bankterkini.com
  • Berita Terkini
  • Cari
Minggu, Mei 3, 2026
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Cari
No Result
View All Result
bankterkini.com
No Result
View All Result

Jebakan Utang China Bikin Gaduh, Ini Penjelasan Stafsus Sri Mulyani

admin by admin
11 Desember 2021
in info Bank
0
Jebakan Utang China Bikin Gaduh, Ini Penjelasan Stafsus Sri Mulyani

Jakarta –

Jebakan utang dari China kembali menyita perhatian publik. Mulanya, hal itu ramai usai Uganda terancam kehilangan bandara internasionalnya karena tidak bisa bayar utang ke China.

Nah, di Indonesia soal utang China juga sempat menggemparkan masyarakat. Hal itu karena munculnya laporan AidData terkait ‘hidden debt’ atau utang tersembunyi dari China.

Kementerian Keuangan mengatakan, hidden debt versi AidData tidak dimaksudkan sebagai utang yang tidak dilaporkan atau disembunyikan, melainkan utang non pemerintah yang jika wanprestasi berisiko menyerempet pemerintah.

“Jadi di titik ini kita sepakat, ini bukan isu transparansi,” kata Staf Khusus Menteri Keuangan Yustinus Prastowo dalam keterangan yang diterima detikcom, Senin (6/12/2021).

Utang tersebut dihasilkan dari skema business to business (B to B) yang dilakukan dengan BUMN, bank milik negara, Special Purpose Vehicle (SPV), perusahaan patungan dan swasta. Sementara utang BUMN tidak tercatat sebagai utang pemerintah dan bukan bagian dari utang yang dikelola pemerintah.

Begitu juga dengan utang dengan perusahaan patungan dan swasta tidak masuk dalam wewenang pemerintah. Sehingga, jika pihak-pihak tersebut menerima pinjaman maka pinjaman ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab mereka.

“Penarikan Utang Luar Negeri (ULN) yang dilakukan oleh pemerintah, BUMN, dan swasta tercatat dalam Statistik Utang Luar Negeri Indonesia (SULNI). SULNI disusun dan dipublikasikan secara bulanan oleh Bank Indonesia bersama Kementerian Keuangan. Clear dan transparan,” ujarnya.

Berdasarkan data SULNI per akhir Juli 2021, total ULN Indonesia dari China sebesar US$ 21,12 miliar, terdiri dari utang yang dikelola pemerintah sebesar US$ 1,66 miliar (0,8% dari total ULN pemerintah), serta utang BUMN dan swasta dengan total mencapai US$ 19,46 miliar.

“Dengan demikian, dalam konteks Indonesia, tidak tepat jika terdapat ULN (termasuk pinjaman China) yang dikategorikan sebagai ‘hidden debt‘. Semua ULN yang masuk ke Indonesia tercatat dalam SULNI dan informasinya dapat diakses oleh publik. Tak ada yang disembunyikan atau sembunyi-sembunyi,” kata Prastowo.

Terkait utang BUMN yang dijamin, lanjutnya, utang ini dianggap kewajiban kontinjensi pemerintah. Kewajiban kontinjensi tersebut tidak akan menjadi beban yang harus dibayarkan pemerintah sepanjang mitigasi risiko default dijalankan. Dia bilang, kondisi saat ini adalah zero default atas jaminan pemerintah.

“Kewajiban kontinjensi memiliki batasan maksimal penjaminan oleh pemerintah. Batas maksimal pemberian penjaminan baru terhadap proyek infrastruktur yang diusulkan memperoleh jaminan pada 2020 – 2024 sebesar 6% terhadap PDB 2024,” katanya.

“Dengan tata kelola seperti ini, mitigasi risiko dilakukan sedini mungkin dan tidak akan menjadi beban pemerintah, apalagi beban yang tak terbayarkan. Jadi sekali lagi, tak perlu khawatir sepanjang dikaitkan dengan pemerintah. Mari terus semangat dan berkolaborasi untuk negeri,” sambungnya

(eds/eds)

Tags: Berita Terkait
Previous Post

Perhatian Bos BUMN! Erick Thohir Minta Jangan Saling Cemburu

Next Post

BRI dan Universitas Hasanuddin Rilis Aplikasi UnhasPay, Apa Itu?

Next Post
BRI dan Universitas Hasanuddin Rilis Aplikasi UnhasPay, Apa Itu?

BRI dan Universitas Hasanuddin Rilis Aplikasi UnhasPay, Apa Itu?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pakar IT Bicara Kemerdekaan: Pengembangan Teknologi di Segala Bidang

Pakar IT Bicara Kemerdekaan: Pengembangan Teknologi di Segala Bidang

18 Agustus 2022
Plaza Atrium Senen Dijual Pemilik, Gimana Nasib Tenant?

Plaza Atrium Senen Dijual Pemilik, Gimana Nasib Tenant?

27 September 2023
Dukungan BRI Bantu Atasi Tumpukan Sampah di Tepi Sungai Citarum

Dukungan BRI Bantu Atasi Tumpukan Sampah di Tepi Sungai Citarum

17 November 2023
Bank Raya Ganti Logo, Ini Tujuannya

Bank Raya Ganti Logo, Ini Tujuannya

8 November 2023
BRI Nilai Reformasi KUR Percepat Graduasi UMKM Naik Kelas

BRI Nilai Reformasi KUR Percepat Graduasi UMKM Naik Kelas

4 Mei 2023
Andre Rosiade Kirim Bantuan-Minta Gerindra Pasbar Bangun Posko Korban Gempa

Andre Rosiade Kirim Bantuan-Minta Gerindra Pasbar Bangun Posko Korban Gempa

25 Februari 2022
500 UMKM Mejeng di Pameran 3D Virtual BRILIANPRENEUR 2021, Penasaran?

500 UMKM Mejeng di Pameran 3D Virtual BRILIANPRENEUR 2021, Penasaran?

6 Desember 2021

Pesta Rakyat Simpedes 2023 Hadirkan Semarak Pesta Seni-Edukasi Keuangan

25 Agustus 2023

Klik bsu.kemnaker.go.id untuk Cek Status BLT Subsidi Gaji Rp 1 Juta

26 Oktober 2021

Siap-siap ‘Pengabdi’ Cicilan, Bunga KPR Diramal Makin Bengkak

29 November 2022

BTN Kantongi Restu DPR buat Rights Issue Rp 2,98 T

7 Juni 2022

Serbu! Ini Daftar BUMN yang Buka Lowongan dan Posisinya

12 April 2022

Cerita Jagoan Silat di Merauke, Ukir Prestasi Bela Diri dan Akademis

4 Desember 2023

Modus WN Latvia Pelaku Skimming di Jakarta: Wajah Ditutup Topi dan Masker

20 Mei 2022

Dirut BRI Raih The Best SME Banker di Ajang Bergengsi se-Asia

7 Juli 2022

Pemberdayaan dan Pendampingan BRI Sentuh 19.533 Klaster Usaha

5 November 2023
© Copyright Bankterkini Team All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Entertainment
    • Gaming
    • Movie
    • Music
    • Sports
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Food
    • Travel
    • Health
  • News
    • Bussiness
    • Politics
    • Science
    • World
  • Tech
    • Apps
    • Gadget
    • Mobile