bankterkini.com
  • Berita Terkini
  • Cari
Rabu, Agustus 5, 2026
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Cari
No Result
View All Result
bankterkini.com
No Result
View All Result

Jasindo Pangkas Karyawan, Ada Apa dengan Industri Asuransi?

admin by admin
11 November 2022
in info Bank
0
Jasindo Pangkas Karyawan, Ada Apa dengan Industri Asuransi?

Jakarta –

PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) dikabarkan memiliki rencana pemangkasan karyawan. Asuransi Jasindo sendiri merupakan salah satu badan usaha milik negara (BUMN) yang bergerak di bidang asuransi umum.

Jika perusahaan asuransi BUMN saja sudah melakukan pemangkasan karyawan, ada apa sebenarnya dengan industri asuransi nasional?

Pengamat Perasuransian Irvan Rahardjo mengungkapkan saat ini kondisi industri asuransi sebenarnya sedang kondisi yang tidak baik-baik saja. Karena itu dibutuhkan review dan evaluasi terkait produk-produk yang diterbitkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Irvan mencontohkan, seperti Jasindo yang melakukan pemangkasan jumlah karyawan. “Jasindo itu contoh salah satunya, sudah pangkas banyak pegawai. Kantor cabang sudah banyak ditutup dan sudah menyusut sekali,” kata Irvan saat dihubungi, Jumat (11/11/2022).

Menurut Irvan masalah pada industri asuransi ini terjadi karena adanya produk asuransi kredit. Produk itu adalah hasil kerja sama dengan bank-bank.

Nah produk-produk ini membuat perusahaan asuransi kesulitan karena menanggung banyak sekali klaim. Sebelum ini terjadi, masalah harga juga menjadi penyebab tertekannya industri asuransi.

Hal ini karena adanya persaingan dengan perusahaan-perusahaan lainnya. “Dampak terburuk dari masalah ini adalah bank akan sulit menyalurkan kredit. Karena kalau ada kenaikan premi yang dibebankan ke nasabah, ini akan mempengaruhi minat nasabah juga,” ujar dia.

Pasalnya selama ini, perusahaan asuransi yang memiliki produk asuransi jiwa kredit membutuhkan backup dari perusahaan reasuransi. Namun asuransi Indonesia di mata perusahaan reasuransi harganya rendah jadi jauh di bawah standar, sehingga dianggap tidak bagus.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) selaku regulator dinilai harus mengambil langkah cepat. Misalnya melakukan review terhadap permohonan produk yang diajukan oleh perusahaan asuransi.

“Jadi OJK diharapkan tidak memberikan izin produk jika terlalu luas. Harus spesifik dan jelas apakah risiko itu bisa diasuransikan dan dipertanggungjawabkan,” jelasnya.

Dari data Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) kinerja asuransi umum kuartal II 2022 masih mengalami pertumbuhan.

Pada kuartal II pendapatan premi tercatat Rp 46,03 triliun tumbuh 20% dibanding periode yang sama tahun 2021. Ada tiga lini bisnis asuransi umum yang negatif seperti Asuransi Marine Hull, Asuransi Personal Accident dan Asuransi Surety Ship.

Kemudian dari pencatatan klaim pada kuartal II 2022 Rp 17,7 triliun. Terkontraksi 35,7% dibandingkan periode yang sama tahun 2021. Untuk rasio klaim yang terkontraksi adalah Asuransi Aviation, Asuransi Energy On Shore dan Asuransi Personal Accident.

(kil/das)

Previous Post

Industri Asuransi Lagi Tidak Baik-baik Saja!

Next Post

ST009 Siap Dibeli, Bibit.id: Solusi Punya Passive Income Menguntungkan

Next Post
ST009 Siap Dibeli, Bibit.id: Solusi Punya Passive Income Menguntungkan

ST009 Siap Dibeli, Bibit.id: Solusi Punya Passive Income Menguntungkan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank BUMN Mau Terbitkan Obligasi Demi Dongkrak Kredit Rumah Murah

Bank BUMN Mau Terbitkan Obligasi Demi Dongkrak Kredit Rumah Murah

19 November 2021
Bank Mandiri Group Beri Kado Tabungan-Koin Emas ke Tim Paskibraka 2023

Bank Mandiri Group Beri Kado Tabungan-Koin Emas ke Tim Paskibraka 2023

19 Agustus 2023
Gandeng Brand Fesyen Lokal, BRI Bantu Restorasi 10 Hektare Hutan

Gandeng Brand Fesyen Lokal, BRI Bantu Restorasi 10 Hektare Hutan

5 Juli 2022
Bamsoet Dukung Rencana Pemerintah Kasih Bunga Pinjaman 0% untuk UMKM

Bamsoet Dukung Rencana Pemerintah Kasih Bunga Pinjaman 0% untuk UMKM

23 Februari 2023
Banyak Dicari, Uang Jadul Rp 100 Kapal Pinisi Dijual Laku Segini

Banyak Dicari, Uang Jadul Rp 100 Kapal Pinisi Dijual Laku Segini

23 Oktober 2022
Yuk Ikut Ramaikan Opening Ceremony UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2022!

Yuk Ikut Ramaikan Opening Ceremony UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2022!

9 Desember 2022
Stafsus Erick Thohir Ungkap Nama Komisaris BUMN yang Mundur Ikut Timses Capres

Stafsus Erick Thohir Ungkap Nama Komisaris BUMN yang Mundur Ikut Timses Capres

27 November 2023

Dongkrak Kualitas Jurnalis RI, BRI Gelar Fellowship Journalism 2024

14 November 2023

Rektor Antara Didakwa Endapkan Dana SPI Unud Agar Dapat Mobil dari Bank

24 Oktober 2023

Rencana Right Issue BNI Dipelototi DPR

8 Desember 2021

Jumbo! Laba BRI di 2021 Tembus Rp 32 Triliun

3 Februari 2022

BSU atau BLT Gaji Rp 1 Juta 2022 Segera Cair, Cek Namamu Sekarang!

13 Juni 2022

PPATK Hentikan Sementara Transaksi di Rekening Dormant, Ini Penjelasannya

19 Mei 2025

Nggak Pakai Lama, Buka Rekening Valas-Transfer Luar Negeri Bisa Via BRImo

14 Juni 2023

Dana Pensiun BUMN Ada 108, Erick Thohir Mau Rampingkan

22 Maret 2022

Biar Gak Kebobolan, Ini 7 Tips Menyimpan Uang di Bank dengan Aman

20 Januari 2023
© Copyright Bankterkini Team All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Entertainment
    • Gaming
    • Movie
    • Music
    • Sports
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Food
    • Travel
    • Health
  • News
    • Bussiness
    • Politics
    • Science
    • World
  • Tech
    • Apps
    • Gadget
    • Mobile