bankterkini.com
  • Berita Terkini
  • Cari
Senin, Juni 29, 2026
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Cari
No Result
View All Result
bankterkini.com
No Result
View All Result

15 Bank Daerah Kurang Modal, Pemerintah Diminta Suntikkan Dana Abadi

admin by admin
24 Desember 2021
in info Bank
0
15 Bank Daerah Kurang Modal, Pemerintah Diminta Suntikkan Dana Abadi

Jakarta –

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD RI), Sultan B Najamudin meminta pemerintah melalui Lembaga Pengelola Investasi (LPI) atau INA (Indonesia Investment Authority) turut menyuntikkan tambahan modal SWF (Sovereign Wealth Fund) kepada BPD (Bank Pembangunan Daerah) yang membutuhkan.

Pasalnya berdasarkan laporan hingga September 2021, terdapat 15 BPD yang masih memiliki modal inti di bawah Rp 3 triliun. Krisis pandemi COVID-19 memberi dampak langsung terhadap kinerja keuangan perbankan hingga membuat banyak BPD mengalami kekurangan modal sesuai standar minimal peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Adapun ke-15 BPD tersebut antara lain, Bank Riau Kepri, Bank BPD DIY, Bank Aceh Syariah, Bank NTT, Bank Kalsel, Bank Jambi, Bank Kalteng, Bank NTB Syariah, Bank SulutGo, Bank Sultra, Bank Maluku Malut, Bank Lampung, Bank Sulteng, Bank Bengkulu, dan Bank Banten.

“Kami mengamati banyak BPD yang mengalami kelesuan performa keuangannya akibat kelesuan modal inti Bank dan itu merupakan BPD di daerah yang secara ekonomi porsi PDB regionalnya relatif kecil,” ungkap Sultan dalam keterangan tertulis, Jumat (24/12/2021).

Mantan Wakil Gubernur Bengkulu ini menilai BPD memiliki peran yang signifikan dalam meningkatkan kinerja ekonomi dan keuangan di suatu daerah. Oleh karena itu, pihaknya mendorong pemerintah untuk tidak saja memberikan suntikan modal kepada Bank BUMN atau Himbara sebab perhatian pemerintah juga harus ditujukan pada lembaga keuangan bank di daerah.

Lebih lanjut, ia menerangkan selama 2021 pemerintah telah menambahkan modal kepada dana abadi Indonesia bernama Indonesia Investment Authority (INA) senilai Rp 60 triliun.

Dengan demikian, lanjutnya, saat ini total modal yang dimiliki oleh Lembaga Pengelola Investasi (LPI) atau INA telah mencapai Rp 75 triliun, sesuai dengan komitmen awal pemerintah setelah pada tahap awal masuk Rp 15 triliun.

Sultan menilai penambahan modal inti pada BPD akan memacu proses percepatan pemulihan ekonomi nasional pasca pandemi, terutama dana Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Meski demikian, ia juga menyoroti kinerja manajemen BPD yang sering kali menjadi penyebab melambatnya pertumbuhan bank. Menurutnya, RUPS juga tentu bertanggung jawab dalam merekrut dan mengawasi direksi BPD.

“Pemerintah daerah, sebagai pemilik saham mayoritas BPD harus aktif mengontrol kualitas manajemen bank. Kehati-hatian harus menjadi prinsip utama dalam mengelola dana nasabah pada sektor investasi,” terangnya.

Mantan ketua HIPMI Bengkulu ini pun mendorong OJK dan lembaga penegakan hukum, baik KPK maupun kejaksaan untuk turut menjadi sistem kontrol yang selalu aktif memantau aktivitas keuangan lembaga keuangan, khususnya BPD.

(prf/hns)

Tags: Berita Terkait
Previous Post

Perjalanan Grup Texmaco: Ngaku Tak Terkait BLBI hingga Asetnya Disita Negara

Next Post

Sidoarjo Mulai Program Digitalisasi Pembayaran di Pasar

Next Post
Sidoarjo Mulai Program Digitalisasi Pembayaran di Pasar

Sidoarjo Mulai Program Digitalisasi Pembayaran di Pasar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Keren! Warga Bantul Bikin Conblock Berbahan Sampah Plastik Tanpa Pembakaran

Keren! Warga Bantul Bikin Conblock Berbahan Sampah Plastik Tanpa Pembakaran

18 Agustus 2022
Allo Bank Siap Gandeng Asuransi Digital

Allo Bank Siap Gandeng Asuransi Digital

7 Juni 2022
Dolar AS Masih Bikin Rupiah Berdarah-darah, BI: Masih Terkendali

Dolar AS Masih Bikin Rupiah Berdarah-darah, BI: Masih Terkendali

25 Oktober 2023
70 BUMN Ditutup, Bagaimana Nasib Karyawannya?

70 BUMN Ditutup, Bagaimana Nasib Karyawannya?

27 November 2021
Manfaat Holding UMi Mulai Dirasakan Masyarakat untuk Ekonomi Keluarga

Manfaat Holding UMi Mulai Dirasakan Masyarakat untuk Ekonomi Keluarga

1 Mei 2023
Pembangunan Infrastruktur Lanjut 2023: Kereta sampai Pelabuhan

Pembangunan Infrastruktur Lanjut 2023: Kereta sampai Pelabuhan

7 Juni 2022
Basuki Surati Erick, Wanti-wanti BUMN Karya Tak Pakai APBN buat Bayar Utang

Basuki Surati Erick, Wanti-wanti BUMN Karya Tak Pakai APBN buat Bayar Utang

9 Agustus 2023

Purba Yudhi Sadewa Resmi Gantikan Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan

10 September 2025

Hadir di AIPF 2023, BNI Pandang ASEAN Sebagai Sumber Pertumbuhan

7 September 2023

BNIDirect Catatkan Volume Transaksi Rp 2.587 T pada Semester I-2022

15 Agustus 2022

Tegas! Jokowi Perintahkan 40% Dana Pemerintah-BUMN Belanja Produk Lokal

20 Mei 2022

Erick Thohir Tegaskan Harga BBM Tak Naik, tapi Subsidi Dikurangi

8 September 2022

Jokowi Serius Bikin Bandara VVIP di IKN, Basuki-Prabowo Keroyokan Garap

9 Juni 2023

Ingat! Penerima BSU Rp 600 Ribu Harus Peserta Aktif BPJS Ketenagakerjaan

7 September 2022

Adik Irwansyah Buron Kasus Korupsi, Keberadaan Istrinya Juga Misterius

22 Oktober 2022

USU Boyong Dua Penghargaan Bergengsi di Anugerah Humas Indonesia

6 November 2023
© Copyright Bankterkini Team All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Entertainment
    • Gaming
    • Movie
    • Music
    • Sports
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Food
    • Travel
    • Health
  • News
    • Bussiness
    • Politics
    • Science
    • World
  • Tech
    • Apps
    • Gadget
    • Mobile