bankterkini.com
  • Berita Terkini
  • Cari
Jumat, Mei 8, 2026
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Cari
No Result
View All Result
bankterkini.com
No Result
View All Result

Negosiasi Tarif RI-AS Dinilai Lemahkan Posisi Tawar Indonesia

Christine Natalia by Christine Natalia
21 April 2025
in News
0
Negosiasi Tarif RI-AS Dinilai Lemahkan Posisi Tawar Indonesia

Negosiasi Tarif RI-AS Dinilai Lemahkan Posisi Tawar Indonesia

Bankterkini.com – Langkah pemerintah Indonesia dalam merespons negosiasi tarif dengan Amerika Serikat memicu kekhawatiran sejumlah pihak. Alih-alih memperkuat posisi ekonomi nasional, sejumlah kebijakan yang ditawarkan justru dinilai menguntungkan pihak asing dan berpotensi menekan sektor industri dalam negeri.

Dalam pertemuan antara Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick pada Kamis (17/4/2025), pemerintah Indonesia menyampaikan komitmen pembelian besar-besaran produk energi dan agrikultur dari AS. Tawaran ini disebut-sebut untuk menyeimbangkan defisit perdagangan AS terhadap Indonesia. Namun, langkah ini memicu kritik karena tidak mencerminkan kepentingan jangka panjang nasional.

Pemerintah bahkan menyatakan kesiapannya untuk meningkatkan impor minyak mentah, LPG, hingga gandum dan kedelai dari AS—komoditas yang selama ini mendominasi ekspor Negeri Paman Sam. Keputusan ini dianggap bertolak belakang dengan semangat kemandirian energi dan pangan yang selama ini digaungkan.

Tak hanya itu, pemerintah juga menjanjikan kemudahan investasi bagi perusahaan AS, termasuk percepatan izin usaha. Padahal, masih banyak pelaku usaha dalam negeri yang terjerat birokrasi dan regulasi berbelit. Sikap ini dinilai diskriminatif dan hanya memperdalam ketimpangan antara investor asing dan pengusaha lokal.

Yang lebih mencemaskan, Indonesia bahkan bersedia membahas relaksasi aturan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Pemerintah berencana mengubah formatnya menjadi insentif berbasis efisiensi, bukan kewajiban produksi lokal. Jika hal ini diterapkan, industri nasional bisa kehilangan perlindungan, dan produk asing semakin membanjiri pasar domestik.

Dalam aspek lain, pemerintah juga menyatakan komitmen dalam kerja sama pengelolaan mineral kritis, serta membuka peluang kolaborasi di bidang teknologi dan ekonomi digital. Namun, tanpa kejelasan soal alih teknologi dan perlindungan terhadap sumber daya strategis, kesepakatan ini dikhawatirkan hanya akan menguntungkan pihak luar.

Negosiasi yang ditargetkan rampung dalam 60 hari ke depan juga dipertanyakan efektivitasnya. Tenggat yang terlalu singkat membuka risiko penyusunan kebijakan yang terburu-buru tanpa kajian mendalam. Pemerintah tampak lebih fokus mengejar kesepakatan cepat, ketimbang memastikan dampaknya terhadap industri dalam negeri.

Permintaan Indonesia agar ekspor produk unggulan seperti tekstil, alas kaki, dan furnitur mendapat penurunan tarif juga belum menunjukkan hasil konkret. Sementara itu, pembukaan keran impor dari AS sudah disiapkan lebih dulu. Ketimpangan inilah yang menunjukkan lemahnya posisi tawar Indonesia dalam perundingan.

Paket deregulasi yang tengah disiapkan untuk industri terdampak juga belum menjawab tantangan utama: bagaimana melindungi pelaku usaha lokal dari dampak persaingan bebas yang tidak seimbang.

Pemerintah menyebut akan mencari alternatif pasar ekspor di luar AS, namun kenyataannya, ketergantungan masih tinggi. Komitmen diversifikasi pasar belum diiringi langkah nyata yang bisa mengurangi dominasi AS dalam perdagangan Indonesia.

