bankterkini.com
  • Berita Terkini
  • Cari
Rabu, Juni 17, 2026
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Cari
No Result
View All Result
bankterkini.com
No Result
View All Result

Said Abdullah Sebut PPN Rumah Gratis & BLT El Nino Tak Cukup untuk Rakyat

admin by admin
25 Oktober 2023
in info Bank
0
Said Abdullah Sebut PPN Rumah Gratis & BLT El Nino Tak Cukup untuk Rakyat

Jakarta –

Ketua Bidang Perekonomian DPP PDI Perjuangan Said Abdullah mendukung program Presiden Joko Widodo yang menanggung PPN rumah di bawah Rp 2 miliar dari November 2023 hingga Juni 2024. Setelahnya hanya menanggung 50% PPN dan bantuan administratif Rp 4 juta untuk perumahan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Menurutnya, hal tersebut dianggap menguntungkan rakyat dan program ini merupakan hasil kesepakatan bersama antara DPR dan pemerintah sejak persetujuan APBN tahun 2023 dan 2024, dengan pelaksanaan yang menjadi tanggung jawab pemerintah. Meskipun demikian, Said mengindikasikan program tersebut tidak cukup untuk mengatasi masalah pokok yang dihadapi oleh rakyat.

“Namun kami perlu ingatkan pemerintah, bahwa program tersebut tidak cukup menyelesaikan masalah pokok yang dihadapi rakyat. Masalah fundamental kita adalah kebutuhan pangan dan minyak bumi yang ditopang dari impor negara lain, dan ketergantungan penggunaan Dolar Amerika Serikat (AS) dalam pembayaran internasional,” ujar Said dalam keterangan tertulis, Rabu (25/10/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Said juga menggarisbawahi permasalahan yang telah berlangsung selama hampir satu dekade terakhir, dan ia berpendapat pemerintah sejauh ini belum berhasil mengatasi masalah ketergantungan pada impor.

“Hampir sepuluh tahun ini sejujurnya saja pemerintah belum berhasil mengatasi ketergantungan impor minyak bumi, beras, jagung, gula, kedelai, daging, dan bahan pangan pokok rakyat lainnya. Saat muncul perang kita terancam susah mendapatkan pasokan, dan harganya tinggi, ditambah membayar dengan Dolar AS yang sedang tinggi. Itu yang kita hadapi saat ini,” tambahnya.

Said mencatat permasalahan yang terjadi pada kasus beras yang terpengaruh oleh kekeringan dalam rentang waktu Agustus dan September 2023, harga beras mencapai kenaikan hingga 27 persen. Dampak dari kenaikan harga ini adalah meningkatnya inflasi beras hingga 5,6 persen, ini menjadi tingkat tertinggi dalam lima tahun terakhir.

Hal ini menunjukkan bahwa program pembangunan embung dan bendungan pemerintah belum berjalan dengan baik. Di samping itu, program food estate juga belum berhasil memberikan pasokan yang memadai.

Dalam permasalahan pokok yang dihadapi rakyat, Said menyatakan PDI Perjuangan telah mengajak untuk mempersiapkan diri menghadapi situasi krisis di bidang pangan dan energi. Ia juga mengklarifikasi partainya telah memberikan dorongan kepada pemerintah untuk merumuskan kebijakan fiskal yang konsisten dan kokoh dalam mengatasi permasalahan tersebut.

“Sejak Agustus 2023 lalu sesungguhnya Fraksi PDI Perjuangan di Badan Anggaran DPR telah mendorong pemerintah melakukan percepatan dan penambahan program bansos kepada rakyat. Sebab penyaluran bansos tepat waktu, tepat sasaran dan tepat jumlah adalah faktor penting bansos menolong hajat hidup rumah tangga miskin, baik natura maupun bantuan langsung tunai. Namun justru penebalan bansosnya baru dijalankan November 2023,” terang Said.

Said mengungkapkan langkah penting yang harus diambil oleh pemerintah untuk memenuhi kebutuhan pangan rakyat setidaknya selama 6 bulan ke depan adalah memastikan pasokan pangan rakyat, terutama komoditas yang bergantung pada kegiatan impor seperti beras, jagung, kedelai, gula, daging, minyak bumi, dan lainnya. Dia juga menegaskan pelaksanaan impor pangan harus melibatkan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

“Pelaksanaan kebijakan impor pangan dan minyak bumi harus melalui BUMN untuk menghindari konflik kepentingan, apalagi perburuan rente menjelang pelaksanaan pemilu 2024, agar fair dan adil buat semua kontestan, sekaligus memperkuat peran BUMN,” ujar Said.

