bankterkini.com
  • Berita Terkini
  • Cari
Sabtu, Mei 30, 2026
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Cari
No Result
View All Result
bankterkini.com
No Result
View All Result

Arus Lebaran Aman dan Lancar, Kakorlantas Siapkan Rekayasa One Way Arus Balik

Christine Natalia by Christine Natalia
21 Maret 2026
in News
0
Kakorlantas Tekankan Arus Lebaran Aman, Skema One Way Arus Balik Disusun

Kakorlantas Tekankan Arus Lebaran Aman, Skema One Way Arus Balik Disusun

Jakarta – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho menyampaikan bahwa kondisi arus lalu lintas pada Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah terpantau dalam keadaan terkendali, baik di jalur tol maupun arteri. Hal tersebut disampaikan dalam pembaruan situasi terkini yang juga mencakup langkah antisipasi menghadapi arus balik dan mobilitas masyarakat pasca-Lebaran.

Dalam keterangannya, Kakorlantas mengawali dengan menyampaikan ucapan Idulfitri kepada masyarakat. Selanjutnya, ia menjelaskan bahwa secara umum arus kendaraan pada hari H Lebaran masih dapat dikelola dengan baik, meskipun sempat terjadi peningkatan volume kendaraan di beberapa titik.

Ia mengungkapkan bahwa pada pukul 11.00 WIB sempat terjadi lonjakan arus di ruas Tol Jakarta-Cikampek, khususnya di segmen KM 57 hingga KM 70. Kondisi tersebut mendorong petugas untuk segera menerapkan rekayasa lalu lintas berupa contraflow guna menjaga kelancaran arus kendaraan yang menuju Trans Jawa.

Menurutnya, langkah tersebut terbukti efektif dalam mengurai kepadatan sehingga arus kendaraan tetap bergerak. Ia menegaskan bahwa pengaturan lalu lintas dilakukan secara cepat dan responsif berdasarkan kondisi lapangan.

Selain itu, Kakorlantas juga memaparkan distribusi kendaraan selama arus mudik. Sekitar 66 persen kendaraan tercatat bergerak menuju jalur Trans Jawa, sementara sekitar 33 persen lainnya mengarah ke wilayah Jawa Barat. Data ini menjadi dasar dalam menyusun strategi pengelolaan arus balik yang diperkirakan akan mengalami lonjakan serupa.

Untuk wilayah Jawa Barat, ia menyebutkan bahwa keberadaan jalur alternatif seperti Tol Japek II Selatan menjadi solusi strategis dalam mengurangi kepadatan. Jalur tersebut bahkan telah diuji coba dan direncanakan akan difungsikan secara maksimal saat puncak arus balik.

Sementara itu, untuk kendaraan yang menuju jalur Trans Jawa, pengelolaan lalu lintas akan dilakukan secara lebih intensif. Hal ini mengingat tingginya volume kendaraan yang bergerak di koridor tersebut.

Kakorlantas juga menyoroti pentingnya antisipasi terhadap fenomena aglomerasi, yaitu pergerakan masyarakat dalam jarak dekat antarwilayah. Aktivitas ini diperkirakan akan meningkat setelah Hari Raya, terutama di kawasan seperti Jabodetabek, Solo Raya, Semarang, hingga wilayah Jawa Timur dan Bali.

Menurutnya, aglomerasi berpotensi menimbulkan kepadatan di sejumlah titik, termasuk kawasan wisata. Oleh karena itu, seluruh jajaran kepolisian telah disiagakan melalui pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas tersebut.

Pengamanan juga difokuskan pada lokasi wisata yang diperkirakan mengalami peningkatan kunjungan. Pengelolaan lalu lintas di kawasan tersebut mencakup pengaturan arus masuk dan keluar, penyediaan kantong parkir, serta penertiban parkir liar yang berpotensi menghambat kelancaran lalu lintas.

Selain itu, Kakorlantas memastikan bahwa kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama periode Lebaran tetap dalam keadaan kondusif. Ia menyebutkan bahwa tidak terdapat peristiwa menonjol yang mengganggu stabilitas keamanan.

Dari sisi keselamatan, terdapat tren positif yang ditunjukkan melalui penurunan angka kecelakaan. Data terbaru mencatat bahwa angka fatalitas korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas mengalami penurunan hingga 27 persen. Sementara itu, jumlah kejadian kecelakaan juga menurun sekitar 3,5 persen.

Capaian tersebut menunjukkan efektivitas langkah pengamanan dan pengaturan lalu lintas yang telah dilakukan. Kakorlantas menegaskan bahwa tren positif ini akan terus dipertahankan hingga periode arus balik.

Terkait arus balik, Korlantas Polri telah menyiapkan berbagai skenario rekayasa lalu lintas, termasuk penerapan sistem one way. Rencananya, pada 23 Maret akan dilakukan pengelolaan awal berdasarkan data traffic counting. Jika diperlukan, akan diterapkan one way lokal secara bertahap dari KM 414 menuju KM 70.

