bankterkini.com
  • Berita Terkini
  • Cari
Sabtu, Mei 2, 2026
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Cari
No Result
View All Result
bankterkini.com
No Result
View All Result

Digitalisasi Bank Syariah di Indonesia

admin by admin
30 Desember 2022
in info Bank
0
Digitalisasi Bank Syariah di Indonesia

Jakarta –

Sebelum kita bahas mengenai tren digital di bank syariah, akan lebih baik jika kita membahas terlebih dahulu mengenai bank syariah dan bank digital itu sendiri. Menurut Undang-Undang No.21 tahun 2008 yang dikutip dalam cimbniaga.com tentang perbankan syariah, bank syariah dapat didefinisikan sebagai bank yang menjalankan kegiatan usaha berdasarkan prinsip syariah/hukum islam.

Prinsip islam yang dimaksud mencakup prinsip keadilan dan keseimbangan (‘adl wa tawazun), kemaslahatan (maslahah), universalisme (alamiyah), serta tidak mengandung gharar, maysir, riba, zalim, dan obyek yang haram sebagaimana diatur dalam fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI). Jika dilihat secara fungsi, bank syariah memiliki peran yang sama dengan bank konvensional atau bank umum, yaitu menghimpun dan menyalurkan dana masyarakat.

Namun, yang membedakan keduanya adalah prinsip syariah islam yang digunakan dalam operasi bank syariah. Seperti bank konvensional, bank syariah juga diatur dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Akan tetapi, untuk menjaga konsistensi dalam menjalankan aktivitas perbankan berdasarkan prinsip syariah islam, bank syariah juga harus diawasi oleh Dewan Syariah Nasional dari Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI). DSN-MUI telah diberi kewenangan untuk menerbitkan fatwa kesesuaian syariah terhadap suatu produk perbankan yang didukung oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tren bank syariah di dunia semakin meningkat, termasuk di Indonesia. Beberapa bank konvensional di Indonesia mulai menciptakan bank syariah. Menanggapi hal ini, pada 1 Februari 2021, pemerintah melakukan merger/penggabungan 3 bank syariah milik BUMN yakni Bank BRI Syariah, Bank Syariah Mandiri, dan Bank BNI Syariah menjadi Bank Syariah Indonesia (BSI). Tujuan pemerintah melakukan merger 3 bank tersebut adalah untuk meningkatkan daya saing sistem perbankan syariah.

Selain itu, merger ini dilakukan agar tingkat penetrasi ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia meningkat. Hal ini disampaikan oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir dalam wakalahmu.com.

Terbentuknya BSI pada tahun 2021, mengharuskan pihak BSI untuk mengikuti trend perbankan yang sedang terjadi di Indonesia. Salah satu trend yang sedang meningkat di perbankan Indonesia adalah bank digital. Menurut Peraturan OJK tahun 2021 yang termuat dalam cimbniaga.co.id, bank digital merupakan lembaga perbankan yang masuk ke dalam bank berbadan hukum Indonesia (BHI). Fungsi dari bank digital adalah menyediakan dan menjalankan kegiatan usaha perbankan melalui saluran elektronik, tanpa kantor fisik selain kantor pusat, atau memiliki kantor fisik yang terbatas. Bank digital ini bisa dilakukan oleh bank baru maupun bank lama yang ingin bertransformasi menjadi bank digital.

Perkembangan bank digital di Indonesia yang cukup pesat ini, disebabkan oleh prosesnya yang praktis dan cepat. Layanan perbankan yang semulanya dilakukan secara offline, berubah menjadi dilakukan secara daring. Masyarakat/nasabah tidak perlu pergi ke kantor cabang untuk melakukan transaksi perbankan, seperti pembukaan rekening tabungan, cetak rekening koran, dll. Bank baru atau bank lama yang ingin bertransformasi menjadi bank digital harus mengembangkan teknologi secara aktif agar dapat memenuhi kebutuhan masyarakat atas transaksi perbankan.

Trend bank digital ini disambut hangat oleh masyarakat dan perbankan di Indonesia. Menurut Direktur Utama BSI Hery Gunardi dalam cnbcindonesia.com, memang terjadi transformasi digital di sektor perbankan nasional. Hal ini terlihat dari trend munculnya bank digital di Tanah Air.

Respons masyarakat dan investor pasar modal terhadap kehadiran bank digital ini juga cukup positif, dibuktikan dengan saham bank digital dan kapasitas pasar yang terus meningkat. Menurut Hery, beberapa persiapan yang dilakukan BSI untuk mengatasi trend bank digital ini adalah mempercepat kapasitas digitalisasi, meningkatkan stabilitas sistem mobile, menambah dan memperbaharui fitur-fitur (enhance), dan fokus pada peningkatan pengalaman pengguna yang menitikberatkan pada bagaimana pengalaman pengguna dalam berinteraksi/menggunakan produk digital.

Dikutip dari kontan.co.id, perbankan syariah di Tanah Air akan menyiapkan layanan digital SuperApp. Bank Syariah Indonesia berencana akan tetap mempertahankan kantor cabang dengan layanan dan operasional yang akan diperkuat secara digital. Menurut Hery, BSI menerapkan strategi bionic banking dan open banking. Strategi ini digunakan untuk bekerja sama dengan fintech dan e-commerce yang tetap sesuai dengan prinsip syariah. Selain itu, mobile banking BSI juga akan diperhatikan dan ditingkatkan, mengingat bank konvensional sudah menjadikannya sebagai SuperApp.

