bankterkini.com
  • Berita Terkini
  • Cari
Sabtu, Mei 16, 2026
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Cari
No Result
View All Result
bankterkini.com
No Result
View All Result

Nasabah Bank Mandiri Ramai-ramai ‘Bye-bye Dolar AS’, Nih Buktinya

admin by admin
17 November 2021
in info Bank
0
Nasabah Bank Mandiri Ramai-ramai ‘Bye-bye Dolar AS’, Nih Buktinya

Jakarta –

Salah satu bank BUMN, PT Bank Mandiri Tbk telah memberikan fasilitas local currency settlement (LCS) untuk pelaku usaha sejak 2018 lalu. Artinya pelaku usaha bisa bertransaksi antar negara dengan menggunakan uang lokal atau tanpa dolar AS.

Managing Director of Treasury & International Bank Mandiri Panji Irawan mengungkapkan ke depan masih ada potensi besar transaksi perdagangan menggunakan LCS ini.

“Kami optimis ada peningkatan LCS yang dapat dilakukan untuk mata uang lokal dalam transaksi bilateral,” kata Panji dalam diskusi virtual, Rabu (17/11/2021).

Dia sejak diluncurkan LCS Indonesia dan Malaysia sudah terjadi peningkatan hingga 221% dan dengan Thailand 91% periode September 2021. Kemudian untuk transaksi LCS dengan Jepang tercatat US$ 984 juta ekuivalen. Menurut dia memang ada permintaan yang signifikan terkait LCS ini.

Panji juga menjelaskan, Bank Mandiri berupaya untuk terus beradaptasi dengan perubahan dan penyesuaian yang cepat di tengah kondisi ekonomi yang penuh dengan tantangan.

Bank Mandiri berupaya untuk memberikan kemudahan, kenyamanan dan pelayanan nasabah untuk transaksi perdagangan bilateral ini. Saat ini pasar keuangan domestik Indonesia masih punya ketergantungan yang tinggi akan mata uang asing.

Karena itu LCS dibutuhkan untuk menghadapi kondisi ini. Selain itu dengan LCS diharapkan bisa mengurangi risiko volatilitas yang selalu muncul atas stabilitas nilai tukar rupiah.

Kerangka kerja LCS antara Indonesia dengan kedua negara mitra dagang meliputi diantaranya, penggunaan kuotasi nilai tukar mata uang asing secara langsung (direct quotation) antara Indonesia dengan kedua negara dalam valuta masing-masing negara, underlying transaksi LCS termasuk investasi langsung serta layanan remittance. Selain itu, juga terdapat relaksasi regulasi dalam melakukan transaksi valuta asing dalam mata uang Rupiah, Ringgit dan Yuan.

Penerapan LCS bertujuan untuk mengurangi ketergantungan pada penggunaan dolar AS baik dalam transaksi perdagangan investasi maupun remittance.

Nilai likuiditas juga semakin terjamin berkat adanya kerja sama kemitraan dengan bank di negara setempat yang juga bertindak sebagai Appointed Cross Currency Dealer (ACCD). Hal ini juga akan berdampak pada biaya hedging yang lebih efisien khususnya bagi pendanaan jangka panjang.

Duta Besar Republik Indonesia untuk China Merangkap Mongolia Djauhari Oratmangun mengungkapkan untuk hubungan dagang dengan China saat ini Indonesia memang sedang mesra.

Apalagi ada kesepakatan untuk pengembangan 4 koridor ekonomi. Mulai dari Sumatera Utara untuk ekonomi bisnis hub untuk ASEAN. Lalu di Kalimantan Utara ada energi dan mineral hub. Selanjutnya di Bali high tech creative economic hub dan Sulawesi Utara Pasifik Rim.

“Tetapi selain hub ini ada namanya non koridor yaitu proyek Kereta Cepat, Jakarta-Bandung,” ujar dia.

(kil/das)

Previous Post

Kuasai 78% Saham, BPKH Jadi Pengendali Bank Muamalat

Next Post

Polri Ungkap Peran 13 Tersangka Jaringan Pinjol Ilegal Bikin Ibu Bunuh Diri

Next Post
Polri Ungkap Peran 13 Tersangka Jaringan Pinjol Ilegal Bikin Ibu Bunuh Diri

Polri Ungkap Peran 13 Tersangka Jaringan Pinjol Ilegal Bikin Ibu Bunuh Diri

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hitungan Cicilan Motor Listrik Subsidi vs Honda BeAT, Bedanya Segini

Hitungan Cicilan Motor Listrik Subsidi vs Honda BeAT, Bedanya Segini

13 November 2023
Asuransi Jiwa BRI ini Cocok untuk Milenial, Premi Mulai Rp 150 Ribu

Asuransi Jiwa BRI ini Cocok untuk Milenial, Premi Mulai Rp 150 Ribu

27 November 2021
BSI Bagikan Bantuan ke Warga Yogyakarta: Tebar Benih Ikan-Paket Sembako

BSI Bagikan Bantuan ke Warga Yogyakarta: Tebar Benih Ikan-Paket Sembako

15 September 2023
Keseruan Mojang BRI Garut Blusukan ke Pasar di Pesta Rakyat Simpedes 2023

Keseruan Mojang BRI Garut Blusukan ke Pasar di Pesta Rakyat Simpedes 2023

5 Agustus 2023
Skuad ‘Garuda Muda Mendunia’ yang Didukung BRI Tanding di Piala Dunia U-17

Skuad ‘Garuda Muda Mendunia’ yang Didukung BRI Tanding di Piala Dunia U-17

12 November 2023
Berlimpah Cuan Cuman Dengan Nabung di Allo Bank!

Berlimpah Cuan Cuman Dengan Nabung di Allo Bank!

30 Mei 2022
Posisi Sekper Bank Mandiri Dirangkap Direktur sampai Ada Pengganti

Posisi Sekper Bank Mandiri Dirangkap Direktur sampai Ada Pengganti

29 November 2023

Kronologi Iman Mahlil Sebar QRIS Palsu di 38 Masjid dalam Sepekan

12 April 2023

BRI Dukung Potensi Atlet Muda Lewat Latihan Bareng Legenda Sepakbola

3 Juni 2023

Kala BUMN Ikut Berlomba Danai Startup

14 Desember 2022

Menanti Taji LRT Jabodebek Membelah Macet Jakarta

16 Juni 2023

Malam Nanti! Samsons Bakal Ramaikan Puncak Pesta Rakyat Simpedes di Pati

27 Agustus 2023

BRI Beri Nasabah Bonus Setiap Beli Pulsa & Internet Selama Lebaran

22 April 2023

Bamsoet Dorong Penghapusan Diskriminasi terhadap Hak Perempuan

15 Maret 2023

BNI Tokyo Fasilitasi Pinjaman Diaspora Bidang Rental-Ekspor Alat Berat

25 Oktober 2022

BSI: Meluruskan Kesalahpahaman Masyarakat tentang Bank Syariah

21 Desember 2022
© Copyright Bankterkini Team All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Entertainment
    • Gaming
    • Movie
    • Music
    • Sports
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Food
    • Travel
    • Health
  • News
    • Bussiness
    • Politics
    • Science
    • World
  • Tech
    • Apps
    • Gadget
    • Mobile