bankterkini.com
  • Berita Terkini
  • Cari
Selasa, Juni 16, 2026
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Cari
No Result
View All Result
bankterkini.com
No Result
View All Result

Ini Daftar Visi Misi dan Program Kerja Ekonomi Anies-Cak Imin

admin by admin
21 Oktober 2023
in info Bank
0
Ini Daftar Visi Misi dan Program Kerja Ekonomi Anies-Cak Imin
Jakarta –

Pasangan Calon Presiden (Capres) dan calon Wakil Presiden (Cawapres) Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar mempunyai sejumlah visi dan misi dalam bidang ekonomi yang akan diwujudkan jika terpilih dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Apa saja?

Dalam berkas visi, misi, dan program kerja bertajuk “Indonesia Adil Makmur” yang diperoleh detikcom, Pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (AMIN) mengatakan memiliki visi “Indonesia Adil Makmur untuk Semua”. Pertimbangan ini disebut AMIN diambil setelah berkeliling ke berbagai daerah di Indonesia, dari Aceh sampai ke Papua.

“Perjalanan panjang tersebut memberi bukti bahwa kehidupan rakyat saat ini masih dipenuhi berbagai masalah. Dan untuk menghadirkan kesejahteraan bagi semua, yang dibutuhkan adalah perubahan. Perubahan tidak hanya suatu keinginan, tetapi juga suatu keniscayaan. Apa yang kami dengar dan kami tangkap dari rakyat semakin menguatkan tekad kami untuk melakukan perubahan yang lebih baik bagi negeri. Dengan perubahan sebagai dasar gagasan, kami mengusung visi yang merupakan impian jutaan rakyat Indonesia, yakni: ‘Indonesia Adil Makmur untuk Semua’,” tulis AMIN.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Visi tersebut kemudian diterjemahkan ke dalam delapan misi yang diberi nama ‘8 Jalan Perubahan’. Dari sejumlah tersebut, setidaknya dua di antaranya berkaitan dengan persoalan ekonomi. Berikut adalah penjelasan selengkapnya:

Misi Pertama: Memastikan Ketersediaan Kebutuhan Pokok Dan Biaya Hidup Murah Melalui Kemandirian Pangan, Ketahanan Energi, dan Kedaulatan Air

Di misi pertama, pasangan AMIN mengatakan bahwa kebutuhan pokok adalah hak dasar setiap warga negara. Ketersediaan dan kemudahan akses terhadap pangan, hunian, energi, dan air ang terjangkau adalah prasyarat terwuudnya masyarakat sejahtera.

Menurut mereka, ‘kemandirian’ harus diriong guna memastikan Indonesia memaksimalkan potensi sumber daya yang ada untuk memproduksi pangan. Hal ini akan mengurangi ketergantungan pada impor produk pangan strategis, menekan risiko krisis pangan akibat dinamika global.

“Sekaligus menyejahaterakan petani (yang mewakili 30% tenaga kerja) yang mayoritas belum sejahtera,” tulis AMIN.

Setidaknya ada empat aspek dalam misi ini. Keempatnya adalah Kemandirian Pangan, Kemudahan Akses Hunian, Ketahanan Energi, Dan Kedaulatan Air.

1. Di aspek Kemandirian Pangan, sejumlah janji AMIN adalah ketersediaan dan keterjangkauan pupuk, kemudian melakukan “Revolusi Agromaritim” agar petani tidak perlu memikirkan pasar dan harga jual, serta membangun dan merevitalisasi jaringan irigasi dan logistic guna menaikkan produktivitas dan menurunkan biaya produksi.

2. Di aspek Kemudahan Akses Hunian, AMIN berjanji akan melalukan sejumlah hal seperti menyediakan hunian layak dekat pusat kota dengan harga terjangkau bagi semua kalangan termasuk anak muda dan pekerja informal, serta KPR bersubsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan anak muda yang belu mempunyai remah.

3. Di aspek Ketahanan Energi, beberapa rencana kerja AMIN meliputi mendorong peningkatan stok BBM nasional ke tingkat aman dengan perencanaan impor yang matang. Lalu mendorong inovasi pembiayaan energi baru terbarukan (EBT) dengan berbagai pendekatan sepertidevelopment funding. Kemudian membentuk dana abadi (resource endowment fund)yang berasal dari pendapatan sumber daya alam yang dialokasikan untuk riset EBT.

