bankterkini.com
  • Berita Terkini
  • Cari
Minggu, Mei 3, 2026
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Cari
No Result
View All Result
bankterkini.com
No Result
View All Result

Luhut Bantah Proyek Kereta Cepat JKT-BDG Jebakan Utang China

admin by admin
28 Mei 2022
in info Bank
0
Luhut Bantah Proyek Kereta Cepat JKT-BDG Jebakan Utang China

Jakarta –

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan membantah adanya jebakan utang alias hidden debt di proyek infrastruktur China, termasuk di proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung.

Ia menegaskan semua pinjaman yang dilakukan untuk proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung adalah untuk kebutuhan produktif. Utang pun dilakukan secara business to business alias antar perusahaan bukan antar pemerintah.

“Itu adalah utang produktif. Ada yang bilang hidden debt. Itu yang bilang hidden debt saya text, kau datang kemari tunjukin hidden debt-nya di mana. Wong saya yang nangani kok. Hidden debt kalau dibilang G to G, ini tidak ada. Itu B to B,” ungkap Luhut dalam Seminar Nasional Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut (STTAL) yang disiarkan virtual melalui YouTube, Rabu (25/5/2022).

Masalah hidden debt ini muncul dari laporan lembaga riset AidData berjudul ‘Banking on the Belt and Road: Insight from a new global dataset of 13,427 Chinese Development Projects’. Pinjaman yang disalurkan China itu bertujuan untuk pembangunan jalur sutera melalui Belt and Road Initiative (BRI) yang selama ini dilakukan di banyak negara. Salah satunya untuk Indonesia. Di Indonesia dana tersebut digunakan salah satunya untuk proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung.

Luhut menjelaskan memang ada pembengkakan biaya, namun hal itu bukan masalah lagi. Semua sudah diselesaikan. Di sisi lain, proyek ini pun sudah berjalan kembali dan bakal bisa dicoba di bulan November 2022.

“Bahwa ada overrun cost, ya it happens, tapi nggak perlu cari salah siapa tapi sudah selesai. Tertunda berapa bulan pembangunnya kereta api cepat Jakarta Bandung, itu akan dimulai dan make test bulan November tahun ini,” jelas Luhut.

Sebelumnya, Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) I Kartika Wirjoatmodjo juga sudah buka suara mengenai jebakan utang ini.

Dia mengungkapkan jika pembangunan kereta cepat ini bukanlah utang negara, melainkan korporasi langsung yaitu ke PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIS). Skema utang menggunakan business to business.

“Utang negara dan B to B itu dua kamar berbeda. Untuk utang korporasi dan non bank pasti akan masuk PKLN, tidak mungkin disembunyikan karena memang beda, dan bukan utang negara,” kata Tiko kepada detikcom, Sabtu (16/10/2021).

Tiko menjelaskan untuk utang negara atau pemerintah itu bisa berbentuk penerbitan surat utang atau bonds sampai bilateral. Sangat berbeda dengan utang korporasi atau perusahaan yang menggunakan skema B to B.

“Datanya mesti diklarifikasi (Laporan AidData), mungkin mereka dapat data dari lalu lintas devisa. Karena Indonesia itu nggak ada bilateral dengan China sama sekali. Untuk China Development Bank (CDB) dan KCIC itu komersial murni, jadi tidak tersembunyi,” jelas Tiko.

(eds/eds)

Previous Post

Kalau Kredit di Perusahaan Batu Bara Macet Bisa Dibilang Korupsi?

Next Post

Mengintip Daftar Perusahaan yang Kasih Gaji Jumbo, Ada Kantormu?

Next Post
Mengintip Daftar Perusahaan yang Kasih Gaji Jumbo, Ada Kantormu?

Mengintip Daftar Perusahaan yang Kasih Gaji Jumbo, Ada Kantormu?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Siapa Menteri Urus Pencapresan yang Muncul di ATM Bank?

Siapa Menteri Urus Pencapresan yang Muncul di ATM Bank?

10 November 2021
Genjot Pariwisata RI, Erick Thohir Bilang Jangan Kebanyakan ke Luar Negeri

Genjot Pariwisata RI, Erick Thohir Bilang Jangan Kebanyakan ke Luar Negeri

28 Oktober 2022
Viral Isu Pajak Pensiun dan Pesangon 25%, Ini Penjelasan Resmi Otoritas Pajak

Viral Isu Pajak Pensiun dan Pesangon 25%, Ini Penjelasan Resmi Otoritas Pajak

7 November 2025
Anggaran Kementerian Ketenagakerjaan Dipangkas 57%

Anggaran Kementerian Ketenagakerjaan Dipangkas 57%, Menaker: Ini Tantangan

5 Februari 2025
5 Kontroversi Jerome Polin yang Tuai Hujatan di Media Sosial

5 Kontroversi Jerome Polin yang Tuai Hujatan di Media Sosial

28 Februari 2023
Sontek Cara Owner Kebab Baba Rafi Kembangkan Franchise sampai Go Global

Sontek Cara Owner Kebab Baba Rafi Kembangkan Franchise sampai Go Global

15 Desember 2022
Wajib Ada! Ini 6 Aplikasi Smartphone yang Memudahkanmu Saat Liburan

Wajib Ada! Ini 6 Aplikasi Smartphone yang Memudahkanmu Saat Liburan

11 Agustus 2022

Sosok Ari Soemarno, Mantan Dirut Pertamina yang Telah Tutup Usia

14 November 2022

Soal Evaluasi Ongkos Pesawat Haji, Erick: Jangan Sampai Garuda Sakit Lagi

13 Februari 2023

Lewat Cara Ini, BUMN Ikut Genjot PNBP Sektor Minerba

1 April 2022

Ekonomi Dibayangi ‘Awan Gelap’, Investasi Apa yang Menarik?

19 Januari 2023

Garuda Indonesia hingga Hutama Karya Dapat Tambahan Modal Rp 15 T

24 September 2022

Jokowi Bertemu Xi Jinping, Pengamat Desak RI Tinjau Ulang Utang China

27 Juli 2022

Cek Proyek BHC Lampung, Erick Thohir: Alhamdulillah Masih On Schedule

2 Desember 2022

Iwan Bule: BRI Tetap Menjadi Sponsor Liga 1

19 Juli 2022

Melihat Semangat Siswa Ikuti Jumat Bersih di SDN Perbatasan

30 September 2022
© Copyright Bankterkini Team All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Entertainment
    • Gaming
    • Movie
    • Music
    • Sports
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Food
    • Travel
    • Health
  • News
    • Bussiness
    • Politics
    • Science
    • World
  • Tech
    • Apps
    • Gadget
    • Mobile