Said menyoroti pentingnya BUMN yang terlibat dalam impor memiliki cadangan mata uang asing atau mata uang internasional lainnya yang cukup untuk meredakan dampak fluktuasi nilai tukar mata uang asing terhadap Rupiah.

Selain itu, ia juga menekankan perlunya pemerintah memastikan kesiapan program infrastruktur yang telah dialokasikan anggaran dalam jumlah triliunan Rupiah. Dia berpendapat program infrastruktur ini diharapkan dapat secara bertahap memenuhi kebutuhan pangan dan energi secara mandiri.

Ia menjelaskan Bank Indonesia telah memperkenalkan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) sebagai instrumen dalam operasi moneter, yang memiliki Surat Berharga Negara (SBN) sebagai aset dasarnya. Dia menekankan dalam substansinya, SRBI tidak memiliki perbedaan yang signifikan dengan Sertifikat Bank Indonesia (SBI).

“Penggunaan SBN sebagai penjaminan SRBI harus hati hati digunakan oleh BI dalam operasi moneter untuk pengendalian tekanan Dolar AS terhadap rupiah. Apalagi sejak awal kita mengetahui kebijakan suku bunga tinggi yang dilakukan The Fed akan berlangsung lama dan panjang. Mitigasi risiko terhadap APBN perlu diperhitungkan, termasuk kemampuan BI menggunakan SRBI menahan tekanan eksternal,” pungkasnya.

(ega/ega)

Previous Post

Pungut SPI Sejak 2018, Tapi Unud Tak Pernah Bangun Sarpras

Next Post

Dolar AS Masih Bikin Rupiah Berdarah-darah, BI: Masih Terkendali

Next Post
Dolar AS Masih Bikin Rupiah Berdarah-darah, BI: Masih Terkendali

Dolar AS Masih Bikin Rupiah Berdarah-darah, BI: Masih Terkendali

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dukung UKM Naik Kelas, BRI-SMESCO Indonesia Hadirkan Grownpreneur

Dukung UKM Naik Kelas, BRI-SMESCO Indonesia Hadirkan Grownpreneur

21 September 2022
Traveler Tak Perlu Pusing Tukar Uang Asing di Singapura, Bisa Pakai BRImo

Traveler Tak Perlu Pusing Tukar Uang Asing di Singapura, Bisa Pakai BRImo

18 November 2023

BRI Beri Beasiswa untuk Anak Berprestasi di Desa Tritiro Bulukumba

25 November 2023
Jadi Investor Baru BANK, Siapa Sebenarnya ZA Tech?

Jadi Investor Baru BANK, Siapa Sebenarnya ZA Tech?

8 April 2022
Andre Rosiade: Komisi VI-KemenBUMN Temukan Solusi untuk Vendor Barata

Andre Rosiade: Komisi VI-KemenBUMN Temukan Solusi untuk Vendor Barata

15 Desember 2021

BNI Komitmen Tingkatkan Pelayanan Masyarakat di Usia BUMN yang Genap 25 Tahun

12 Maret 2023
Kadis Energi Bali Optimis Tempat Wisata Pakai Kendaraan Listrik pada 2023

Kadis Energi Bali Optimis Tempat Wisata Pakai Kendaraan Listrik pada 2023

9 September 2022

Inovasi BUMDes Desa BRILian Mijen Sediakan Internet Murah buat Warga

7 Juli 2023

Keren! Limbah Olahan Logam Karya Anak Bangsa Unjuk Gigi di Pameran G20

16 November 2022

Pemkab Bandung Disarankan Gandeng Pengusaha-BUMN untuk Bangun Rutilahu

28 Januari 2023

BRImo Permudah Masyarakat Salurkan Zakat-Infak Secara Online

3 April 2023

Saat Kocek Negara ‘Diteror’ Bengkak Biaya Kereta Cepat JKT-BDG

1 Agustus 2022

Gelar Pasar Murah, Bupati Mojokerto Cegah Lonjakan Harga Kebutuhan Pokok

15 April 2023

Wakil Ketua MPR Apresiasi BRI Salurkan Kredit Rp 1.026 T ke UMKM

29 Oktober 2021

HUT Ke-76, BNI Gelar Akad 5.476 Debitur FLPP

28 Juni 2022

BRI Buka Kompetisi Bisnis Mahasiswa dan Fresh Graduate, Hadiah Total Rp 75 Juta

18 Oktober 2023
© Copyright Bankterkini Team All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Entertainment
    • Gaming
    • Movie
    • Music
    • Sports
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Food
    • Travel
    • Health
  • News
    • Bussiness
    • Politics
    • Science
    • World
  • Tech
    • Apps
    • Gadget
    • Mobile