Jakarta – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Bhayangkara yang jatuh pada 1 Juli 2026, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menjalankan misi sosial dengan menyerahkan bantuan sosial kepada 550 pengemudi ojek online (ojol) di kawasan Tugu Proklamasi, Rabu (10/6/2026). Kegiatan sosial ini menjadi buah tangan dari upaya Polri menyentuh langsung masyarakat, tidak sekadar seremoni perayaan.
Dalam acara yang dihadiri Dankor Brimob Komjen Pol. Ramdani Hidayat, selaku Ketua Panitia HUT ke-80 Bhayangkara, dan Kakorlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho sebagai koordinator bakti sosial, aspek kemanusiaan menjadi basis utama dalam pembangunan citra serta kiprah Polri. Komjen Ramdani menegaskan bahwa bantuan sosial tidak berhenti hanya di momentum perayaan, melainkan akan berlanjut sepanjang tahun.
“Alhamdulillah hari ini kami realisasikan bersama komunitas ojol sekitar 550 orang. Kegiatan bakti sosial dan kesehatan dari Polri akan terus berlanjut, bukan hanya menjelang 1 Juli,” paparnya.
Kepada publik, Komjen Ramdani menekankan filosofi tema HUT ke-80 Bhayangkara, “Polri untuk Masyarakat”, sebagai mandat untuk memastikan kehadiran Polri benar-benar memberikan manfaat nyata. Ia pun mengajak warga untuk memberi masukan dan kritik yang membangun agar kerja Polri semakin efektif.
Salam hangat dari Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo turut disampaikan kepada komunitas ojol yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menjaga ketertiban dan keamanan jalan raya.
Sementara itu, Kakorlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho menyatakan bahwa peran ojol sangat vital di tengah dinamika transportasi perkotaan. “Ojol bukan hanya mitra, tapi sahabat Polri. Mereka memberikan informasi cepat tentang kondisi jalan dan lingkungan,” ujarnya. Di sisi lain, Polri tengah menyiapkan pembentukan ‘Ojol Nusantara’ guna memperkuat sinergi.
Irjen Agus juga mengingatkan pentingnya edukasi keselamatan berlalu lintas dan kepatuhan aturan. “Kami temui masih ada pelanggaran seperti melawan arus dan penggunaan pelat nomor tidak sesuai. Kami memilih pendekatan ramah dengan merangkul dan mengedukasi,” jelasnya.
Rangkaian bakti sosial HUT Bhayangkara ke-80 pun akan dilaksanakan serentak oleh Polda dan Polres di seluruh Indonesia. Beragam program sosial seperti penyaluran 300 ribu paket bantuan, penyediaan air bersih, bedah rumah hingga penghijauan juga menjadi agenda penting. Irjen Agus menutup dengan harapan agar Polri semakin dekat dan dicintai masyarakat.
Dengan pendekatan yang memperkuat kolaborasi dan kehadiran nyata di lapangan, Polri berupaya meneguhkan identitasnya sebagai institusi pelindung dan pengayom yang responsif terhadap kebutuhan rakyat. Momentum HUT Bhayangkara ke-80 menjadi cermin bahwa pelayanan publik bukan hanya slogan, melainkan aksi nyata yang terus menerus diperbaharui dan dirawat.







