bankterkini.com
  • Berita Terkini
  • Cari
Kamis, Juli 16, 2026
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Cari
No Result
View All Result
bankterkini.com
No Result
View All Result

Serangan Siber BSI, Pakar: Bayar Tembusan Belum Jaminan File Bisa Dibuka

admin by admin
15 Mei 2023
in info Bank
0
Serangan Siber BSI, Pakar: Bayar Tembusan Belum Jaminan File Bisa Dibuka

Jakarta –

Kelompok hacker LockBit 3.0 mengaku sebagai dalang serangan siber layanan Bank Syariah Indonesia (BSI) hingga tumbang berhari-hari. Pakar keamanan siber mengungkapkan aksi geng ransomware tersebut.

Chairman CISSReC Pratama Persadha mengungkapkan LockBit 3.0 adalah geng ransomware yang mulai aktif beroperasi pada tahun 2019 dan sudah menjadi salah satu kelompok hacker yang menjadi ancaman di dunia.

Saat menyerang server BSI, LockBit 3.0 mengklaim berhasil mencuri 1,5 TeraByte data pribadi dari server bank yang merupakan gabungan dari tiga bank anak perusahaan BUMN itu. Adapun, LockBit 3.0 memberi tenggat waktu sampai 15 Mei 2023 pukul 21.09.46 UTC (16 Mei 2023 pukul 04.09.46 WIB). Apabila lewat dari waktu yang diberikan dan tidak memberikan tebusannya, maka database akan dibocorkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Akan tetapi membayar tebusan belum menjamin bahwa kita akan mendapatkan kunci untuk membuka file-file yang dienkripsi dan geng hackernya tidak menjual data yang mereka curi,” ujar Pratama dalam keterangan tertulisnya, Senin (15/5/2023).

Disampaikannya, geng ransomware yang melakukan serangan siber tidak hanya LockBit 3.0, tapi ada yang punya kemampuan menyerang sistem yang kuat, seperti Ryuk, NetWalker, Maze, Conti, Hive, dan lainnya.

“Yang lebih menyulitkan adalah mereka menyediakan layanan Ransomware-as-a-Services (RaaS), yaitu layanan yang memungkinkan siapa saja membuat versi ransomware sendiri untuk melakukan serangan. Bahkan untuk orang yang tidak memiliki keahlian dalam keamanan siber, dari situ bisa dilihat potensi serangan ransomware di dunia akan seperti apa ke depannya” tutur Pratama.

Lebih lanjut, kata pria asal Cepu, Jawa Tengah ini, bahwa lebih baik untuk menunggu hasil resmi audit serta investigasi digital forensik yang dilakukan oleh pihak BSI bekerjasama dengan otoritas terkait seperti BSSN atau Intelijen Siber BIN.

“Pihak korban, tidak hanya BSI, diharapkan lebih perhatian serta terbuka dengan BSSN selaku koordinator keamanan siber nasional dengan segera melaporkan jika mendapatkan insiden serangan siber,” ucapnya.

“Dengan demikian BSSN bisa memberikan support dengan melakukan asistensi penanganan insiden, audit dan investigasi sejak awal, dan pihak korban juga dapat lebih fokus pada pemulihan layanan kepada konsumennya,” sambung Pratama.

Sementara, seluruh PSE, tidak hanya BSI, juga seharusnya memiliki Business Continuity Management (BCM), sehingga mengetahui prosedur yang harus dilakukan jika sistem utama layanan mengalami gangguan.

Menurut Pratama, kesiapan TIK ini sebaiknya direncanakan, diimplementasikan, dipelihara, diuji dan disimulasikan secara berulang, berdasarkan sasaran kontinuitas bisnis dan persyaratan kontinuitas TIK.

“Di antaranya adalah proses data backup dan recovery. Yang juga penting dilakukan oleh PSE adalah secara berkala melakukan assesment terhadap keamanan siber dari sistem yang dimiliki,” pungkas dia.

Simak Video “Janji BSI Jaga Keamanan Data Nasabah usai LockBit Klaim Retas Data“
[Gambas:Video 20detik]
(agt/fay)

Previous Post

BRI Dukung Permodalan UMKM dalam Peringatan HUT Ke-49 Dekranas

Next Post

Daftar Lowongan Rekrutmen Bersama BUMN 2023 Formasi S2

Next Post
Daftar Lowongan Rekrutmen Bersama BUMN 2023 Formasi S2

Daftar Lowongan Rekrutmen Bersama BUMN 2023 Formasi S2

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Mantab! Kinerja Bank Pelat Merah Kinclong Meski Dihimpit Pandemi

Mantab! Kinerja Bank Pelat Merah Kinclong Meski Dihimpit Pandemi

24 Mei 2022
Soal Evaluasi Ongkos Pesawat Haji, Erick: Jangan Sampai Garuda Sakit Lagi

Soal Evaluasi Ongkos Pesawat Haji, Erick: Jangan Sampai Garuda Sakit Lagi

13 Februari 2023
Data BSI Diduga Bocor, OJK-BUMN Diminta Turun Tangan!

Data BSI Diduga Bocor, OJK-BUMN Diminta Turun Tangan!

16 Mei 2023
Beli Surat Utang Syariah Bisa Cuma Modal Rp 1 Juta, Ini Hitungannya

Beli Surat Utang Syariah Bisa Cuma Modal Rp 1 Juta, Ini Hitungannya

18 November 2022
UMP 2026 dan Rentang Alfa Picu Kekhawatiran PHK di Sektor Padat Karya

UMP 2026 dan Rentang Alfa Picu Kekhawatiran PHK di Sektor Padat Karya

22 Desember 2025
Kisah Inovasi Juara Desa BRILian, Agrowisata Taman Anggur di Purworejo

Kisah Inovasi Juara Desa BRILian, Agrowisata Taman Anggur di Purworejo

26 Maret 2023
Jokowi Minta Masyarakat Belanja Produk Dalam Negeri

Jokowi Minta Masyarakat Belanja Produk Dalam Negeri

22 Mei 2022

Menteri ESDM Gaet Bank Lanjutkan Proyek Hilirisasi yang Mandek

6 April 2022

Belanja Bulanan saat Transmart Full Day Sale Bikin Pelanggan Kalap

1 Oktober 2023

Jokowi Bertemu Ruler of Dubai, Saksikan Pertukaran Sejumlah Nota Kesepahaman

4 November 2021

BSI, Merengkuh Kelas Dunia dengan Transformasi Digital

26 Desember 2022

Bank BUMN Mau Terbitkan Obligasi Demi Dongkrak Kredit Rumah Murah

19 November 2021

Waket MPR: Sudah Sewajarnya Perbankan Permudah Pembiayaan ke UMKM

25 Februari 2023

Penampakan Tanda Terima Uang Baru Rp 5 M yang Rp 3,7 M Disita Polisi

25 April 2022

PAN Sebut Elektabilitas Erick Thohir Melejit Karena Kinerja di BUMN

28 Maret 2023

Sasar Pelaku Usaha, BRI & Paper.id Rilis Kartu Kredit PAPERCARD

16 Juli 2023
© Copyright Bankterkini Team All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Entertainment
    • Gaming
    • Movie
    • Music
    • Sports
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Food
    • Travel
    • Health
  • News
    • Bussiness
    • Politics
    • Science
    • World
  • Tech
    • Apps
    • Gadget
    • Mobile