bankterkini.com
  • Berita Terkini
  • Cari
Jumat, Juli 31, 2026
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Cari
No Result
View All Result
bankterkini.com
No Result
View All Result

Deposito Masih Jadi Pilihan Aman di Tengah Dinamika Pasar Keuangan

Christine Natalia by Christine Natalia
13 Januari 2026
in info Bank
0
Deposito Masih Jadi Pilihan Aman di Tengah Dinamika Pasar Keuangan

Deposito Masih Jadi Pilihan Aman di Tengah Dinamika Pasar Keuangan

Bankterkini.com – Di tengah kondisi pasar keuangan yang kerap berfluktuasi, deposito tetap menjadi instrumen perbankan yang banyak dipilih masyarakat untuk menjaga keamanan dana sekaligus memperoleh imbal hasil yang relatif stabil. Produk ini sering dimanfaatkan sebagai sarana “parkir dana” karena menawarkan kepastian keuntungan tanpa terpapar langsung pada risiko perubahan harga aset di pasar keuangan.

Karakter utama deposito terletak pada tingkat risikonya yang rendah. Dana nasabah dilindungi melalui skema penjaminan sesuai ketentuan yang berlaku, sehingga memberikan rasa aman bagi penempat dana. Selain itu, imbal hasil deposito tidak dipengaruhi oleh pergerakan harga saham, obligasi, maupun aset digital. Kondisi tersebut menjadikan deposito sebagai pilihan yang sesuai bagi masyarakat yang lebih mengutamakan stabilitas dibandingkan potensi keuntungan tinggi dengan risiko besar.

Selain faktor keamanan, daya tarik deposito juga berasal dari struktur bunganya yang bersifat tetap. Tingkat bunga sudah ditetapkan sejak awal penempatan, sehingga nasabah dapat memperkirakan hasil yang akan diterima saat jatuh tempo. Berbeda dengan tabungan biasa, bunga deposito umumnya lebih tinggi dan disesuaikan dengan jangka waktu simpanan.

Deposito juga menawarkan fleksibilitas tenor yang beragam, mulai dari satu bulan hingga dua belas bulan atau lebih. Dengan pilihan tersebut, produk ini dapat digunakan untuk kebutuhan keuangan jangka pendek maupun menengah. Namun demikian, tingkat suku bunga deposito di bank umum tidak terlepas dari kebijakan moneter yang ditetapkan oleh Bank Indonesia sebagai otoritas moneter.

Dalam Rapat Dewan Gubernur pada pertengahan Desember 2025, Bank Indonesia memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan di level 4,75 persen. Sejalan dengan keputusan tersebut, suku bunga fasilitas simpanan dan fasilitas pinjaman juga tidak mengalami perubahan. Kebijakan ini diambil sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah ketidakpastian global, sekaligus memastikan transmisi kebijakan moneter tetap berjalan efektif.

Keputusan mempertahankan suku bunga acuan tersebut juga mempertimbangkan kondisi inflasi yang masih terkendali serta kebutuhan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Bank Indonesia menyatakan akan terus mencermati ruang pelonggaran kebijakan ke depan, dengan tetap memperhatikan stabilitas makroekonomi dan proyeksi inflasi yang berada dalam sasaran.

Di sisi lain, pelonggaran kebijakan makroprudensial terus diperkuat melalui peningkatan efektivitas penyaluran likuiditas kepada perbankan. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat penurunan suku bunga kredit dan mendorong pertumbuhan pembiayaan ke sektor riil, khususnya sektor-sektor prioritas. Kebijakan sistem pembayaran juga diarahkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif melalui perluasan pembayaran digital dan penguatan infrastruktur.

Dalam konteks tersebut, suku bunga deposito yang ditawarkan bank-bank besar milik negara pada awal 2026 menunjukkan variasi yang relatif kompetitif. Bank Mandiri tercatat belum melakukan penyesuaian suku bunga sejak pertengahan 2025. Bank ini menawarkan suku bunga deposito rupiah di kisaran 2,25 hingga 2,50 persen per tahun. Suku bunga tertinggi berlaku untuk tenor enam, dua belas, dan dua puluh empat bulan, sementara tenor satu dan tiga bulan berada pada level terendah. Nasabah dapat membuka deposito mulai dari nominal relatif kecil melalui layanan digital, sedangkan pembukaan di kantor cabang mensyaratkan setoran awal yang lebih besar.

Sementara itu, Bank Rakyat Indonesia menawarkan suku bunga deposito rupiah pada rentang 2,50 hingga 3,00 persen per tahun. Menariknya, suku bunga tertinggi justru berlaku untuk tenor pendek, yakni satu dan tiga bulan. Untuk tenor yang lebih panjang, tingkat bunga sedikit lebih rendah. Skema setoran awal juga bervariasi, dengan pilihan pembukaan melalui unit kerja maupun layanan perbankan digital.