Jika strategi ini terus dilanjutkan tanpa kehati-hatian, Indonesia bisa terjebak dalam jebakan ketergantungan baru. Langkah-langkah negosiasi tarif yang tidak memperhatikan keberlanjutan industri nasional hanya akan menggerus kedaulatan ekonomi sendiri.

Tags: Impor EnergiKebijakan Perdagangan Luar NegeriNegosiasi Tarif ASPerang DagangRelaksasi TKDNTarif AS
Previous Post

Diduga Diretas, Bank DKI Alami Kebocoran Dana Internal Hingga Rp100 Miliar

Next Post

Harga Emas di Pegadaian Naik Serempak, Antam Tertinggi Capai Rp2,125 Juta per Gram

Next Post
Harga Emas di Pegadaian Naik Serempak, Antam Tertinggi Capai Rp2,125 Juta per Gram

Harga Emas di Pegadaian Naik Serempak, Antam Tertinggi Capai Rp2,125 Juta per Gram

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BUMN Ini Resmi Kelola Aset Kualitas Rendah Bank Muamalat

BUMN Ini Resmi Kelola Aset Kualitas Rendah Bank Muamalat

18 November 2021
Pendaftaran Rekrutmen Bersama BUMN Ditutup Besok, Ini Perusahaan yang Masih ‘Sepi’

Pendaftaran Rekrutmen Bersama BUMN Ditutup Besok, Ini Perusahaan yang Masih ‘Sepi’

19 Mei 2023
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Diproyeksikan Tetap Kuat di Kuartal III dan IV 2025

Laju Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Diproyeksikan Tetap Kuat di Kuartal III dan IV 2025

10 Oktober 2025
KUR BRI 2023 Dibuka, Ini Syarat dan Ketentuannya!

KUR BRI 2023 Dibuka, Ini Syarat dan Ketentuannya!

9 Maret 2023
4 Fakta Penting Soal QR Code, Jangan Tertipu QRIS Palsu

4 Fakta Penting Soal QR Code, Jangan Tertipu QRIS Palsu

11 April 2023
Tekad PBNU Menjemput Abad Kedua, Spirit Memajukan Perekonomian

Tekad PBNU Menjemput Abad Kedua, Spirit Memajukan Perekonomian

7 Februari 2023
Dorong Cashless Society, BRI Hadirkan Pembayaran QRIS Brimo di Indomaret

Dorong Cashless Society, BRI Hadirkan Pembayaran QRIS Brimo di Indomaret

16 November 2023

‘Black Panther’ Lives Up To The Hype – And Then Some: HuffPost Verdict

21 Agustus 2021

Perjuangan Mantri BRI Beri Akses Perbankan Masyarakat di Pulau Selaru

10 Oktober 2022

Begini Cara Bank BUMN Perkuat Layanan Trade Finance dan Cash Management

30 Juli 2023

Terungkap Lukas Enembe Tak Pernah Untung Main Judi di Luar Negeri

9 Agustus 2023

Upaya Mendukung Ekonomi Desa yang Mulai Bergeliat Pascapandemi

15 Desember 2021

Penarikan Utang Pemerintah Turun 15%, Sri Mulyani Beberkan Rinciannya

1 Agustus 2023

Terdakwa Korupsi Dana KUR Bank BUMN di Denpasar Dituntut 5 Tahun Bui

1 Februari 2023

Ferrari dan McLaren Jadi Sitaan, Hasbi Hasan Terancam Dimiskinkan

13 Juli 2023

Fungsi Lembaga Ekonomi, Jenis, Contoh, dan Manfaatnya

7 Maret 2022
© Copyright Bankterkini Team All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Entertainment
    • Gaming
    • Movie
    • Music
    • Sports
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Food
    • Travel
    • Health
  • News
    • Bussiness
    • Politics
    • Science
    • World
  • Tech
    • Apps
    • Gadget
    • Mobile