bankterkini.com
  • Berita Terkini
  • Cari
Jumat, Mei 8, 2026
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Cari
No Result
View All Result
bankterkini.com
No Result
View All Result

Kereta Cepat JKT-BDG: Studi Awal Jepang Malah Digarap China, Eh Biaya Bengkak

admin by admin
27 Juli 2022
in info Bank
0
Kereta Cepat JKT-BDG: Studi Awal Jepang Malah Digarap China, Eh Biaya Bengkak
Jakarta –

Pembangunan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) masih menemui banyak kendala. Terbaru China Development Bank (CDB) meminta pemerintah Indonesia menutup pembengkakan biaya melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Pembangunan mega proyek ini dari awal memang banyak ‘dramanya’. Digagas di era kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), rencana proyek itu bergulir hingga era kepemimpinan Joko Widodo (Jokowi).

Awalnya pemerintah melalui Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) memang melakukan studi kelayakan proyek Kereta Cepat dengan Japan Internasional Corporation Agency (JICA).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Studi saat itu dilakukan untuk membangun kereta semi cepat Jakarta-Surabaya, dengan jarak sepanjang 748 km. Nantinya, kereta diproyeksi bisa menempuh jarak tersebut dalam waktu 5,5 jam dengan kecepatan rata-rata 160 kilometer.

Dana untuk melakukan studi proyek Kereta Cepat tersebut ditalangi oleh JICA. Proses studi kelayakan pun dimulai pada awal 2014. Besaran dana pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Surabaya pun diperkirakan mencapai Rp 100 triliun.

Setelah melalui berbagai pertimbangan baik ekonomi maupun politik, akhirnya pemerintah memutuskan membangun kereta cepat secara bertahap. Pemerintah memutuskan membangun dengan rute Jakarta-Bandung terlebih dahulu sepanjang 150 km yang nilai awal proyeknya senilai Rp 67 triliun.

Pemerintah pun membuka lelang terbuka bagi negara-negara yang tertarik proyek itu. Masuklah China sebagai tandingan Jepang yang sudah menyatakan minatnya terlebih dahulu.

Utusan Jepang Izumi Hiroto membawa proposal revisi kedua ke Jakarta pada 26 Agustus 2015. Tidak lama setelahnya, China mengirimkan proposalnya pada 11 Agustus 2015 lalu.

Bersambung ke halaman selanjutnya.

Tags: Berita Terkait
Previous Post

Kominfo Sambut Inisiatif BNI Kembangkan Industri Game

Next Post

China Minta Pemerintah RI Talangi Biaya, Kereta Cepat JKT-BDG Harusnya Rampung 2019

Next Post
China Minta Pemerintah RI Talangi Biaya, Kereta Cepat JKT-BDG Harusnya Rampung 2019

China Minta Pemerintah RI Talangi Biaya, Kereta Cepat JKT-BDG Harusnya Rampung 2019

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Rencana Perubahan Skema Subsidi KRL Jabodetabek

Subsidi KRL Jabodetabek Mulai 2025, Kelas Menengah Harus Bersiap Menghadapi Kenaikan Biaya

30 Agustus 2024
Catatan buat BSI yang Tengah Dilanda Kabar Data Bocor

Catatan buat BSI yang Tengah Dilanda Kabar Data Bocor

16 Mei 2023
Segar nan Pedas, Cobain Resep Sambal Nanas Khas Desa Siwarak Purbalingga

Segar nan Pedas, Cobain Resep Sambal Nanas Khas Desa Siwarak Purbalingga

14 November 2023
Pendaftaran TKD Dibuka, KPU Jatim Larang Kepala Daerah Jadi Ketua Timses

Pendaftaran TKD Dibuka, KPU Jatim Larang Kepala Daerah Jadi Ketua Timses

15 November 2023
Bank BUMN Wajib Kembangkan Sistem Digital untuk Sektor Perumahan

Bank BUMN Wajib Kembangkan Sistem Digital untuk Sektor Perumahan

22 Oktober 2022
Hati-Hati Ada Begal Rekening Pakai Soceng! Ini 4 Modusnya

Hati-Hati Ada Begal Rekening Pakai Soceng! Ini 4 Modusnya

17 Juni 2022

Menengok Aktivitas Perbankan di BRI Unit Likupang

27 November 2023

Pendaftaran SBMPTN 2022 Buka Hari Ini! Cek Syarat, Cara Daftar, Biaya, Jadwal

23 Maret 2022

Siap-siap Rek! 8 Bansos Cair Juni 2022, Ada BLT Gaji-Minyak Goreng

14 Juni 2022

Direkturnya Terseret Korupsi, Waskita Mau RUPSLB buat Angkat Penggantinya

24 Januari 2023

Tekanan Ekonomi dari Pinjol dan Judol Picu Tragedi Keluarga di Cirendeu

8 Januari 2025

Laba BUMN di 2021 Tembus Rp 126 Triliun, BRI Jadi Penyumbang Terbesar

11 Juni 2022

Ada BRILIANPRENEUR 2021, Masyarakat Diminta Dukung Produk Lokal

9 Desember 2021

Tuntutan 7 Tahun Bui Bagi Eks Karyawati Penilap Duit Nasabah Bank

10 Juni 2023

BSI, Nyaman di Teknologi dan Tenang di Hati

31 Desember 2022

DPLK BRI Ajak UMKM Persiapkan Dana Pensiun

8 November 2023
© Copyright Bankterkini Team All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Entertainment
    • Gaming
    • Movie
    • Music
    • Sports
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Food
    • Travel
    • Health
  • News
    • Bussiness
    • Politics
    • Science
    • World
  • Tech
    • Apps
    • Gadget
    • Mobile