bankterkini.com
  • Berita Terkini
  • Cari
Sabtu, Mei 16, 2026
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Cari
No Result
View All Result
bankterkini.com
No Result
View All Result

AI dan Perbankan: Jalan Menuju Peluang atau Jurang Tantangan?

Christine Natalia by Christine Natalia
11 Oktober 2024
in info Bank
0
Daya Tarik Kecerdasan Buatan di Industri Perbankan

Daya Tarik Kecerdasan Buatan di Industri Perbankan

Bankterkini.com – Industri perbankan kini tengah menghadapi transformasi besar-besaran dengan hadirnya teknologi kecerdasan buatan (AI). Daya tarik teknologi ini tidak hanya menjanjikan efisiensi operasional, tetapi juga mendorong potensi profitabilitas yang signifikan. Menurut sebuah model yang dianalisis, AI dapat memberikan keuntungan secara global sebesar US$170 miliar, yang setara dengan Rp2.652 triliun, dalam beberapa tahun mendatang. Namun, di balik potensi keuntungan tersebut, muncul permasalahan yang tidak kalah penting: pemutusan hubungan kerja (PHK) massal akibat penggantian fungsi manusia dengan teknologi.

Laporan terbaru dari Citi Global Perspectives and Solutions (Citi GPS) menunjukkan bahwa sektor perbankan memiliki proporsi tertinggi dari pekerjaan yang berpotensi tergantikan oleh AI, mencapai 54%. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan dengan industri lain seperti asuransi dan energi. Fenomena ini telah mulai terlihat di bank-bank Eropa yang mulai mengurangi jumlah staf mereka dengan memanfaatkan perangkat AI.

Salah satu contoh nyata dari dampak teknologi ini adalah pengumuman BPER Banca SpA, bank asal Italia. Dalam pernyataan resmi, BPER mengumumkan rencana untuk memangkas 2.000 karyawan dalam waktu dekat. “Optimalisasi dan otomatisasi proses yang diaktifkan oleh AI atau Generatif AI” dijelaskan sebagai alasan utama di balik pemangkasan tersebut, yang diproyeksikan dapat mengurangi jumlah staf hingga 10% hingga tahun 2027, yang berarti sekitar 18.500 orang akan tetap bekerja.

Rencana pemangkasan 10% staf di BPER merupakan salah satu pengumuman pertama dalam konteks pengurangan tenaga kerja yang terkait dengan AI. “PHK akan dilakukan melalui keluarnya karyawan secara sukarela yang telah disepakati dan pergantian secara alami,” ungkap perusahaan tersebut pada hari Kamis waktu setempat. Selain itu, BPER juga berupaya untuk mengalihkan penjualan dari cabang fisik ke saluran digital, yang diharapkan akan berkontribusi dalam pengurangan jumlah karyawan.

Walau terdapat rencana pemangkasan, BPER menyatakan bahwa proyeksi pengurangan tenaga kerja tersebut akan diimbangi dengan perekrutan di area strategis. Hingga tahun 2027, bank ini berencana untuk merekrut 1.100 karyawan baru, terutama dalam bidang IT, guna menyeimbangkan rencana PHK yang mencakup sekitar 3.100 karyawan.

Generatif AI berfungsi untuk menjalankan tugas-tugas repetitif, terutama dalam fungsi back office di dunia perbankan. “Ini akan meningkatkan efisiensi dan mengurangi biaya,” ungkap BPER Banca. Di sisi lain, UBS Group AG telah mengembangkan alat AI yang mampu membantu klien dalam menawarkan potensi transaksi merger dan akuisisi (M&A), dengan kemampuan untuk menganalisis lebih dari 300.000 perusahaan dalam waktu kurang dari setengah menit.

Baca juga: Ekonom Senior Faisal Basri Wafat di Usia 65 Tahun

Di tempat lain, Deutsche Bank AG juga menggunakan teknologi AI untuk memindai portofolio klien kaya, sementara ING Groep NV menyaring nasabah yang berpotensi gagal bayar. JPMorgan Chase & Co, yang terus merekrut talenta baru, mengungkapkan keyakinan CEO Jamie Dimon bahwa teknologi AI akan memungkinkan perusahaan mengurangi hari kerja karyawan menjadi 3,5 hari.