Bank Negara Indonesia juga mempertahankan suku bunga deposito yang terakhir diperbarui pada akhir 2025. BNI menawarkan suku bunga di kisaran 2,25 hingga 2,75 persen per tahun, tergantung pada tenor simpanan. Tenor enam bulan tercatat memberikan bunga tertinggi, sementara tenor satu bulan berada pada level terendah. Untuk jangka waktu lebih panjang, suku bunga kembali disesuaikan pada tingkat menengah. Setoran awal deposito di bank ini relatif terjangkau dibandingkan bank sejenis.

Melihat perkembangan tersebut, deposito masih menjadi pilihan rasional bagi masyarakat yang mengutamakan keamanan dana dan kepastian hasil. Meskipun imbal hasilnya tidak setinggi instrumen berisiko, stabilitas yang ditawarkan menjadi nilai tambah di tengah ketidakpastian ekonomi global. Dengan mempertimbangkan kebijakan moneter, kebutuhan likuiditas, serta tujuan keuangan masing-masing, masyarakat dapat menyesuaikan pilihan deposito sesuai profil risiko dan jangka waktu yang diinginkan.

Tags: Bank BUMNBI Ratedeposito bankinvestasi amansuku bunga deposito
Previous Post

Prabowo Resmikan Proyek RDMP Balikpapan, Kilang Minyak Terbesar Indonesia Mulai Operasi Awal

Next Post

IHSG Menguat ke Level 8.948 Didorong Aksi Beli Investor Asing

Next Post
IHSG Menguat ke Level 8.948 Didorong Aksi Beli Investor Asing

IHSG Menguat ke Level 8.948 Didorong Aksi Beli Investor Asing

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kasus QRIS Masjid, Kok Bisa Tak Pakai Nama Asli?

Kasus QRIS Masjid, Kok Bisa Tak Pakai Nama Asli?

13 April 2023

2 Saksi Meringankan Ungkap Nurdin Abdullah Kerap Bantu Pembangunan Masjid

27 Oktober 2021
Daftar Harga Pertalite, Pertamax, Hingga Pertamax Turbo Per 12 September 2022

Daftar Harga Pertalite, Pertamax, Hingga Pertamax Turbo Per 12 September 2022

12 September 2022
BRI Dukung Pelatihan Sertifikasi TKDN dari Dekranas untuk UMKM

BRI Dukung Pelatihan Sertifikasi TKDN dari Dekranas untuk UMKM

11 Mei 2023
Petani Bisa Dapat Modal dari Bank hingga Asuransi Gagal Panen, Caranya?

Petani Bisa Dapat Modal dari Bank hingga Asuransi Gagal Panen, Caranya?

10 Desember 2021
BNI Dukung UMKM Go Global Lewat Gelaran Bazaar UMKM untuk Indonesia

BNI Dukung UMKM Go Global Lewat Gelaran Bazaar UMKM untuk Indonesia

29 Juli 2023
Mau Mudik Gratis Bareng Bank BUMN? Cek di Sini Syaratnya

Mau Mudik Gratis Bareng Bank BUMN? Cek di Sini Syaratnya

18 April 2022

Terkuak Ricky Pagawak Kerap Pakai Rekening Istri Pengusaha Terima Transferan

21 September 2023

Bank Indonesia Cabut Sejumlah Uang Rupiah Lama, Ini Daftar Pecahan yang Tak Berlaku Lagi

30 Oktober 2025

Soal Anak Bos WanaArtha yang Diburu FBI, Direksi: Kami Tidak Terinfo

7 Desember 2022

Satpam Bank BUMN Asal Blitar 20 Kali Jual-Beli Senpi Ilegal Sejak 2017

24 Februari 2023

Perjuangan Mantri BRI Tembus Hutan Sawit Kalimantan

27 September 2022

Jalan Terjal KPK Usut TPPU Rafael Alun karena Harus Bongkar Korupsi Dulu

13 Maret 2023

PP Pengupahan Diteken, Ini Gambaran Kenaikan UMP 2026 di Berbagai Daerah

18 Desember 2025

Kredit Macet, Moral Hazard, dan Rahasia Dibalik Suntikan Dana Rp200 Triliun

15 September 2025

UMKM Pulih, BRI Tancap Gas 3 Bulan Cetak Laba Rp 12,22 T

26 April 2022
© Copyright Bankterkini Team All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Entertainment
    • Gaming
    • Movie
    • Music
    • Sports
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Food
    • Travel
    • Health
  • News
    • Bussiness
    • Politics
    • Science
    • World
  • Tech
    • Apps
    • Gadget
    • Mobile