bankterkini.com
  • Berita Terkini
  • Cari
Kamis, Januari 22, 2026
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Cari
No Result
View All Result
bankterkini.com
No Result
View All Result

Nasabah Bank Mandiri Ramai-ramai ‘Bye-bye Dolar AS’, Nih Buktinya

admin by admin
17 November 2021
in info Bank
0
Nasabah Bank Mandiri Ramai-ramai ‘Bye-bye Dolar AS’, Nih Buktinya

Jakarta –

Salah satu bank BUMN, PT Bank Mandiri Tbk telah memberikan fasilitas local currency settlement (LCS) untuk pelaku usaha sejak 2018 lalu. Artinya pelaku usaha bisa bertransaksi antar negara dengan menggunakan uang lokal atau tanpa dolar AS.

Managing Director of Treasury & International Bank Mandiri Panji Irawan mengungkapkan ke depan masih ada potensi besar transaksi perdagangan menggunakan LCS ini.

“Kami optimis ada peningkatan LCS yang dapat dilakukan untuk mata uang lokal dalam transaksi bilateral,” kata Panji dalam diskusi virtual, Rabu (17/11/2021).

Dia sejak diluncurkan LCS Indonesia dan Malaysia sudah terjadi peningkatan hingga 221% dan dengan Thailand 91% periode September 2021. Kemudian untuk transaksi LCS dengan Jepang tercatat US$ 984 juta ekuivalen. Menurut dia memang ada permintaan yang signifikan terkait LCS ini.

Panji juga menjelaskan, Bank Mandiri berupaya untuk terus beradaptasi dengan perubahan dan penyesuaian yang cepat di tengah kondisi ekonomi yang penuh dengan tantangan.

Bank Mandiri berupaya untuk memberikan kemudahan, kenyamanan dan pelayanan nasabah untuk transaksi perdagangan bilateral ini. Saat ini pasar keuangan domestik Indonesia masih punya ketergantungan yang tinggi akan mata uang asing.

Karena itu LCS dibutuhkan untuk menghadapi kondisi ini. Selain itu dengan LCS diharapkan bisa mengurangi risiko volatilitas yang selalu muncul atas stabilitas nilai tukar rupiah.

Kerangka kerja LCS antara Indonesia dengan kedua negara mitra dagang meliputi diantaranya, penggunaan kuotasi nilai tukar mata uang asing secara langsung (direct quotation) antara Indonesia dengan kedua negara dalam valuta masing-masing negara, underlying transaksi LCS termasuk investasi langsung serta layanan remittance. Selain itu, juga terdapat relaksasi regulasi dalam melakukan transaksi valuta asing dalam mata uang Rupiah, Ringgit dan Yuan.

Penerapan LCS bertujuan untuk mengurangi ketergantungan pada penggunaan dolar AS baik dalam transaksi perdagangan investasi maupun remittance.

Nilai likuiditas juga semakin terjamin berkat adanya kerja sama kemitraan dengan bank di negara setempat yang juga bertindak sebagai Appointed Cross Currency Dealer (ACCD). Hal ini juga akan berdampak pada biaya hedging yang lebih efisien khususnya bagi pendanaan jangka panjang.

Duta Besar Republik Indonesia untuk China Merangkap Mongolia Djauhari Oratmangun mengungkapkan untuk hubungan dagang dengan China saat ini Indonesia memang sedang mesra.

Apalagi ada kesepakatan untuk pengembangan 4 koridor ekonomi. Mulai dari Sumatera Utara untuk ekonomi bisnis hub untuk ASEAN. Lalu di Kalimantan Utara ada energi dan mineral hub. Selanjutnya di Bali high tech creative economic hub dan Sulawesi Utara Pasifik Rim.

“Tetapi selain hub ini ada namanya non koridor yaitu proyek Kereta Cepat, Jakarta-Bandung,” ujar dia.

(kil/das)

Previous Post

Kuasai 78% Saham, BPKH Jadi Pengendali Bank Muamalat

Next Post

Polri Ungkap Peran 13 Tersangka Jaringan Pinjol Ilegal Bikin Ibu Bunuh Diri

Next Post
Polri Ungkap Peran 13 Tersangka Jaringan Pinjol Ilegal Bikin Ibu Bunuh Diri

Polri Ungkap Peran 13 Tersangka Jaringan Pinjol Ilegal Bikin Ibu Bunuh Diri

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Cara Cek Penerima BLT Gaji Rp 1 Juta yang Mau Cair, Perhatikan!

Cara Cek Penerima BLT Gaji Rp 1 Juta yang Mau Cair, Perhatikan!

12 Mei 2022
Saldo E-Toll Habis? Jangan Panik, Ini 4 Cara Cepat Isi Ulang di Jalan Tol

Saldo E-Toll Habis? Jangan Panik, Ini 4 Cara Cepat Isi Ulang di Jalan Tol

8 September 2022
Pegawai Bank Berkata ‘Iya’ Malah Dibui, Ini Kata Ahli Pidana

Pegawai Bank Berkata ‘Iya’ Malah Dibui, Ini Kata Ahli Pidana

9 Februari 2022
Penjelasan ITDC soal Terjerat Utang Rp 4,6 Triliun

Penjelasan ITDC soal Terjerat Utang Rp 4,6 Triliun

8 Agustus 2023
Senyum Merekah Dapat Karpet Merah buat Cicil Rumah

Senyum Merekah Dapat Karpet Merah buat Cicil Rumah

2 Februari 2023
Penghasilan Warga Meningkat dari Sisir Sampah di Sungai Citarum

Penghasilan Warga Meningkat dari Sisir Sampah di Sungai Citarum

18 November 2023
Penjual Data di Dark Web Tertangkap, Polisi Pastikan Tidak Bocor dari BCA

Penjual Data di Dark Web Tertangkap, Polisi Pastikan Tidak Bocor dari BCA

15 Agustus 2023

Digugat Rp 322 Miliar Gegara Tabungan Emas, Pegadaian Buka Suara

16 Mei 2022

50 Tenant UMKM Ramaikan Festival Pasar Senyum Rakyat di Kota Medan

24 Oktober 2022

Pak Jokowi, Sampai Kapan Tahan Harga BBM Tak Naik? Bank Dunia Wanti-wanti Ini

30 Juni 2022

Bos BRI Proyeksikan Laba Tembus di Atas Rp 40 T, Siap Guyur Dividen Jumbo

2 Februari 2023

BRI Gabung Metaverse Indonesia, Mejeng di Agenda G20

8 Februari 2022

Saya 10 Tahun Karyawan Outsourcing Bank BUMN, Apakah Dapat Pesangon?

1 November 2023

Polisi Ngotot Telisik Pidana Uang Baru Rp 3,7 M, Kali Ini Pakai UU Perbankan

1 Juli 2022

Cek Penerima Bantuan UMKM Melalui Eformbri.co.id/bpum, Begini Caranya

27 Desember 2021

‘Walking Dead’ Star Danai Gurira Was ‘Absolutely Devastated’ After That Carl Reveal

22 Agustus 2021
© Copyright Bankterkini Team All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Entertainment
    • Gaming
    • Movie
    • Music
    • Sports
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Food
    • Travel
    • Health
  • News
    • Bussiness
    • Politics
    • Science
    • World
  • Tech
    • Apps
    • Gadget
    • Mobile