bankterkini.com
  • Berita Terkini
  • Cari
Jumat, Juni 26, 2026
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Cari
No Result
View All Result
bankterkini.com
No Result
View All Result

Sebut Potensi Resesi RI Tahun Ini Hanya 2%, Ini Metode yang Dipakai BRI

admin by admin
30 Maret 2023
in info Bank
0
Sebut Potensi Resesi RI Tahun Ini Hanya 2%, Ini Metode yang Dipakai BRI

Jakarta –

Direktur Utama BRI Sunarso mengungkapkan Indonesia akan mampu bertahan dari ancaman risiko resesi, dengan potensi resesi sebesar 2% di 2023. Keyakinan itu berdasarkan prediksi dari BRI dengan menggunakan metode Markov Switching Dynamic Model (MSDM).

Pada Rapat Dengar Pendapat bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Komisi VI, Sunarso mengatakan metode ini memperkuat evaluasi dan analisa Bloomberg sebelumnya, serta telah terbukti secara akurat pada kasus terdahulu.

“Alhamdulillah hasil analisis menunjukkan bahwa potensi resesi kita di Indonesia pada tahun 2023 ini hanya 2%. Metode ini telah secara akurat memproyeksi resesi di Indonesia pada ASEAN Financial Crisis tahun 1998 dan saat pandemi COVID-19 pada 2020 lalu,” ucap Sunarso dalam keterangan tertulis, Kamis (30/3/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sunarso mengungkapkan ada 2 faktor yang membuat ekonomi Indonesia relatif bertahan dan memiliki resiliensi tinggi. Pertama, masih kuatnya konsumsi domestik dalam mendukung pertumbuhan ekonomi. Kedua, optimisme dari pelaku UMKM sebagai mayoritas usaha di Indonesia.

“Jadi masih kuatnya konsumsi domestik ternyata memang menjadi driver utama pertumbuhan GDP Indonesia. Maka kemudian berbagai upaya harus kita arahkan ke penguatan daya beli masyarakat, peningkatan konsumsi, penggunaan produk-produk dalam negeri. Itu yang harus kita dorong supaya benar-benar create job. Dan kemudian adanya optimisme,” ungkap Sunarso.

Sebagai tolok ukur yang menunjukkan tingkat optimisme para pelaku UMKM, melalui Indeks UMKM BRI telah menggambarkan aktivitas UMKM yang terus meningkat pada kuartal IV tahun 2022.

Hal itu terlihat dari kenaikan rata-rata omzet, penggunaan tenaga kerja dan lain-lain dari indeks 103 meningkat ke 105. Dari sini juga, para pelaku UMKM melihat aktivitas selama satu kuartal ke depan (Januari – Maret 2023) masih sangat baik.

Terakhir, dari tolak ukur tersebut juga terlihat kepercayaan pelaku UMKM terhadap kemampuan pemerintah dalam mengelola ekonomi semakin meningkat. Dilaporkan indeks kepercayaan tersebut naik dari angka 127 menjadi 138.

Sebelumnya, Sunarso menjabarkan identifikasi dan pelajaran yang bisa dipetik dalam kasus SVB dan Credit Suisse. Kedua bank ini mengalami kesulitan likuiditas dan permodalan yang dihasilkan dari tak adanya antisipasi terhadap risiko ganda (multiple risk).

Mulai dari reputational risk yang dihasilkan pemberitaan penjualan saham perusahaan oleh para petinggi dan soal unreleased loss. Kemudian liquidity risk, yang mana tidak tersedianya likuiditas memadai untuk kebutuhan likuiditas jangka pendek.

Hal ini diperparah dengan contingency funding plan yang gagal dan maturity mismatch asset. Kemudian yang tak jauh berbahaya yakni adanya kenaikan suku bunga transaksi setempat (fed fund rate) dari 0,25% menjadi 4,75% sehingga menyebabkan market risk.

Sunarso menuturkan hal itu menyebabkan unreleased loss yang IFRS yaitu available for sale naik hingga 15,54% terhadap modal, sehingga berpotensi rugi.

“Begitu dieksekusi menjadi benar-benar real loss, menjadi sangat berbahaya. Ini berpengaruh terhadap liquidity risk dan juga permodalan,” imbuh Sunarso.

Terakhir, risiko yang sangat berbahaya juga dari concentration risk, yaitu nasabah mengumpulkan portofolio surat berharga hanya terkonsentrasi di sektor startup dan teknologi.