4. Sementara di Aspek Kedaulatan Air, AMIN berjanji untuk melakukan di antaranya, memperbaiki tata kelola sumber daya air, memastikan setiap rumah tangga di Indonesia mendapat air minum layak dengan harga terjangkau, dan memastikan konservasi cadangan air tanah melalui pengendalian ekploitasi air tanah masif serta mendorong kota-kota menerapkan prinsip sponge city.

Misi Kedua: Mengentaskan Kemiskinan dengan Memperluas Kesempatan Berusaha Dan Menciptakan Lapangan Kerja, Mewujudkan Upah Berkeadilan, Menjamin Kemajuan Ekonomi Berbasis Kemandirian dan Pemerataan, Serta Mendukung Korporasi Indonesia Berhasil Di Negeri Sendiri dan Bertumbuh Di Kancah Global

Pada misi ini, AMIN mengatakan negera perlu memastikan angkatan kerja mendapat pekerjaan, keluarga bisa menabung serta merencanakan masa depan. Bagi mereka, negara berperan dalam menyuburkan kewirausahaan, menciptakan lapangan kerja dan menguatkan sistem perlindungan sosial.

Semua ini diperlukan agar kemiskinan, pengangguran dan ketimpangan turun secara signifikan. Terkait hal ini diperlukan kebijakan moneter dan fiskal yang penuh terobosan. Selain itu dibutuhkan industrialisasi, pengembangan dan optimalisasi sektor maritim dan sumber daya alam.

“Misi ini juga mencakup pembaharuan BUMN agar berfungsi optimal dalam mendorong pertumbuhan dan pemerataan, pemberdayaan koperasi yang bertumbuh kembang sesuai amanat konstitusi, dan pengembangan UMKM yang selama ini mempekerjakan mayoritas angkatan kerja,” tulis AMIN.

Setidaknya ada 18 aspek dalam misi ini. Mulai dari Pengetasan Kemiskinan, Penciptaan Lapangan Kerja Berkualitas, Pemerataan Ekonomi, Kesetaraan Akses Bagi Perempuan dan Kelompok Rentan untuk Berkarya, Kebijakan Fiskal Sebagai Pendorong Pertumbuhan dan Pemerataan, Kebijakan Moneter yang Mendukung Stabilitas Ekonomi.

Kemudian, Sektor Keuangan yang Tangguh dan Efisien, Kelembagaan Keuangan Negara, Iklim Investasi dan Kemudahan Berusaha, Hilirisasi dan Industri, Infrastruktur Jaringan Logistik, Ekonomi Maritim dan Kelautan, Sumber Daya Alam (SDA) Berkelanjutan.

Serta, Pariwisata Berkelanjutan dan Ekonomi Kreatif, Ekonomi Berbasis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, Reposisi Peran Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Korporasi Serta Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), dan terakhir, Ekonomi Keuangan dan Syariah.

Dalam aspek Pengetasan Kemiskinan, AMIN berjanji bakal menuntaskan kemiskinan dengan sejumlah hal seperti memperbaiki skema bantuan sosial bersifat langsung seperti Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan Program Keluarga Harapan (PKH) agar lebih tetap sasaran. Ketersediaan dan keterjangkauan kebutuhan pokok, khususnya pangan dan papan, akan dilakukan dengan program JAS MERAH PUTIH (Jaringan Pasar Penyedia Kebutuhan Pokok Murah Berbasis Komunitas Di Desa Dan Kantong Kemiskinan Kota).

Dalam aspek Penciptaan Lapangan Kerja Berkualitas, AMIN mengatakan akan berupaya mendorong ketersediaan lapangan kerja dengan sejumlah kebijakan seperti menaikkan batas Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) secara rasional untuk mendorong industri komponen lokal dalam membuka lapangan kerja berkualitas melalui pelibatan dunia usaha. Serta menegakkan peraturan ketenagakerjaan untuk menata peran Tenaga Kerja Asing (TKA) termasuk memberantas TKA ilegal.

