bankterkini.com
  • Berita Terkini
  • Cari
Kamis, April 30, 2026
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Cari
No Result
View All Result
bankterkini.com
No Result
View All Result

Sulitnya Perjuangan Agen Bank di Kendal, Seberangi Sungai Pakai Getek

admin by admin
27 Oktober 2021
in info Bank
0
Sulitnya Perjuangan Agen Bank di Kendal, Seberangi Sungai Pakai Getek

Kendal –

Transaksi perbankan jadi satu hal yang tak terlepas dari kehidupan sehari-hari, termasuk bagi warga Desa Gempolsewu, Kendal, Jawa Tengah. Namun, letaknya yang di pesisir membuat akses terhadap fasilitas perbankan cukup sulit.

Mereka harus menyeberangi sungai untuk bisa sampai ke kantor unit bank terdekat. Selain itu, belum adanya fasilitas jembatan membuat warga di sana harus menggunakan getek. Hal ini diakui oleh salah seorang warga Desa Gempolsewu bernama Emi Faridah.

Emi menyebut dirinya sempat terkendala saat harus melakukan transaksi seperti transfer, cek mutasi, hingga tarik tunai. Hal ini yang kemudian mendorongnya untuk ikut bergabung menjadi agen BRIlink.

“Saya sejak tahun 2018 jadi agen BRIlink. Awalnya nggak ada niat gabung karena dulu jadi penjual online shop. Terus sering ada kendala kalau mau cek mutasi rekening, jadi bolak-balik kantor BRI. Dari situ ditawari untuk gabung jadi agen BRIlink,” katanya kepada tim detikcom baru-baru ini.

Tidak hanya mempermudah diri sendiri, Emi mengaku senang karena dengan menjadi agen bank dirinya bisa membantu para tetangga yang kebanyakan berprofesi sebagai nelayan dan pedagang ikan.

“Saya sedikit-sedikit belajar dan Alhamdulillah bisa mempermudah tetangga. Karena kalau mau ada transaksi, misalnya mendadak transfer nggak usah jauh-jauh nyebrang. Karena untuk sampai ke kantor BRI harus melewati pematang sawah, harus nyebrang pakai getek. Lumayan agak sulit jalannya, dan butuh waktu lama,” jelasnya.

Bertugas sebagai agen BRILink jadi tantangan tersendiri bagi Emi Farida. Setiap hari Emi seberangi sungai demi bantu warga di Kendal melakukan transaksi ekonomiBertugas sebagai agen BRILink jadi tantangan tersendiri bagi Emi Farida. Setiap hari Emi seberangi sungai demi bantu warga di Kendal melakukan transaksi ekonomi Foto: Andhika Prasetia/Detikcom

Tak seperti agen bank pada umumnya, Emi mengaku kerap mendatangi langsung nasabah yang perlu melakukan transaksi perbankan. Dia juga mendapatkan jatah untuk menjaga pos BRIlink yang ada di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Tawang Gempolsewu mulai dari pukul 8 pagi hingga 5 sore.

Diungkapkannya dalam sehari dia bisa melayani transaksi dengan nilai mencapai lebih dari Rp 100 juta. Adapun kebanyakannya adalah transaksi tarik tunai yang dilakukan oleh tengkulak.

“Kebanyakan tarik uang. Kalau tengkulak nariknya banyak. Kalau di ATM kan ada limitnya, sementara di kita bisa banyak, nggak ada limitnya. Paling banyak sampai Rp 70-80 juta. Tiap hari kita modalnya Rp 100 juta lebih,” tuturnya.

Lebih lanjut Emi bercerita pengalamannya sebagai agen BRIlink tidak selalu mulus. Pernah suatu malam turun hujan lebat ditambah air pasang yang membuat volume sungai naik. Getek pun tidak beroperasi karena takut akan arus sungai yang semakin deras.

Terpaksa, Emi harus berputar arah keluar ke jalan raya pantura dan masuk lewat Kecamatan Gringsing di Kabupaten Batang untuk bisa pulang ke rumah.

“Pernah, waktu itu banjir pas musim hujan. Biasanya air meluap dan nggak bisa nyebrang. Mau nggak mau muter lewat kabupaten Batang. Kalau nggak, ya nggak ada aktivitas. Muternya jauh banget sekitar 1 jam naik motor,” jelasnya.

Bertugas sebagai agen BRILink jadi tantangan tersendiri bagi Emi Farida. Setiap hari Emi seberangi sungai demi bantu warga di Kendal melakukan transaksi ekonomiBertugas sebagai agen BRILink jadi tantangan tersendiri bagi Emi Farida. Setiap hari Emi seberangi sungai demi bantu warga di Kendal melakukan transaksi ekonomi Foto: Andhika Prasetia/Detikcom

Selain menjadi agen BRIlink, Emi mengatakan dirinya juga mendapat amanah untuk bertugas sebagai mitra untuk menyalurkan pinjaman UMi ke warga sekitar. Diketahui program pinjaman ultra mikro atau UMi baru berjalan di bulan April 2021 lalu.