Kemudian juga tidak tersedianya Fasilitas Pinjaman Jangka Pendek (FPJP) dari regulator (rule of regulatory), kelonggaran kewajiban Loan Coverage Ratio (LCR), dan juga net stable funding ratio.

Sunarso menambahkan kegagalan beberapa bank besar global seperti Silicon Valley Bank (SVB) dan Credit Suisse yang terjadi pada beberapa pekan terakhir menggambarkan kondisi ketidakpastian ekonomi global.

Kegagalan beberapa bank tersebut menjadi pelajaran berharga bagi industri perbankan. Meski begitu kondisi perbankan nasional cukup kuat dan jauh dari episentrum krisis tersebut, perbankan harus dapat mewaspadai, serta memitigasi risiko yang mungkin muncul.

Lihat juga Video: Menebak Arah IHSG Jelang Potensi Resesi

[Gambas:Video 20detik]

(prf/ega)

Previous Post

Bos Bank BUMN Bicara Dampak Tahun Politik ke Ekonomi RI

Next Post

BRI Buka Program Management Trainee – BFLP IT, Cek Persyaratannya!

Next Post
BRI Buka Program Management Trainee – BFLP IT, Cek Persyaratannya!

BRI Buka Program Management Trainee - BFLP IT, Cek Persyaratannya!

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Isi Daya Kendaraan Listrik Dapat Diskon 30% Jam 22.00-05.00

Isi Daya Kendaraan Listrik Dapat Diskon 30% Jam 22.00-05.00

15 September 2022
Ada Debat dengan China, Begini Cara Bereskan Biaya Bengkak Kereta Cepat

Ada Debat dengan China, Begini Cara Bereskan Biaya Bengkak Kereta Cepat

2 November 2022
Prakerja Gelombang 56 Dibuka! Ini Syarat dan Tata Cara Pendaftarannya

Prakerja Gelombang 56 Dibuka! Ini Syarat dan Tata Cara Pendaftarannya

30 Juni 2023
26 Lowongan BUMN 2023 Untuk Lulusan SMA dan SMK, Ada Bank BRI-Perhutani

26 Lowongan BUMN 2023 Untuk Lulusan SMA dan SMK, Ada Bank BRI-Perhutani

12 Mei 2023
Daftar Perusahaan Besar RI Penerima detikcom Awards 2023

Daftar Perusahaan Besar RI Penerima detikcom Awards 2023

22 September 2023
SOE Conference Bahas 3 Strategi Penting untuk Genjot Inklusi Keuangan

SOE Conference Bahas 3 Strategi Penting untuk Genjot Inklusi Keuangan

25 Oktober 2022
Mau Dapat BLT Gaji Rp 1 Juta? Buruan Cek Namamu di Sini

Mau Dapat BLT Gaji Rp 1 Juta? Buruan Cek Namamu di Sini

30 Mei 2022

Nggak Perlu ke Kantor Cabang, Transaksi Mata Uang Asing Bisa di Mobile Banking

14 Juni 2023

Bamsoet Dorong Penghapusan Diskriminasi terhadap Hak Perempuan

15 Maret 2023

Dorong Transformasi Bisnis, Saham Bank Mandiri Cetak Rekor Tertinggi

14 Oktober 2022

Peserta BPJS Ketenagakerjaan Bisa Beli Rumah Harga Rp 500 Juta, Ini Syaratnya

29 November 2023

BritAma FSTVL Ke-4 Angkat Tema Ramah Lingkungan Sesuai Prinsip ESG

24 Agustus 2022

Apel Jasa Marga Siaga Lebaran 2026, Kakorlantas Tekankan Pentingnya Kolaborasi

10 Maret 2026

BRI Manajemen Investasi Incar Dana Kelolaan hingga Rp 100 T dalam 3 Tahun

11 Juli 2023

Dukung Penanggulangan Pandemi di RI, BNI Raih Anugerah Kemanusiaan

19 November 2022

Sri Mulyani Siapkan Deregulasi Pajak dan Kepabeanan untuk Hadapi Dampak Tarif AS

9 April 2025
© Copyright Bankterkini Team All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Entertainment
    • Gaming
    • Movie
    • Music
    • Sports
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Food
    • Travel
    • Health
  • News
    • Bussiness
    • Politics
    • Science
    • World
  • Tech
    • Apps
    • Gadget
    • Mobile