Menurutnya, layanan SuperApp akan memberikan kemudahan dan kenyamanan pengalaman bagi nasabah. Layanan SuperApp tersebut juga dapat memfasilitasi berbagai kebutuhan sehari-hari masyarakat. Layanan SuperApp atau mobile banking BSI disebut dengan BSI Mobile. Hingga saat ini, BSI Mobile bisa digunakan untuk bertransaksi menabung emas, gadai emas, membayar ziswaf, membeli hewan kurban, dll. Selain digunakan untuk keperluan transaksi perbankan, BSI Mobile juga dapat digunakan untuk mengecek waktu salat dan lokasi masjid terdekat.

Dikutip dari liputan6.com pada bulan Mei 2022, BSI berkolaborasi dengan Ayoconnect melalui pengembangan solusi berbasis teknologi open banking Hal ini dilakukan dalam rangka mengoptimalkan percepatan inklusi perbankan syariah di Indonesia. Pada penandatanganan MoU antara BSI dan Ayoconnect, dibahas mengenai layanan API open banking dan program-program lainnya. Layanan open banking yang dimiliki BSI menggunakan konsep Bank as a Service (BaaS) dan akan diperluas melalui jaringan yang dimiliki oleh Ayoconnect.

Kerja sama antara kedua lembaga ini akan memberikan dampak positif bagi nasabah yang ingin menikmati layanan BSI melalui sistem yang terintegrasi API dan terdaftar resmi di OJK. Direktur IT BSI Achmad Syafii berharap integrasi sistem antara BSI dan Ayoconnect dapat mendorong lebih banyak lagi muslimpreneur untuk memanfaatkan layanan BSI melalui API open banking dan dapat mempercepat akselerasi digital serta pengembangan ekosistem syariah.

Salsabila Alvinandora Prihantari

(ads/ads)

Previous Post

ATM Full! Bank BUMN Pasok Puluhan Triliun Uang Tunai untuk Nataru

Next Post

Cara Mudah Buka Tabungan Digital CIMB Niaga, Cukup 5 Menit!

Next Post
Cara Mudah Buka Tabungan Digital CIMB Niaga, Cukup 5 Menit!

Cara Mudah Buka Tabungan Digital CIMB Niaga, Cukup 5 Menit!

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tren Ternak Puyuh di Masa Pandemi, Perajin Kandang Banjir Orderan

Tren Ternak Puyuh di Masa Pandemi, Perajin Kandang Banjir Orderan

27 Oktober 2021
BNI Meriahkan Bazar UMKM dan Pasar Murah di Gunungsitoli Nias

BNI Meriahkan Bazar UMKM dan Pasar Murah di Gunungsitoli Nias

8 Januari 2023
Mantap! Tembus 26,3 Juta Pengguna, Transaksi BRImo Melonjak 99%

Mantap! Tembus 26,3 Juta Pengguna, Transaksi BRImo Melonjak 99%

29 April 2023
Pegadaian, BRI & PNM Gelar Festival Pasar Senyum Rakyat di Cirebon

Pegadaian, BRI & PNM Gelar Festival Pasar Senyum Rakyat di Cirebon

27 Maret 2022
Cara Mudah Jadi Agen BRILink, Siapa Tahu Minat

Cara Mudah Jadi Agen BRILink, Siapa Tahu Minat

28 Juni 2023
Dana KJP Plus Tahap II Februari 2023 Cair, Begini Cara Pencairannya

Dana KJP Plus Tahap II Februari 2023 Cair, Begini Cara Pencairannya

2 Februari 2023
BUMN Keroyokan Genjot Eksistensi Produk UMKM

BUMN Keroyokan Genjot Eksistensi Produk UMKM

29 Juli 2023

Sidang Kasus Mafia Tanah Eks ART Nirina Zubir Memanas, Saksi Disuruh Keluar

28 Juni 2022

Dukung Piala Dunia U-17, BRI Tawarkan Promo-Merchandise Menarik!

14 November 2023

Platform AI BRI Raih Predikat Future of Intelligence Se-Asia Pasifik

7 November 2023

Saksikan Kemeriahan Pesta Rakyat Simpedes 2023 di Makassar!

9 September 2023

Zulkifli Zaini di Mata Darmawan Prasodjo: Sukses Pangkas Utang PLN

12 Desember 2021

Jokowi Buka Muktamar Muhammadiyah Solo, Didampingi Puan-Ganjar-Prabowo

19 November 2022

Cara Tarik Tunai di ATM BRI Tanpa Kartu ternyata Mudah dan Praktis Lur!

15 Juli 2022

Data BSI Diduga Bocor, Wamen BUMN: Bukan Rahasia Nasabah

5 Juni 2023

Asuransi Jiwa BRI ini Cocok untuk Milenial, Premi Mulai Rp 150 Ribu

27 November 2021
© Copyright Bankterkini Team All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Entertainment
    • Gaming
    • Movie
    • Music
    • Sports
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Food
    • Travel
    • Health
  • News
    • Bussiness
    • Politics
    • Science
    • World
  • Tech
    • Apps
    • Gadget
    • Mobile