaya Kereta Cepat JKT-BDG

1 Agustus 2022

Holding Ultra Mikro, Harapan UMKM Naik Kelas

2 Januari 2022

BRI Kembali Buka Program BRILiaN Future Leader, Ini Cara Daftarnya

2 November 2023

Berkat UMI, Agen BRILink Selamatkan Tetangga dari Jerat Pinjol

1 Juli 2023
© Copyright Bankterkini Team All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Entertainment
    • Gaming
    • Movie
    • Music
    • Sports
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Food
    • Travel
    • Health
  • News
    • Bussiness
    • Politics
    • Science
    • World
  • Tech
    • Apps
    • Gadget
    • Mobile