Perubahan yang dibawa oleh AI dalam tenaga kerja di sektor perbankan ini menimbulkan tantangan baru dalam hal perekrutan. Implementasi teknologi ini membutuhkan keahlian yang tidak selalu dimiliki oleh karyawan yang ada saat ini. Misalnya, bank asal Belanda, ING, baru-baru ini merekrut James Robinson, seorang ahli dengan gelar PhD di bidang pembelajaran mesin, untuk mengembangkan teknologi perdagangan valas.

CaixaBank, bank dari Spanyol, berencana membentuk tim yang terdiri dari ratusan pakar kecerdasan buatan dan IT. Mereka mempersiapkan teknologi ini sebagai pilar strategi baru, yang dijadwalkan untuk dipresentasikan bulan depan. Dengan langkah-langkah ini, dapat disimpulkan bahwa meskipun teknologi AI menawarkan potensi keuntungan yang signifikan, tantangan dalam pengelolaan sumber daya manusia tetap menjadi isu yang harus dihadapi oleh industri perbankan.

Sumber: Bloomberg Technoz.

Tags: AIBankKecerdasan BuatanPerbankanTeknologi
Previous Post

Fenomena ‘Makan Tabungan’ pada Kelas Bawah di Tengah Pemulihan Ekonomi

Next Post

OJK Cabut Izin Usaha PT Investree Radika Jaya, Ini Alasannya

Next Post
OJK Cabut Izin Usaha PT Investree Radika Jaya

OJK Cabut Izin Usaha PT Investree Radika Jaya, Ini Alasannya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sri Mulyani Siapkan Anggaran Hampir Rp600 Triliun untuk Bunga Utang 2026

Sri Mulyani Siapkan Anggaran Hampir Rp600 Triliun untuk Bunga Utang 2026

19 Agustus 2025
BUMN Nggak Cuma Tahu Kejar Untung, tapi Juga Serius Perangi Krisis Iklim

BUMN Nggak Cuma Tahu Kejar Untung, tapi Juga Serius Perangi Krisis Iklim

28 Februari 2023
BRI Beri Penghargaan ke UMKM Peserta BRILIANPRENEUR 2022

BRI Beri Penghargaan ke UMKM Peserta BRILIANPRENEUR 2022

18 Desember 2022
Profil Pahala Mansury, Wamen BUMN yang Digeser Jadi Wamenlu

Profil Pahala Mansury, Wamen BUMN yang Digeser Jadi Wamenlu

17 Juli 2023
Lur, Ini Rangkaian Acara Pesta Rakyat Simpedes BRI di Ponorogo

Lur, Ini Rangkaian Acara Pesta Rakyat Simpedes BRI di Ponorogo

5 September 2023
Kiat Jitu Investasi Pemula buat Milenial: Mulai dari Modal Kecil

Kiat Jitu Investasi Pemula buat Milenial: Mulai dari Modal Kecil

25 Februari 2023
Sederet Inovasi Viral ‘S3 Marketing’ BNI Sepanjang 2022

Sederet Inovasi Viral ‘S3 Marketing’ BNI Sepanjang 2022

18 Januari 2023

Jejak Pria Dikabarkan Hilang di Bekasi Ternyata Pelaku Mutilasi

1 Januari 2023

Info Loker dari Bank BCA untuk Lulusan S1-S2, Ini Persyaratannya

21 November 2021

K/L Diminta Rawat Aset Negara, Sri Mulyani: Jangan Hanya Minta Anggaran!

15 November 2021

Bos BRI Beri Sinyal Naikkan Rasio Pembayaran Dividen

15 September 2022

Beli Rumah Bisa Pakai BPJS Ketenagakerjaan, Begini Caranya

23 Februari 2022

Kejari Kota Mojokerto Tetapkan 3 Tersangka Korupsi CSR Bank BUMN Rp 252 Juta

29 Desember 2022

Mantap! BRI Sebar Dividen Jumbo Rp 43,5 T

13 Maret 2023

BNI Bagi-bagi Puluhan Mobil untuk Nasabah Loyal

10 Juni 2023

Lewat Cara Ini, BUMN Ikut Genjot PNBP Sektor Minerba

1 April 2022
© Copyright Bankterkini Team All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Entertainment
    • Gaming
    • Movie
    • Music
    • Sports
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Food
    • Travel
    • Health
  • News
    • Bussiness
    • Politics
    • Science
    • World
  • Tech
    • Apps
    • Gadget
    • Mobile