Kemudian dalam aspek Pemerataan Ekonomi, AMIN mengatakan akan melakukan beberapa hal seperti, Menerapkan upah minimum yang adil dan sesuai dengan kondisi daerah tanpa memberatkan para pemberi kerja, memperbaiki infrastruktur di daerah tertinggal untuk meningkatkan akses masyarakat berpartisipasidalam kegiatan ekonomi produktif, serta melakukan penguatan keterampilan melalui pelatihan dan pendampingan di kawasan pesisir, kepulauan, dan pedalaman.

Pada aspek Kesetaraan Akses Bagi Perempuan dan Kelompok Rentan untuk Berkarya, AMIN juga berjanji memenuhi hak masyarakat rentan dengan di antaranya, menyelenggarakan program “Indonesia Ramah Ibu dan Anak” salah satunya dengan memastikan implementasi cuti hamil bagi ayah dan ibu. Serta memastikan setiap layanan publik menyediakan infrastruktur ramah disabilitas.

Lanjut halaman berikutnya.

Previous Post

BRI-BPJS Ketenagakerjaan Sinergi Beri Perlindungan bagi UMKM Penerima KUR

Next Post

5 Beasiswa S1-S3 yang Masih Buka Pendaftaran Oktober 2023, Yuk Cek!

Next Post
5 Beasiswa S1-S3 yang Masih Buka Pendaftaran Oktober 2023, Yuk Cek!

5 Beasiswa S1-S3 yang Masih Buka Pendaftaran Oktober 2023, Yuk Cek!

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Alasan Unik Masyarakat Saat Ingin Jadi Agen BRILink, Bukan Barang Basi!

Alasan Unik Masyarakat Saat Ingin Jadi Agen BRILink, Bukan Barang Basi!

20 Mei 2023
Erick Pastikan Pertamax Bisa Turun Kalau Ini Terjadi

Erick Pastikan Pertamax Bisa Turun Kalau Ini Terjadi

7 September 2022
Kode Bank Permata untuk Transaksi Transfer Antar Bank

Kode Bank Permata untuk Transaksi Transfer Antar Bank

30 Oktober 2023

Bos BRI Bicara UMKM di AIPF 2023

6 September 2023
Stafsus Erick Thohir Minta Komisaris BUMN yang Terlibat Kampanye Mundur!

Stafsus Erick Thohir Minta Komisaris BUMN yang Terlibat Kampanye Mundur!

10 November 2023
BRI Group Perkuat Sinergi Sasar Pasar Pembiayaan

BRI Group Perkuat Sinergi Sasar Pasar Pembiayaan

27 Juni 2023
Naff Bakal Ramaikan Pesta Rakyat Simpedes Gresik, Datang Yuk!

Naff Bakal Ramaikan Pesta Rakyat Simpedes Gresik, Datang Yuk!

19 September 2023

Kejar Obligor, Satgas BLBI Sudah Kantongi Rp 28,37 Triliun

21 Februari 2023

BRI Imbau Nasabah Waspadai Modus Penipuan Social Engineering

15 Mei 2023

BRI Ungkap Strategi Transaksi QRIS di Papua Tembus Rp 294 M

2 November 2023

Bank Woori Saudara Dihadapkan Dugaan Fraud Kredit Ekspor Senilai Rp 1,28 Triliun

10 Juni 2025

BRI Kudus Pastikan Kebakaran Tak Ganggu Operasional dan Layanan

14 Januari 2022

UMKM Indramayu Naik Kelas, Jualan-Transaksi Lebih Kekinian

15 Agustus 2023

311 Ribu Nasabah BRI Kesulitan Bayar Utang Rp 12,74 T

24 Januari 2023

Dompetnya Lagi ‘Disembuhkan’, Utang Garuda Bisa Turun 50% Jadi Rp 75 T

28 Juni 2022

Simak! Begini Cara Cek Tagihan PDAM Milikmu, Gak Bikin Repot Kok

6 April 2022
© Copyright Bankterkini Team All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Entertainment
    • Gaming
    • Movie
    • Music
    • Sports
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Food
    • Travel
    • Health
  • News
    • Bussiness
    • Politics
    • Science
    • World
  • Tech
    • Apps
    • Gadget
    • Mobile