bankterkini.com
  • Berita Terkini
  • Cari
Minggu, April 12, 2026
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Cari
No Result
View All Result
bankterkini.com
No Result
View All Result

Jebakan Utang China Bikin Gaduh, Ini Penjelasan Stafsus Sri Mulyani

admin by admin
11 Desember 2021
in info Bank
0
Jebakan Utang China Bikin Gaduh, Ini Penjelasan Stafsus Sri Mulyani

Jakarta –

Jebakan utang dari China kembali menyita perhatian publik. Mulanya, hal itu ramai usai Uganda terancam kehilangan bandara internasionalnya karena tidak bisa bayar utang ke China.

Nah, di Indonesia soal utang China juga sempat menggemparkan masyarakat. Hal itu karena munculnya laporan AidData terkait ‘hidden debt’ atau utang tersembunyi dari China.

Kementerian Keuangan mengatakan, hidden debt versi AidData tidak dimaksudkan sebagai utang yang tidak dilaporkan atau disembunyikan, melainkan utang non pemerintah yang jika wanprestasi berisiko menyerempet pemerintah.

“Jadi di titik ini kita sepakat, ini bukan isu transparansi,” kata Staf Khusus Menteri Keuangan Yustinus Prastowo dalam keterangan yang diterima detikcom, Senin (6/12/2021).

Utang tersebut dihasilkan dari skema business to business (B to B) yang dilakukan dengan BUMN, bank milik negara, Special Purpose Vehicle (SPV), perusahaan patungan dan swasta. Sementara utang BUMN tidak tercatat sebagai utang pemerintah dan bukan bagian dari utang yang dikelola pemerintah.

Begitu juga dengan utang dengan perusahaan patungan dan swasta tidak masuk dalam wewenang pemerintah. Sehingga, jika pihak-pihak tersebut menerima pinjaman maka pinjaman ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab mereka.

“Penarikan Utang Luar Negeri (ULN) yang dilakukan oleh pemerintah, BUMN, dan swasta tercatat dalam Statistik Utang Luar Negeri Indonesia (SULNI). SULNI disusun dan dipublikasikan secara bulanan oleh Bank Indonesia bersama Kementerian Keuangan. Clear dan transparan,” ujarnya.

Berdasarkan data SULNI per akhir Juli 2021, total ULN Indonesia dari China sebesar US$ 21,12 miliar, terdiri dari utang yang dikelola pemerintah sebesar US$ 1,66 miliar (0,8% dari total ULN pemerintah), serta utang BUMN dan swasta dengan total mencapai US$ 19,46 miliar.

“Dengan demikian, dalam konteks Indonesia, tidak tepat jika terdapat ULN (termasuk pinjaman China) yang dikategorikan sebagai ‘hidden debt‘. Semua ULN yang masuk ke Indonesia tercatat dalam SULNI dan informasinya dapat diakses oleh publik. Tak ada yang disembunyikan atau sembunyi-sembunyi,” kata Prastowo.

Terkait utang BUMN yang dijamin, lanjutnya, utang ini dianggap kewajiban kontinjensi pemerintah. Kewajiban kontinjensi tersebut tidak akan menjadi beban yang harus dibayarkan pemerintah sepanjang mitigasi risiko default dijalankan. Dia bilang, kondisi saat ini adalah zero default atas jaminan pemerintah.

“Kewajiban kontinjensi memiliki batasan maksimal penjaminan oleh pemerintah. Batas maksimal pemberian penjaminan baru terhadap proyek infrastruktur yang diusulkan memperoleh jaminan pada 2020 – 2024 sebesar 6% terhadap PDB 2024,” katanya.

“Dengan tata kelola seperti ini, mitigasi risiko dilakukan sedini mungkin dan tidak akan menjadi beban pemerintah, apalagi beban yang tak terbayarkan. Jadi sekali lagi, tak perlu khawatir sepanjang dikaitkan dengan pemerintah. Mari terus semangat dan berkolaborasi untuk negeri,” sambungnya

(eds/eds)

Tags: Berita Terkait
Previous Post

Perhatian Bos BUMN! Erick Thohir Minta Jangan Saling Cemburu

Next Post

BRI dan Universitas Hasanuddin Rilis Aplikasi UnhasPay, Apa Itu?

Next Post
BRI dan Universitas Hasanuddin Rilis Aplikasi UnhasPay, Apa Itu?

BRI dan Universitas Hasanuddin Rilis Aplikasi UnhasPay, Apa Itu?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BRI Buka Layanan Terbatas Selama Libur & Cuti Bersama Idul Adha

BRI Buka Layanan Terbatas Selama Libur & Cuti Bersama Idul Adha

3 Juli 2023
Danantara Alihkan 516 Juta Saham Seri B Telkom ke BP BUMN, Struktur Kepemilikan Saham Negara Berubah

Danantara Alihkan 516 Juta Saham Seri B Telkom ke BP BUMN, Struktur Kepemilikan Negara Mengalami Penyesuaian

8 Januari 2026
Siasat Ecky Pura-pura Hilang hingga Terbongkar Mutilasi Angela

Siasat Ecky Pura-pura Hilang hingga Terbongkar Mutilasi Angela

8 Januari 2023
Biaya Proyek Kereta Cepat JKT-BDG Makin Bengkak, Siapa yang Tanggung?

Biaya Proyek Kereta Cepat JKT-BDG Makin Bengkak, Siapa yang Tanggung?

21 Juni 2022
Top! BRI Perusahaan Publik Terbesar di RI Versi Forbes Global 2000

Top! BRI Perusahaan Publik Terbesar di RI Versi Forbes Global 2000

18 Mei 2022
BRI & Inggris Beri Literasi Digital buat UMKM Perempuan di Lampung-Jabar

BRI & Inggris Beri Literasi Digital buat UMKM Perempuan di Lampung-Jabar

19 November 2023
Ini Harga Tiket Presale WSBK 2022 di Sirkuit Mandalika

Ini Harga Tiket Presale WSBK 2022 di Sirkuit Mandalika

31 Agustus 2022

Beri Motivasi ke Wisudawan Unperba, Bamsoet: Terus Berusaha Meraih Impian

15 September 2023

Sederet Upaya BRI Wujudkan Alternatif Model Korporatisasi Usaha Mikro

12 Februari 2022

Erick Thohir Rombak Direksi & Komisaris BNI, Ini Daftar Lengkapnya

31 Agustus 2022

Bank Mandiri Genjot Program Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan di 2023

24 November 2023

Ekonomi Masih Bikin Waswas, Begini Kinerja Bank Daerah

7 September 2023

Hotman Sebut Fasilitas Mobil dari Bank Hanya Aspek Marketing, Bukan Korupsi

24 Oktober 2023

Airlangga Ungkap Kredit Macet UMKM Bisa Dihapus, Begini Syaratnya!

17 Juli 2023

70 BUMN Ditutup, Bagaimana Nasib Karyawannya?

27 November 2021

Penampakan Tanda Terima Uang Baru Rp 5 M yang Rp 3,7 M Disita Polisi

25 April 2022
© Copyright Bankterkini Team All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Entertainment
    • Gaming
    • Movie
    • Music
    • Sports
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Food
    • Travel
    • Health
  • News
    • Bussiness
    • Politics
    • Science
    • World
  • Tech
    • Apps
    • Gadget
    • Mobile