bankterkini.com
  • Berita Terkini
  • Cari
Minggu, April 12, 2026
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Cari
No Result
View All Result
bankterkini.com
No Result
View All Result

UMKM Jadi Motor Pemulihan Ekonomi, Tapi Punya 3 Tantangan Ini

admin by admin
10 Agustus 2022
in info Bank
0
UMKM Jadi Motor Pemulihan Ekonomi, Tapi Punya 3 Tantangan Ini

Jakarta –

Sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) diketahui punya kontribusi besar bagi pemulihan ekonomi Indonesia. Tak heran, pemerintah pun memberikan perhatian khusus pada UMKM.

Pada program pemulihan ekonomi nasional (PEN), UMKM mendapatkan bantuan besar. Pada 2020 misalnya, pemerintah telah merealisasikan program PEN untuk UMKM sebesar Rp 121,20 triliun dan Rp 95,11 triliun pada 2021 dengan terealisasi sebesar Rp 63,19 triliun per akhir 2021.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa UMKM berkontribusi besar terhadap PDB nasional dan menyerap sekitar 96,9 persen tenaga kerja. Sektor UMKM sempat turun tajam pada triwulan II tahun 2022, tetapi langsung bangkit pada triwulan berikutnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Oleh karena itu pemerintah mendorong program khusus pemulihan ekonomi nasional (PEN),” katanya pada Webinar berjudul Kontribusi UMKM untuk Pemulihan Ekonomi Nasional-Kolaborasi Multipihak dalam Pemberdayaan UMKM, akhir pekan lalu.

Webinar ini digelar oleh Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA) yang bekerja sama dengan PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna) melalui payung program Sampoerna Untuk Indonesia.

Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan setidaknya ada tiga tantangan yang dihadapi UMKM. Pertama, product knowledge di mana UMKM yakin produknya bagus sementara konsumen mungkin berpendapat berbeda.

Kedua, akses permodalan. Kehadiran sejumlah program bantuan akses pembiayaan dari pemerintah perlu terus disosialisasikan dan didorong lewat pendampingan.

Ketiga, meningkatkan pendampingan khususnya untuk akses pasar alias marketing. Pemerintah juga dapat menjadi off taker atau menjadi pembeli dengan catatan produk UMKM masuk dalam e-katalog lokal.

“UMKM kita kurasi libatkan Bank Indonesia, OJK, BUMN, BUMD, Swasta agar masuk e-Katalog. Tapi ingat harus continue, ini kalau tidak ada pendampingan mereka lupa. Satu kotak uang untuk hasil jualan, bayar utang dari situ, sekolahkan anak dari situ, pembukuannya kurang,” kata Ganjar.

Ishak Danuningrat, Kepala Urusan Eksternal Sampoerna mengatakan, pihaknya sejak 2007 telah memiliki program terintegrasi untuk pendampingan UMKM.

“Kami hadir secara konsisten membina UMKM untuk menggali potensi daerah, meningkatkan daya saing dan berdayakan masyarakat sekitar. Sampoerna percaya pembinaan dapat memberikan dampak jangka panjang,” katanya.

Ishak memaparkan untuk pembinaan UMKM, Sampoerna memiliki dua program yakni Sampoerna Entrepreneurship Training Center (SETC) dan Sampoerna Retail Community (SRC). SETC telah hadir sejak 15 tahun lalu di Pasuruan, Jawa Timur di atas lahan seluas 27 hektare (ha).

SETC hadir untuk memberikan pelatihan dan pengembangan UMKM yang memanfaatkan sumber daya di masing-masing daerah seperti pertanian hingga kuliner. Pelatihan SETC telah menjangkau lebih dari 56.000 peserta dan dilakukan di lebih dari 100 kota dan kabupaten.

“Di Jawa Tengah, Sampoerna juga memberikan perhatian kepada pelestarian batik. Salah satunya di Lasem, Rembang. Batik Lasem memiliki corak khas yakni perpaduan motif batik Jawa dan corak Tiongkok. Hingga saat ini 42 pembatik sudah menerima manfaat pendampingan,” katanya.

Simak Video “Jokowi: Pemerintah Kalau Nggak Urus UMKM, Keliru & Salah Besar!“
[Gambas:Video 20detik]
(zlf/zlf)

Tags: Berita Terkait
Previous Post

Bongkar Silu Ekonomi RI hingga Balada Proyek Kereta Cepat

Next Post

Biaya Balik Nama Motor, Biar Cepat Proses Siapkan Syaratnya

Next Post
Biaya Balik Nama Motor, Biar Cepat Proses Siapkan Syaratnya

Biaya Balik Nama Motor, Biar Cepat Proses Siapkan Syaratnya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Duduk Perkara Pegawai Bank Berkata ‘Iya’ Malah Berujung Bui

Duduk Perkara Pegawai Bank Berkata ‘Iya’ Malah Berujung Bui

9 Februari 2022
Intip Lagi Keseruan & Kemeriahan BRI Pesta Rakyat Simpedes di Pati

Intip Lagi Keseruan & Kemeriahan BRI Pesta Rakyat Simpedes di Pati

1 September 2023
BRI & Inggris Beri Literasi Digital buat UMKM Perempuan di Lampung-Jabar

BRI & Inggris Beri Literasi Digital buat UMKM Perempuan di Lampung-Jabar

19 November 2023

Berprestasi dalam Menggambar, Siswi Ini Raih Beasiswa BRI

29 November 2023
24 Startup Hub.ID Accelerator 2022 Sampai Tahap “Cari Jodoh”

24 Startup Hub.ID Accelerator 2022 Sampai Tahap “Cari Jodoh”

27 Agustus 2022

BRI Melayani Setulus Hati di Ujung Sulawesi

14 November 2023
Lama Berkarier di LN, Ini Langkah Berani Tim Utama di Bank Mandiri

Lama Berkarier di LN, Ini Langkah Berani Tim Utama di Bank Mandiri

26 Oktober 2021

Nasabah Prioritas BSI Dilayani Startup Pajakind buat Lapor SPT

6 April 2022

BRI Ingin Punya Chatbot AI Mirip Manusia untuk Layani Nasabah

8 Juni 2023

Bos BRI Beberkan 4 Jurus Hadapi Bayang-bayang Resesi Global

24 Januari 2023

Jurus Genjot UMKM Lokal Naik Kelas hingga Go Global ala BNI

12 Januari 2023

Intip Lagi Keseruan & Kemeriahan BRI Pesta Rakyat Simpedes di Pati

1 September 2023

Desa Sukalaksana Garut Raih Juara Satu Desa Brilian 2021

15 Desember 2021

Ketua Banggar: Desain RAPBN 2023 Realistis dan Mitigatif

18 Agustus 2022

Dirut Jelaskan soal Serangan Siber yang Diduga Biang Kerok Layanan BSI Eror

12 Mei 2023

IHSG Anjlok Hampir 7 Persen, Sentimen Global dan Domestik Jadi Pemicu

19 Maret 2025
© Copyright Bankterkini Team All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Entertainment
    • Gaming
    • Movie
    • Music
    • Sports
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Food
    • Travel
    • Health
  • News
    • Bussiness
    • Politics
    • Science
    • World
  • Tech
    • Apps
    • Gadget
    • Mobile