bankterkini.com
  • Berita Terkini
  • Cari
Kamis, Mei 28, 2026
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Cari
No Result
View All Result
bankterkini.com
No Result
View All Result

Asing Gencar Jual BBCA, Tekanan Pasar Dorong IHSG Turun di Bawah 9.000

Christine Natalia by Christine Natalia
26 Januari 2026
in info Bank
0
Asing Gencar Jual BBCA, Tekanan Pasar Dorong IHSG Turun di Bawah 9.000

Asing Gencar Jual BBCA, Tekanan Pasar Dorong IHSG Turun di Bawah 9.000

Bankterkini.com – Aksi jual investor asing masih membayangi pergerakan pasar saham domestik. Sepanjang pekan perdagangan 19–23 Januari 2026, saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) kembali mencatatkan tekanan paling besar dari sisi penjualan asing. Pada perdagangan terakhir pekan lalu, Jumat (23/1/2026), BBCA menjadi saham dengan nilai penjualan bersih asing terbesar di Bursa Efek Indonesia.

Dalam satu hari perdagangan, investor asing membukukan penjualan bersih BBCA senilai Rp569,5 miliar dengan harga jual rata-rata Rp7.621 per saham. Secara akumulatif selama sepekan, nilai net foreign sell pada saham perbankan tersebut mencapai Rp3,97 triliun, dengan rata-rata harga pelepasan di kisaran Rp7.792,7. Bahkan, dalam satu sesi perdagangan, nilai penjualan asing BBCA sempat menembus Rp1,7 triliun, mencerminkan tingginya tekanan jual.

Sejalan dengan derasnya aksi lepas tersebut, harga saham BBCA mengalami koreksi signifikan. Sepanjang periode sepekan, harga saham ini turun 5,26% dan ditutup di level Rp7.650. Posisi tersebut menjadi harga terendah BBCA dalam kurun tiga bulan terakhir, sekaligus menandai meningkatnya kehati-hatian pelaku pasar terhadap saham berkapitalisasi besar.

Tekanan jual asing tidak hanya terjadi pada BBCA. Secara keseluruhan, investor asing mencatatkan penjualan bersih jumbo di seluruh pasar saham dengan total mencapai Rp3,05 triliun. Rinciannya, sebesar Rp2,91 triliun terjadi di pasar reguler, sementara sisanya Rp142,87 miliar berasal dari transaksi di pasar negosiasi dan tunai.

Selain BBCA, saham PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) juga masuk dalam daftar saham yang banyak dilepas asing dengan nilai penjualan bersih Rp1,34 triliun selama sepekan. Saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) menyusul dengan net sell Rp456,9 miliar. Tekanan serupa turut dialami sejumlah saham perbankan dan sektor lainnya, seperti PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI).

Kondisi tersebut berimbas pada kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Sepanjang pekan lalu, IHSG bergerak di zona merah dan akhirnya turun meninggalkan level psikologis 9.000. Pada penutupan perdagangan Jumat, indeks tercatat melemah 0,46% ke posisi 8.951,01. Secara mingguan, IHSG terkoreksi 1,37% dan tercatat ditutup melemah selama tiga hari berturut-turut.

Di sisi lain, aktivitas perdagangan menunjukkan dinamika yang berbeda. Rata-rata nilai transaksi harian justru meningkat 3,59% menjadi Rp33,85 triliun. Namun, peningkatan nilai tersebut tidak diikuti oleh frekuensi transaksi, yang tercatat menurun 2,66% dibandingkan pekan sebelumnya. Kondisi ini mengindikasikan adanya transaksi bernilai besar di tengah sikap selektif investor.

Tekanan jual asing yang masih berlangsung menjadi salah satu faktor yang diperhatikan pelaku pasar ke depan, terutama terkait stabilitas indeks dan pergerakan saham-saham unggulan.

Tags: BBCAIHSGInvestor asingnet foreign sellsaham perbankan
Previous Post

Rupiah Menguat Tipis di Awal Perdagangan Jakarta Kamis Pagi

Next Post

Purbaya Ungkap Rencana Pergantian Pejabat DJBC dan Penataan Internal

Next Post
Purbaya Ungkap Rencana Pergantian Pejabat DJBC dan Penataan Internal

Purbaya Ungkap Rencana Pergantian Pejabat DJBC dan Penataan Internal

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dokumen Penting Perlu Tanda Tangan? Bisa Kok Secara Elektronik

Dokumen Penting Perlu Tanda Tangan? Bisa Kok Secara Elektronik

26 Oktober 2021
Solo-Yogyakarta-Bandara YIA Segera Tersambung Tol Usai Diguyur Rp 9 T

Solo-Yogyakarta-Bandara YIA Segera Tersambung Tol Usai Diguyur Rp 9 T

24 Desember 2022
Dampak Pengangguran Global Sebabkan Tantangan bagi Perekonomian

Pengangguran Global Mencapai 4,9 Persen pada 2024, Apa Dampaknya?

4 November 2024
Erick Thohir Wanti-wanti Direksi & Komisaris BSI: Jangan Rusak Kepercayaan!

Erick Thohir Wanti-wanti Direksi & Komisaris BSI: Jangan Rusak Kepercayaan!

22 Mei 2023
BNI Siap Berdayakan Kantor Luar Negeri buat Perluas Kerja Sama di ASEAN

BNI Siap Berdayakan Kantor Luar Negeri buat Perluas Kerja Sama di ASEAN

6 September 2023
Pengin Belanja Hemat di Kantong? Langsung Cek Caranya di Sini

Pengin Belanja Hemat di Kantong? Langsung Cek Caranya di Sini

29 April 2023
Harga Emas Terus Menguat, Sentimen Pasar Bergeser ke Arah The Fed dan Dolar AS

Harga Emas Terus Menguat, Sentimen Pasar Bergeser ke Arah The Fed dan Dolar AS

6 Agustus 2025

BRI Peduli Ajak Masyarakat Tepi Sungai Citarum Kelola Sampah

17 November 2023

Hadir di Pameran FIN Expo 2023, Ini Layanan yang Disediakan BRI

3 November 2023

13.200 UMKM Gabung Jualan di Pasar Ramadan BRI

29 April 2022

Andre Rosiade Minta Erick Thohir Seragamkan Harga E-Meterai

4 Desember 2021

Saham BRI Diborong Asing Hingga Sentuh Angka Tertinggi Rp 4.850

2 Maret 2022

Polisi Gadungan Ngaku Kapolres dan Kasat Reskrim Berau Kaltim Ditangkap

12 September 2022

Menyambut Senja di Pantai Tanah Beru Bulukumba

24 November 2023

Catat! Ini Jadwal Rights Issue Waskita-Adhi Karya

29 Agustus 2022

Kronologi dan Ciri-ciri Pria di Bekasi yang Menghilang Usai Pamit ke ATM

27 Desember 2022
© Copyright Bankterkini Team All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Entertainment
    • Gaming
    • Movie
    • Music
    • Sports
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Food
    • Travel
    • Health
  • News
    • Bussiness
    • Politics
    • Science
    • World
  • Tech
    • Apps
    • Gadget
    • Mobile