bankterkini.com
  • Berita Terkini
  • Cari
Sabtu, Mei 2, 2026
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Cari
No Result
View All Result
bankterkini.com
No Result
View All Result

RI Bakal Kirim Tim ke Beijing Bahas Biaya Bengkak Proyek Kereta Cepat

admin by admin
2 Februari 2023
in info Bank
0
RI Bakal Kirim Tim ke Beijing Bahas Biaya Bengkak Proyek Kereta Cepat

Jakarta –

Proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) terus digenjot pembangunannya guna mengejar target operasional di Juni 2023. Namun di sisi lain, proyek ini mengalami pembengkakan biaya alias cost overrun hingga Rp 21 triliun.

Kabar tersebut telah terdengar sejak kuartal akhir 2022 lalu. Akan tetapi hingga kini permasalahan tersebut masih belum juga teratasi dan menjadi PR besar pemerintah.

Saat ditanya mengenai perkembangan dari kondisi tersebut, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menkomarves) Luhut Binsar Pandjaitan meyakini permasalahan tersebut akan selesai dalam waktu dekat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Luhut pun mengatakan bahwa minggu depan akan ada tim yang dikirim ke China guna membahas permasalahan bengkaknya biaya proyek.

“Nggak ada masalah. Saya kira ada Pak Tiko (Wamen BUMN) di sini. Kita mau finalkan, mungkin minggu depan di Beijing,” kata Luhut, saat ditemui di Kantor Kemenko Marves, Jakarta Pusat, Kamis (02/02/2023).

Saat ditanya lebih lanjut mengenai besaran biaya yang akan ditanggung masing-masing Konsorsium, Luhut mengatakan, dirinya berharap pembahasan mengenai hal itu juga akan difinalkan dalam pertemuan minggu depan. “Ya kita harapkan semua beres,” pungkasnya.

Sebagai tambahan informasi, pada bulan November 2022 lalu, dikabarkan kalau proyek KCJB mengalami pembengkakan biaya alias cost overrun mencapai US$ 1,449 miliar atau setara sekitar Rp 21 triliun menurut kurs pada kala itu. Data tersebut berdasarkan laporan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) per 15 September 2022.

Nantinya, Bengkak biaya ini akan ditanggung Konsorsium Indonesia, Konsorsium China, serta pinjaman dari China Development Bank (CDB). Namun, Dwiyana mengatakan, ada perbedaan pendapat tentang hitungan cost overrun antara Indonesia dan China.

“Mereka sudah sampaikan hasil perhitungan mereka sekitar US$ 980 juta (Rp 15,19 triliun). Ada perbedaan karena beda cara melakukan review, beda metode dan beda asumsi,” katanya di Gedung DPR RI, Rabu (9/11/2022).

Sementara itu, Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Didiek Hartantyo memaparkan, rincian pembayarannya antara lain konsorsium Indonesia sebesar Rp 3,2 triliun, dan konsorsium China Rp 2,1 triliun.

Jumlah ini setara dengan porsi ekuitas 25%. Kemudian sisa Rp 16 triliun lebih atau setara 75% akan dicarikan lewat pinjaman ke China Development Bank (CDB).

“Dari (cost overrun) Rp 21 triliun, harapannya 25% dari ekuitas. 75% akan dipenuhi dari pinjaman CDB sebesar Rp 16 triliun,” ujar Didiek dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR RI, Jakarta, Rabu (9/11/2022).

Sementara itu, saat ini KAI sendiri telah mendapatkan suntikan Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp 3,2 triliun. KAI menyatakan suntikan modal dari negara itu akan digunakan untuk menyelesaikan proyek Kereta Api Cepat Jakarta Bandung (KCJB). Namun hingga kini, belum ada pernyataan terbaru menyangkut besaran cost overrun yang telah disepakati antara Indonesia dan China.

(das/das)

Previous Post

Resesi Hantui Dunia, Erick Thohir: Indonesia Masih Tumbuh 5%

Next Post

Ke Mana Arah Agenda Transisi Energi di Tahun Politik?

Next Post
Ke Mana Arah Agenda Transisi Energi di Tahun Politik?

Ke Mana Arah Agenda Transisi Energi di Tahun Politik?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jadi Investor Baru BANK, Siapa Sebenarnya ZA Tech?

Jadi Investor Baru BANK, Siapa Sebenarnya ZA Tech?

8 April 2022
Diduga Diretas, Bank DKI Alami Kebocoran Dana Internal Hingga Rp100 Miliar

Diduga Diretas, Bank DKI Alami Kebocoran Dana Internal Hingga Rp100 Miliar

17 April 2025
Ada Debat dengan China, Begini Cara Bereskan Biaya Bengkak Kereta Cepat

Ada Debat dengan China, Begini Cara Bereskan Biaya Bengkak Kereta Cepat

2 November 2022
Kuasa Hukum Sebut Tak Ada Aturan yang Dilanggar soal Penukaran Uang Rp 3,7 M

Kuasa Hukum Sebut Tak Ada Aturan yang Dilanggar soal Penukaran Uang Rp 3,7 M

26 April 2022
Andre Rosiade: Komisi VI-KemenBUMN Temukan Solusi untuk Vendor Barata

Andre Rosiade: Komisi VI-KemenBUMN Temukan Solusi untuk Vendor Barata

15 Desember 2021
Tipu Warga Modus Gandakan Uang, Pria Manado Ditangkap

Tipu Warga Modus Gandakan Uang, Pria Manado Ditangkap

9 Januari 2022
Heboh Dirut Taspen Disebut Kelola Dana Capres Rp 300 T, Ini Hasil Audit BPK

Heboh Dirut Taspen Disebut Kelola Dana Capres Rp 300 T, Ini Hasil Audit BPK

27 Agustus 2022

Yuk Naik Kereta, Ada 77.000 Promo Tiket di HUT KAI

7 September 2022

Bank Mandiri Sebar Dividen Rp 24,7 T, Ini Rincian Pembagiannya

14 Maret 2023

Didukung BRI, Ini Program PSSI Kembangkan Sepak Bola Sejak Dini

13 November 2023

Lagi Digodok! Begini Caranya Agar Milenial Cepat Punya Rumah

3 Mei 2023

Bank BUMN Punya Cara Gaet Milenial Beli Rumah, Begini Strateginya

31 Oktober 2021

Purbaya Nilai Rupiah Berpeluang Menguat hingga Rp15 Ribu per Dolar AS

4 Februari 2026

Gokil! Agen BRILink Hasilkan Transaksi Rp 1.300 T/Tahun

6 September 2023

Deretan Komisaris BUMN yang Jadi Tim Kampanye Sejauh Ini

9 November 2023

BUMN Bank Mandiri Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan S1-S2, Ini Syaratnya

6 November 2021
© Copyright Bankterkini Team All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Entertainment
    • Gaming
    • Movie
    • Music
    • Sports
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Food
    • Travel
    • Health
  • News
    • Bussiness
    • Politics
    • Science
    • World
  • Tech
    • Apps
    • Gadget
    • Mobile