bankterkini.com
  • Berita Terkini
  • Cari
Sabtu, Juli 11, 2026
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Cari
No Result
View All Result
bankterkini.com
No Result
View All Result

Pemprov DKI Jakarta Pastikan UMP 2025 Naik, Buruh Sambut Positif

Christine Natalia by Christine Natalia
8 November 2024
in News
0
UMP 2025 Dipastikan Naik

UMP 2025 Dipastikan Naik

Bankterkini.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah memastikan bahwa Upah Minimum Provinsi (UMP) Jakarta pada tahun 2025 akan mengalami kenaikan. Meski besaran kenaikan belum ditentukan, langkah ini dinilai sebagai angin segar bagi para pekerja yang telah lama menantikan peningkatan kesejahteraan.

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Disnakertransgi) DKI Jakarta, Hari Nugroho, menegaskan bahwa kenaikan UMP 2025 sudah dipastikan, meskipun besaran pastinya masih akan dibahas lebih lanjut. “(UMP 2025) dipastikan naik dari tahun kemarin. Naiknya berapa nanti sesuai dengan rapat di dewan pengupahan,” ujarnya.

Menurut Hari, ada potensi kenaikan yang lebih signifikan pada tahun ini karena penggunaan indeks “alpha” yang lebih tinggi, merujuk pada formula pengupahan yang mempertimbangkan pertumbuhan ekonomi dan inflasi. “Dulu alpha ditentukan dari pertumbuhan ekonomi dan inflasi. Sekarang indeks alpha menjadi 0,2 sampai 0,8, otomatis angkanya naik dibandingkan UMP tahun lalu,” jelas Hari.

Pada 2024, Pemprov DKI Jakarta telah menetapkan UMP sebesar Rp5.067.381, yang mengalami kenaikan 3,38 persen atau sekitar Rp165.583 dibandingkan tahun 2023. Dengan parameter “alpha” yang lebih tinggi pada 2025, para pekerja berharap kenaikan UMP tahun ini dapat memberikan peningkatan yang lebih berarti.

Penjabat Gubernur DKI Jakarta, Teguh Setyabudi, juga menyatakan bahwa Pemprov akan menampung aspirasi dari para pekerja. Pada 6 November lalu, Teguh bertemu dengan perwakilan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) di Balai Kota untuk mendengarkan harapan mereka terkait kenaikan UMP. “Kami berharap agar semua pihak, baik perusahaan maupun pekerja, dapat mencari solusi yang terbaik,” ujar Teguh.

Buruh Ajukan Kenaikan UMP 8-10 Persen

Di sisi lain, Serikat pekerja terus mendorong kenaikan UMP yang signifikan. Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sekaligus Presiden Komite Eksekutif Partai Buruh, Said Iqbal, mengajukan permintaan kenaikan UMP sebesar 8-10 persen pada tahun 2025. Menurutnya, perhitungan ini sudah mempertimbangkan inflasi sebesar 1,2 persen, pertumbuhan ekonomi sebesar 7,7 persen, serta tambahan kenaikan yang tertunda dari tahun lalu.

Said menjelaskan, kenaikan 10 persen ditujukan bagi wilayah dengan disparitas upah yang besar, sedangkan untuk daerah dengan rata-rata lebih rendah di kisaran 8 hingga 9 persen. “Kami tidak meminta upah tinggi, tetapi upah yang layak,” ungkapnya dalam konferensi pers daring pada Kamis, 10 Oktober lalu.

Dia juga menyoroti kondisi daya beli buruh yang semakin menurun dalam lima tahun terakhir. Menurut penelitian dari Litbang Partai Buruh dan KSPI, upah riil buruh telah menurun hingga 30 persen akibat kenaikan upah yang tidak mampu mengejar inflasi. Said menekankan pentingnya memperhatikan upah riil, yang lebih mencerminkan kemampuan daya beli pekerja di tengah kondisi ekonomi yang dinamis.

Harapan Kesejahteraan Pekerja di Jakarta

Kenaikan UMP menjadi harapan besar bagi buruh di Jakarta yang merasakan langsung dampak dari harga barang-barang yang terus meningkat. Said mencontohkan, pada 2024 inflasi mencapai 2,8 persen, namun kenaikan upah hanya 1,5 persen, sehingga daya beli buruh tetap terbebani. “Selama 3 tahun terakhir upah kita tidak naik, dua tahun terakhir memang naik, tetapi di bawah inflasi, otomatis kenaikan upah tergerus karena harga barang-barang naik,” tambahnya.