Skema tersebut akan dilaksanakan dalam beberapa tahap. Pada tahap awal, penerapan one way kemungkinan akan dimulai hingga KM 263 atau kawasan Pejagan. Apabila volume kendaraan masih tinggi, maka sistem tersebut akan diperluas hingga KM 70.

Selain itu, untuk mengantisipasi penyempitan jalur di sekitar KM 70, petugas juga menyiapkan contraflow di segmen tertentu, seperti dari KM 70 hingga KM 55 atau bahkan hingga KM 36. Keputusan tersebut akan disesuaikan dengan kondisi lalu lintas yang terus dipantau secara real-time.

Dengan berbagai langkah yang telah disiapkan, Kakorlantas berharap arus balik Lebaran dapat berjalan lancar dan aman. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati dalam berkendara, menjaga kondisi fisik, serta mematuhi aturan lalu lintas.

Menurutnya, keberhasilan pengelolaan arus lalu lintas tidak hanya bergantung pada petugas, tetapi juga pada kesadaran masyarakat. Oleh karena itu, kerja sama antara pengguna jalan dan aparat menjadi kunci utama dalam menjaga keselamatan selama periode Lebaran.

Tags: arus balik 2026arus lebaranKakorlantas Polrilalu lintas terkendalione way nasional
Previous Post

Tren Positif Mudik 2026, Kakorlantas Sebut Kecelakaan Turun 15% dan Fatalitas 38%

Next Post

Kakorlantas Optimalkan Pengamanan Mudik Lokal di Solo Raya, Bali, dan Sekitarnya

Next Post
Kakorlantas Siagakan Jajaran Hadapi Lonjakan Mudik Lokal di Jabodetabek hingga Bali

Kakorlantas Optimalkan Pengamanan Mudik Lokal di Solo Raya, Bali, dan Sekitarnya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pendanaan Transisi Energi Bisa Jadi Jebakan Utang? Erick Bilang Gini

Pendanaan Transisi Energi Bisa Jadi Jebakan Utang? Erick Bilang Gini

21 November 2023
Erick Thohir ke FH BUMN: Persepsi-Brand Positioning Harus Dikelola Baik

Erick Thohir ke FH BUMN: Persepsi-Brand Positioning Harus Dikelola Baik

29 November 2021
3 Arahan Ma’ruf Amin dalam Peresmian Bank Riau Kepri Syariah

3 Arahan Ma’ruf Amin dalam Peresmian Bank Riau Kepri Syariah

26 Agustus 2022
RI Butuh Rp 6.445 Triliun Buat Bangun Infrastruktur Sampai 2024

RI Butuh Rp 6.445 Triliun Buat Bangun Infrastruktur Sampai 2024

14 April 2022
Ingin Dapat BSU Gelombang 2? Karyawan Wajib Lakukan Ini

Ingin Dapat BSU Gelombang 2? Karyawan Wajib Lakukan Ini

15 Desember 2021
Warga Rusia Hindari Mobilisasi ke Ukraina: Saya Akan Patahkan Kaki-Tangan

Warga Rusia Hindari Mobilisasi ke Ukraina: Saya Akan Patahkan Kaki-Tangan

24 September 2022
Peluncuran Muslimpreneur BSI, Erick Thohir Bicara Tingkat Wirausaha Indonesia

Peluncuran Muslimpreneur BSI, Erick Thohir Bicara Tingkat Wirausaha Indonesia

20 Januari 2022

BNI Raih Penghargaan Most Innovative Bank dari Diktiristek

18 Desember 2022

Cara Daftar e-Form BRI Untuk Setor Tunai, Tak Perlu Ribet Antre!

13 Mei 2023

Ruko Kantor Cabang BRI Pasar Kliwon Kudus Terbakar

13 Januari 2022

Marak Penipuan Atas Nama Bank, Ini Pesan Penting BRI buat Nasabah

9 Juni 2022

Bank BUMN Punya Cara Gaet Milenial Beli Rumah, Begini Strateginya

31 Oktober 2021

Kesepakatan RI-AS: Barang AS Bebas Tarif, Ekspor RI Dikenai 19%

18 Juli 2025

Skema ETM Dinilai Jadi Kunci Percepat Transisi Energi

18 Oktober 2022

Mantap! Tembus 26,3 Juta Pengguna, Transaksi BRImo Melonjak 99%

29 April 2023

Alasan Pemilik Bikin Rumah DP Rp 0 Jadi Kosan: Kena PHK dan Butuh Uang

24 Juni 2023
© Copyright Bankterkini Team All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Entertainment
    • Gaming
    • Movie
    • Music
    • Sports
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Food
    • Travel
    • Health
  • News
    • Bussiness
    • Politics
    • Science
    • World
  • Tech
    • Apps
    • Gadget
    • Mobile