Tujuannya untuk memberikan pinjaman yang bisa diakses oleh masyarakat yang membutuhkan dana mendesak. Dengan begitu diharapkan dapat membantu mereka agar terbabas dari jerat rentenir. Emi mengatakan bunga pinjaman UMi juga lebih rendah sehingga cukup menguntungkan masyarakat.

“Itu awal mulanya saya nawarin. Terus saya masuk ke komunitas. Nantinya saya survei tempat usaha. Saya harus tahu usahanya apa, pendapatan berapa, dan pengajuannya berapa. Kalau kira-kira nggak sesuai, nanti besar pinjamannya diturunkan. Kalau mengajukan Rp 10 juta, nggak pasti harus diberikan Rp 10 juta,” pungkasnya.

Diungkapkan, hingga kini dirinya berhasil menggandeng 86 nasabah pinjaman UMi. Adapun total plafon yang berhasil disalurkan mencapai Rp 275 juta dalam kurung waktu 6 bulan. Dengan menjadi mitra UMi, dia juga mendapatkan pemasukan tambahan. Dalam sebulan Emi mengaku bisa mendapatkan hingga Rp 1,5 juta hanya dari penyaluran pinjaman UMi.

detikcom bersama BRI mengadakan program Sinergi Ultra Mikro di Bandar Lampung dan Semarang untuk memantau upaya peningkatan inklusi finansial masyarakat melalui sinergi BRI, Pegadaian, dan PNM dalam Holding Ultra Mikro. Holding Ultra Mikro berupaya mendukung pertumbuhan ekonomi yang kuat dan berkelanjutan untuk peningkatan UMKM di Tanah Air. Untuk informasi lebih lengkap, ikuti beritanya di https://sinergiultramikro.detik.com/.

(ncm/ega)

Previous Post

Tebar Hadiah di BritAma FSTVL, Nasabah Tabungan BRI Tumbuh 166,32%

Next Post

Semangat Agen BRILink Seberangi Sungai Demi Bantu Ekonomi Warga Kendal

Next Post

Semangat Agen BRILink Seberangi Sungai Demi Bantu Ekonomi Warga Kendal

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kuasa Sekretaris MA Atur Perkara, Dulu Nurhadi Kini Hasbi Hasan

Kuasa Sekretaris MA Atur Perkara, Dulu Nurhadi Kini Hasbi Hasan

13 Juli 2023
Gerakkan Ekonomi Indonesia Maju, BNI Fokus Tiga Hal Ini

Gerakkan Ekonomi Indonesia Maju, BNI Fokus Tiga Hal Ini

13 April 2023
Apartemen RI Sempit Banget hingga Dijuluki Bak ‘Kandang Ayam’

Apartemen RI Sempit Banget hingga Dijuluki Bak ‘Kandang Ayam’

9 Juli 2023
Ini Riwayat Pekerjaan Iman Mahlil Lubis Pelaku Penyebar QRIS Palsu di Masjid

Ini Riwayat Pekerjaan Iman Mahlil Lubis Pelaku Penyebar QRIS Palsu di Masjid

13 April 2023
Pegadaian Ikut Berperan Bersihkan 708 Kg Sampah di Pantai Tanjung Bayang

Pegadaian Ikut Berperan Bersihkan 708 Kg Sampah di Pantai Tanjung Bayang

14 Agustus 2023
Aturan dalam Tahap Finalisasi, Iuran Batu Bara Mulai Dipungut Januari 2024

Aturan dalam Tahap Finalisasi, Iuran Batu Bara Mulai Dipungut Januari 2024

21 November 2023
6 Jurus PLN Percepat Kendaraan Listrik, Ada Franchise Isi Daya

6 Jurus PLN Percepat Kendaraan Listrik, Ada Franchise Isi Daya

9 Oktober 2022

PR BUMN: Permudah Akses Modal UMKM yang Nggak Terjangkau Bank

14 Desember 2022

Kapolri Pimpin Upacara Sertijab Kapolda Sumbar dan Kenaikan Pangkat untuk 10.548 Perwira

8 Januari 2025

Omongan Lengkap Erick Thohir Soal Heboh Data PeduliLindungi Bisa Hilang

7 September 2022

Patung Soekarno Hiasi Lanskap Kepulauan Tanimbar

4 Oktober 2022

Diduga Diretas, Bank DKI Alami Kebocoran Dana Internal Hingga Rp100 Miliar

17 April 2025

Saldo Lenyap-Pinjaman Di-mark up, Nasabah Demo Kantor Bank di Tulungagung

12 Juni 2023

BRI Tawarkan 5 Layanan Produk Pegadaian ke Nasabah Prioritas, Apa Saja?

22 Juni 2023

Menjaga Kepercayaan pada Bank Syariah

29 Mei 2023

Laba Bank BRI Naik 18,8% Jadi Rp 29,56 T di Semester I-2023

30 Agustus 2023
© Copyright Bankterkini Team All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Entertainment
    • Gaming
    • Movie
    • Music
    • Sports
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Food
    • Travel
    • Health
  • News
    • Bussiness
    • Politics
    • Science
    • World
  • Tech
    • Apps
    • Gadget
    • Mobile