Langkah Pemprov DKI Jakarta untuk meningkatkan UMP 2025 ini mendapat sambutan positif dari berbagai pihak, terutama dari kalangan pekerja yang berharap dapat memenuhi kebutuhan hidup yang layak. Pemerintah diharapkan dapat mengakomodasi aspirasi pekerja dan memastikan bahwa kenaikan ini mampu menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat pekerja.

Dengan proses pembahasan yang sedang berjalan, seluruh pihak optimistis akan tercapainya keputusan yang adil. Upaya pemerintah dan serikat buruh untuk mencari jalan tengah menjadi simbol kuat bahwa kesejahteraan pekerja adalah bagian penting dari pembangunan ekonomi di Jakarta.

Baca juga: Indonesia Jajaki Keanggotaan BRICS, Menlu RI Tegaskan Politik Luar Negeri Bebas Aktif

Tags: DisnakertransgiKSPIUMP 2025UMP DKI Jakartaupah minimum provinsi
Previous Post

Pengangguran Global Mencapai 4,9 Persen pada 2024, Apa Dampaknya?

Next Post

Dampak Sosial dan Ekonomi Kebijakan Rokok: Kemnaker Peringatkan Risiko PHK Besar-besaran

Next Post
Industri Tembakau Terancam, Kemnaker Sebut Kebijakan Rokok Bisa Timbulkan Gelombang PHKIndustri Tembakau Terancam, Kemnaker Sebut Kebijakan Rokok Bisa Timbulkan Gelombang PHK

Dampak Sosial dan Ekonomi Kebijakan Rokok: Kemnaker Peringatkan Risiko PHK Besar-besaran

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ada Debat dengan China, Begini Cara Bereskan Biaya Bengkak Kereta Cepat

Ada Debat dengan China, Begini Cara Bereskan Biaya Bengkak Kereta Cepat

2 November 2022
Saham BBRI Berpotensi Menggiurkan Bagi Investor Menurut Analis!

Potensi Investasi Cerah, Saham BBRI Menjadi Pilihan Utama!

31 Mei 2024
Wamen BUMN: Inklusi Keuangan Bukan Tujuan Ekonomi, tapi Keharusan Sosial

Wamen BUMN: Inklusi Keuangan Bukan Tujuan Ekonomi, tapi Keharusan Sosial

6 September 2023
Tembus 25 Juta User, Aplikasi BRImo Siap Temani Ramadan Nasabah

Tembus 25 Juta User, Aplikasi BRImo Siap Temani Ramadan Nasabah

25 Maret 2023
Maksimalkan Lahan Rawa, BRI Dukung Pemberdayaan Urban Farming di Surabaya

Maksimalkan Lahan Rawa, BRI Dukung Pemberdayaan Urban Farming di Surabaya

10 November 2023
Laporan Kinerja Bank Syariah Indonesia Usai Setahun Operasi

Laporan Kinerja Bank Syariah Indonesia Usai Setahun Operasi

3 Februari 2022
Beri Panggung UMKM, Tokopedia Hadirkan Halaman Khusus Rumah BUMN

Beri Panggung UMKM, Tokopedia Hadirkan Halaman Khusus Rumah BUMN

16 Juni 2023

Menggagas “Super-App” untuk Ekosistem Digital UMKM

26 Oktober 2021

Serba Digital, Bank Wajib Perkuat Layanan Mobile Banking

26 Mei 2023

Balas Jasa, Aceh Galang Dana untuk Korban Gempa Turki

9 Februari 2023

Ini Alasan BRI & Inggris Pilih Lampung-Jabar Sasaran Pemberdayaan UMKM

19 November 2023

BRI Ingin Punya Chatbot AI Mirip Manusia untuk Layani Nasabah

8 Juni 2023

Lowongan Magang BCA untuk Lulusan SMA/SMK hingga S1, Cek Syaratnya

27 Desember 2021

Kominfo Sambut Inisiatif BNI Kembangkan Industri Game

27 Juli 2022

Holding Ultra Mikro Hadirkan Banyak Manfaat untuk Pelaku Usaha

3 Maret 2023

Dapat Pinjaman UMi buat Modal, Nelayan Likupang Kini Dapat Ikan Berlipat

29 November 2023
© Copyright Bankterkini Team All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Entertainment
    • Gaming
    • Movie
    • Music
    • Sports
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Food
    • Travel
    • Health
  • News
    • Bussiness
    • Politics
    • Science
    • World
  • Tech
    • Apps
    • Gadget
    • Mobile