bankterkini.com
  • Berita Terkini
  • Cari
Sabtu, Juli 11, 2026
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Cari
No Result
View All Result
bankterkini.com
No Result
View All Result

Kisah Kiai Bangun Ekonomi Pesantren Lewat Kerajinan Bambu Beromzet Rp 172 Juta

admin by admin
18 Mei 2023
in info Bank
0
Kisah Kiai Bangun Ekonomi Pesantren Lewat Kerajinan Bambu Beromzet Rp 172 Juta

Lebak –

Dari pesantren tradisional Al Furqon di Desa Bejod, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, M Nasir Ali Muhidin membangun ekonomi pesantren berbasis UMKM. Saban hari setelah mengaji, santrinya membuat produk kerajinan dari bambu beromzet jutaan.

Nasir juga rupanya ‘santri’ dari rumah BUMN BRI di Kota Serang sejak 2019. Meski berlatar belakang kiai, ia belajar mengenai pemasaran digital dan administrasi keuangan di sana. Produknya dinamai Bejod Magic Bamboo yang kini memiliki omzet Rp 172 juta dalam setahun.

“Kalau satu tahunan (omzet) Rp 172 jutaan. Itu kita usaha bukan buat makan sendiri, ada yang dipertanggungjawabkan, santri dan masyarakat, ada yang minta bantuan kita kasih,” kata Nasir ke detikcom, Selasa (16/5/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Omzet itu oleh Nasir digunakan membeli lauk pauk makan santri sehari-hari. Pengembangan pesantren dan bantuan untuk masyarakat lokal yang membutuhkan. Atau saat lebaran lalu, sebagian santrinya dibekali THR karena membantu produksi kerajinan.

Total santri di pesantren Al Furqon, Nasir menjelaskan, ada 53 orang. 10 orang ia latih khusus membuat kerajinan dengan bahan baku bambu. Semua, atas izin orang tua masing-masing.

“Dipilih, orang tuanya dipanggil, ada pilihan mau ke seni, kerajinan, jahit, pertanian, begitu,” katanya.

Dari bahan baku bambu, ia membuat tas, tasbih, gelang, peralatan rumah tangga seperti gelas dan teko, miniatur kapal laut hingga becak. Yang lebih rumit, ada juga gitar yang dibuat dari bambu. Produk gitar ini katanya pernah dipesan oleh seniman dari Amerika. Terakhir, gitarnya bahkan dibeli oleh Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Teten Masduki.

“Teten Masduki ajudannya ke sini, ke pondok dikasih harga Rp 15 juta,” paparnya.

Sejauh ini, Nasir murni mengandalkan jualan secara digital. Di Instagram, WhatsApp, toko digital Lazada dan Tokopedia. Tapi, karena kesibukannya mengajar ngaji, kebanyakan pesanan yang ia layani adalah di media sosial.

“Enakan jualan di medsos, datang barang, bayar, santri kan simpel-simpel,” ujarnya.

Beruntungnya, Nasir mengaku UMKMnya selama ini juga jadi binaan Bank Indonesia dan Pemkab Lebak. Ia selalu diikutsertakan di pameran-pameran UMKM baik di Banten maupun di provinsi lain. Terakhir, ia jadi mitra UMKM di acara Seba Baduy di Rangkasbitung.

“Untuk pameran saya sudah sampai di Surabaya, itu sama BI sama saya memperjuangkan bener-bener, memperjuangkan karya pesantren,” tambahnya.

Di pameran-pameran itulah Nasir sadar transaksi digital. Dari pembelajaran di Rumah BUMN BRI Serang, ia bisa bertransaksi cashless melalui QRIS. Para pengunjung rupanya nyaman dengan transaksi digital seperti itu.

“Saya pake QRIS, dulu di Surabaya itu transaksi harian Rp 2-3 jutaan, itu transaksi digital, belum lagi cashnya,” pungkasnya.

(bri/hns)

Previous Post

Agen BRILink Ini Tembus Transaksi hingga Rp 1,5 Miliar, Tebak Dapat Fee Berapa?

Next Post

Dear BRI, Ini Nih Curhatan Agen BRILink

Next Post
Dear BRI, Ini Nih Curhatan Agen BRILink

Dear BRI, Ini Nih Curhatan Agen BRILink

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bos BRI Beberkan 4 Jurus Hadapi Bayang-bayang Resesi Global

Bos BRI Beberkan 4 Jurus Hadapi Bayang-bayang Resesi Global

24 Januari 2023
Digitalisasi Bank Syariah di Indonesia

Digitalisasi Bank Syariah di Indonesia

30 Desember 2022
Kesepakatan RI-AS, Barang AS Bebas Tarif, Ekspor RI Dikenai 19%

Kesepakatan RI-AS: Barang AS Bebas Tarif, Ekspor RI Dikenai 19%

18 Juli 2025
Mendag Ungkap Tiga Penyebab Utama Ritel Modern di Indonesia Bangkrut

Mendag Ungkap Tiga Penyebab Utama Ritel Modern di Indonesia Bangkrut

5 Juni 2025
Sponsor Global Formula E Jakarta Ada Merek Bir, Ini Penjelasan Panitia

Sponsor Global Formula E Jakarta Ada Merek Bir, Ini Penjelasan Panitia

25 Mei 2022
Cara Mengajukan KUR BRI 2023, Penting Buat Pemilik UMKM

Cara Mengajukan KUR BRI 2023, Penting Buat Pemilik UMKM

16 September 2023
Kereta Cepat JKT-BDG: Studi Awal Jepang Malah Digarap China, Eh Biaya Bengkak

Kereta Cepat JKT-BDG: Studi Awal Jepang Malah Digarap China, Eh Biaya Bengkak

27 Juli 2022

Jurus Pelindo Bereskan Berbagai Persoalan di Pelabuhan

18 November 2022

Mobilnya Bermasalah, Sandiaga Uno Dapat Ioniq 5 Baru Sebagai Pengganti

6 Agustus 2023

Jejak Karier Ryan Firman, Direktur Termuda BUMN Berusia 31 Tahun

10 Januari 2022

Data Bank Indonesia Diduga Diretas Hacker, Bareskrim Bergerak

20 Januari 2022

11 Contoh Surat Lamaran Kerja Yang Baik dan Benar, Pasti Lolos!

4 Januari 2023

ST010 Mulai Ditawarkan, Yuk Serbu buat Investasi

12 Mei 2023

Erick Thohir Minta Bank Plat Merah Jadi Lokomotif UMKM, Bukan Korporasi

5 Desember 2021

Taspen Serahkan Manfaat Program THT & Pensiun ke Mantan Menteri ATR

22 September 2022

Jumlah Agen BRILink 654.677 di Q1 2023, Transaksi Tembus Rp 339,5 T

29 Mei 2023
© Copyright Bankterkini Team All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Entertainment
    • Gaming
    • Movie
    • Music
    • Sports
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Food
    • Travel
    • Health
  • News
    • Bussiness
    • Politics
    • Science
    • World
  • Tech
    • Apps
    • Gadget
    • Mobile