bankterkini.com
  • Berita Terkini
  • Cari
Minggu, Mei 3, 2026
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Cari
No Result
View All Result
bankterkini.com
No Result
View All Result

5 BUMN Tambah Modal Lewat Rights Issue, Erick Thohir: Jangan Dibilang Utang!

admin by admin
18 Agustus 2022
in info Bank
0
5 BUMN Tambah Modal Lewat Rights Issue, Erick Thohir: Jangan Dibilang Utang!

Jakarta –

Sebanyak 5 BUMN akan mendapat tambahan modal lewat mekanisme rights issue. Lima BUMN tersebut yakni PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN), PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS), PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT), PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA), dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI).

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, aksi korporasi ini untuk menjaga permodalan.

“Jangan dibilang utang lagi, yang namanya aksi korporasi kan macam-macam, apakah menambah modal dari peran pemerintah, penambahan modal dari aksi korporasi pasar, kemitraan strategis, dan lain-lain,” ujar Erick dalam keterangannya, Kamis (18/8/2022).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Erick mengaku tak sembarang memberikan lampu hijau bagi BUMN melakukan rights issue. Erick mengatakan penambahan modal ditujukan bagi BUMN dengan industri yang memiliki prospek dan potensi baik ke depan.

Contohnya, BTN yang fokus menyedihkan hunian bagi masyarakat, termasuk generasi muda yang kini menjadi mayoritas penduduk Indonesia. BUMN, ucap Erick, harus memberikan jalan keluar atas kesulitan generasi muda dalam mendapatkan hunian.

“Mesti ada solusi dong, masa yang kaya-kaya aja dapat rumah, generasi baru kita tidak bisa beli rumah. Makanya kita punya program yang namanya Rumah Milenial di mana kerja sama BTN dan KAI,” lanjutnya.

Erick menyampaikan rumah milenial yang berlokasi di sebelah stasiun kereta api menerapkan sistem subsidi silang dengan perbedaan terletak pada kualitas interior seperti jenis dan model toilet hingga plafon.

“Kita sudah lakukan empat proyek yang jadi, kita ingin harus lebih dorong lebih banyak lagi karena kebutuhan rumah hampir satu juta lebih kalau tidak salah. Berarti permodalan harus kuat, tapi bisnis dan masa depan harus bagus. Jangan hanya tambah-tambah modal, tapi sunset industri,” terangnya.

Erick menyampaikan penambahan modal pun diperlukan Krakatau Steel dalam memperkuat ekosistem industri baja nasional. Erick menyampaikan sektor baja dalam negeri juga mengalami tantangan akibat adanya impor baja ilegal.

“Artinya, ini baja impor ada yang resmi dan ada yang selundupan, ini kan akhirnya enggak bagus buat membangun industri kita, itu kenapa kita di Krakatau Steel kita restrukturisasi, yang delapan tahun berturut turut rugi sekarang sudah untung Rp 800 miliar,” ucapnya.

Erick menyampaikan Krakatau Steel pun menggandeng Posco dalam memperbaiki industri baja nasional dengan Posco fokus pada lempengan mobil untuk kendaraan baterai listrik. Erick menilai fokus ini merupakan bagian dari ekosistem kendaraan listrik yang mana Hyundai membuat mobil, LG untuk baterai, maka Krakatau Steel dan Posco bikin lempengan mobilnya.

“Ini ekosistem yang tadinya kalau enggak ada barang ini ya impor, itu proyek US$ 3,2 miliar atau Rp 50 triliun lebih, 50:50, ini yang kita dorong,” katanya.

Erick menilai Krakatau Steel memerlukan modal karena memang ada investasi baru yang menjanjikan dan bukan hanya membuat proyek.

“Ini yang saya enggak suka, selalu direksi-direksi BUMN, saya enggak bilang yang sekarang, yang sebelum-sebelumnya bikin proyek yang enggak jelas, akhirnya banyak yang mangkrak,” tambahnya.

(acd/dna)

Previous Post

Keren! Warga Bantul Bikin Conblock Berbahan Sampah Plastik Tanpa Pembakaran

Next Post

Perjuangan Guru di Perbatasan agar Siswa Lebih Peduli Budaya Sendiri

Next Post
Perjuangan Guru di Perbatasan agar Siswa Lebih Peduli Budaya Sendiri

Perjuangan Guru di Perbatasan agar Siswa Lebih Peduli Budaya Sendiri

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Purbaya Ungkap Rencana Pergantian Pejabat DJBC dan Penataan Internal

Purbaya Ungkap Rencana Pergantian Pejabat DJBC dan Penataan Internal

28 Januari 2026
Sudah Kantongi Izin, BSI bakal Buka Kantor di Dubai

Sudah Kantongi Izin, BSI bakal Buka Kantor di Dubai

5 November 2021
Program Terpuji Peraih detikJabar Awards 2023, Berdampak dan Bermanfaat

Program Terpuji Peraih detikJabar Awards 2023, Berdampak dan Bermanfaat

20 Juni 2023
Mau Kerja di BUMN? Ini Tips dan Triknya

Mau Kerja di BUMN? Ini Tips dan Triknya

27 Juni 2023
Keren! Limbah Olahan Logam Karya Anak Bangsa Unjuk Gigi di Pameran G20

Keren! Limbah Olahan Logam Karya Anak Bangsa Unjuk Gigi di Pameran G20

16 November 2022
Keketuaan ASEAN Dinilai Jadi Momen BNI ‘Unjuk Gigi’ pada Bisnis Global

Keketuaan ASEAN Dinilai Jadi Momen BNI ‘Unjuk Gigi’ pada Bisnis Global

27 Maret 2023
Dukung Era Cashless pada Natal dan Tahun Baru 2024, BRI Turunkan Kas 5%

Dukung Era Cashless pada Natal dan Tahun Baru 2024, BRI Turunkan Kas 5%

21 November 2023

Dear BRI, Ini Nih Curhatan Agen BRILink

18 Mei 2023

Jadi Agen UMi, Warga Bulukumba Ini Bisa Beli Tanah Rp 152 Juta Cash!

21 November 2023

Perkuat Ekosistem Diaspora, BNI Gandeng House of Indonesia Econesia

17 Desember 2021

Bangun PLTA Upper Cisokan, PLN Kantongi Pendanaan US$ 380 Juta

15 Maret 2022

BNI Dukung UMKM Go Global Lewat Gelaran Bazaar UMKM untuk Indonesia

29 Juli 2023

KAI Tebar Diskon 77.000 Tiket Mulai Rp 7.000, Catat Tanggalnya!

6 September 2022

Harga Miliaran, Kapal Pinisi Bulukumba Berlayar ke China hingga Spanyol

20 November 2023

Kejagung Tetapkan Eks Vice President Perum Perindo Jadi Tersangka

26 Oktober 2021

Lolos PKPU, Begini Cara Garuda Bayar Utang Rp 142 T

19 Juni 2022
© Copyright Bankterkini Team All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Entertainment
    • Gaming
    • Movie
    • Music
    • Sports
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Food
    • Travel
    • Health
  • News
    • Bussiness
    • Politics
    • Science
    • World
  • Tech
    • Apps
    • Gadget
    • Mobile