bankterkini.com
  • Berita Terkini
  • Cari
Sabtu, Mei 2, 2026
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Cari
No Result
View All Result
bankterkini.com
No Result
View All Result

Benarkah RI Terancam Masuk ‘Jebakan’ Utang China?

admin by admin
5 Desember 2021
in info Bank
0
Benarkah RI Terancam Masuk ‘Jebakan’ Utang China?
Jakarta –

Kabar Uganda yang masuk dalam jebakan utang China seraya memberi perhatian khusus bagi Indonesia. Bagaimana tidak? Berdasarkan AidData, Indonesia merupakan salah satu negara yang mendapatkan utang dari China dengan skema yang bermacam-macam.

Sebuah laporan berjudul ‘Banking on the Belt and Road: Insight from a new global dataset of 13,427 Chinese Development Projects’ menyebutkan dana-dana yang disalurkan China itu bertujuan untuk pembangunan jalur sutra melalui Belt and Road Initiative (BRI). Selama ini, BRI tersebut telah diberlakukan di banyak negara khususnya negara berkembang di Afrika dan Asia.

Nah di Indonesia sendiri dana tersebut digunakan untuk proyek infrastruktur. China memang memfokuskan BRI ini dalam industri energi dan infrastruktur.

Adapun infrastruktur yang dibiayai China di Indonesia adalah Kereta Cepat Jakarta-Bandung. Lalu apakah proyek tersebut akan menjadi jebakan utang China seperti yang baru-baru ini terjadi pada Uganda?

“Sangat-sangat bisa, kurang kuat apa Turki dulu kan, Turki kan juga hal yang sama Uganda. Malaysia kalau nggak terlambat Mahathir kena juga. Negara-negara yang waspada segera mengakhiri kan, Indonesia masih berlanjut terus,” kata Mantan Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu dikutip Minggu (5/12/2021).

Said Didu mengatakan, proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) merupakan jembatan utama masuknya jebakan utang China. Jika proyek KCJB gagal, kata dia, kemungkinan China akan meminta kompensasi berupa proyek Kereta Jakarta-Surabaya dengan harga yang mahal atau mengakuisisi dan meminta proyek lain.

“Kalau itu gagal maka dia akuisisi. Pada saat dia akuisisi maka dia menguasai betul. Kalau masih gagal bisa-bisa minta pelabuhan minta bandara, begitu caranya. Modus China selalu, itu perangkap adalah perangkap kerja sama ekonomi penjajahannya,” terangnya.

Sementara itu, Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Yusuf Rendy Manilet menilai, penyitaan aset Bandara Uganda bisa saja hasil kesepakatan kedua negara. Namun, penyitaan oleh China itu memunculkan banyak asumsi di kalangan publik.

“Pertama tentu klausul pinjaman tersebut bisa saja klausul penyitaan memang termasuk di dalam pinjaman yang diberikan China di awal dan sudah disepakati kedua negara, asumsi saya seperti itu,” kata Yusuf.

“Saya tidak mengatakan bahwa kemudian proyek kereta cepat ini berpotensi juga (jebakan utang China). Tapi sekali lagi, Uganda bisa menjadi semacam pelajaran lah bahwa jika kita bertransaksi atau menjalin kerja sama pinjaman dengan China ada risiko seperti itu,” sambungnya.

Simak Video “Penampakan Pembangunan Jembatan Tertinggi Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung“
[Gambas:Video 20detik]

Tags: Berita Terkait
Previous Post

Erick Thohir Minta Bank Plat Merah Jadi Lokomotif UMKM, Bukan Korporasi

Next Post

Erick Thohir Minta Petani Indonesia Melek Teknologi-Jeli Lihat Peluang

Next Post
Erick Thohir Minta Petani Indonesia Melek Teknologi-Jeli Lihat Peluang

Erick Thohir Minta Petani Indonesia Melek Teknologi-Jeli Lihat Peluang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kisah ‘Three Musketeers’ RI Lobi Lembaga Dunia demi  Pasokan Vaksin

Kisah ‘Three Musketeers’ RI Lobi Lembaga Dunia demi Pasokan Vaksin

28 Desember 2021
Kisah Inovasi Juara Desa BRILian, Agrowisata Taman Anggur di Purworejo

Kisah Inovasi Juara Desa BRILian, Agrowisata Taman Anggur di Purworejo

26 Maret 2023
Dana Bansos Rp 2,7 T Dikabarkan Tertahan di Bank BUMN, Ini Kata BRI

Dana Bansos Rp 2,7 T Dikabarkan Tertahan di Bank BUMN, Ini Kata BRI

21 Januari 2022
Tok! Modal Rp 15 Triliun Bakal Mengalir ke Garuda hingga Hutama Karya

Tok! Modal Rp 15 Triliun Bakal Mengalir ke Garuda hingga Hutama Karya

23 September 2022
Ketua Muhammadiyah Tolak Rencana BTN Syariah Gabung BSI, Ini Alasannya

Ketua Muhammadiyah Tolak Rencana BTN Syariah Gabung BSI, Ini Alasannya

8 Juni 2022
Sponsor Global Formula E Jakarta 4 Juni: Merek Bir hingga Produsen Ban

Sponsor Global Formula E Jakarta 4 Juni: Merek Bir hingga Produsen Ban

26 Mei 2022
Nilai Tukar Rupiah Melemah, Dipicu Ketegangan Geopolitik Global dan Tekanan Domestik

Nilai Tukar Rupiah Melemah, Dipicu Ketegangan Geopolitik Global dan Tekanan Domestik

23 Juni 2025

Luhut Mau Terbang ke Beijing Nego Bunga Utang Kereta Cepat

31 Maret 2023

Anggota DPR Tanya Jadi-Tidaknya Akuisisi BTN, Ini Jawaban BNI

28 Maret 2023

Cek Proyek BHC Lampung, Erick Thohir: Alhamdulillah Masih On Schedule

2 Desember 2022

Bank DKI Raup Laba Rp 939 Miliar di 2022, Tumbuh 29%

8 Februari 2023

Mencari Solusi Utang BUMN Karya

29 Mei 2023

Kisah Pengusaha Walet Dari Sebuah Buku

1 Oktober 2022

Nasabah Bank Mega Dapat Mercedes Benz Lewat Program Meriah Bareng Mega

30 Desember 2021

Viral! Diduga Penipuan, Korban CSP Mine Menjerit Tak Bisa Cairkan Dana

18 November 2021

BRI Bawa Produk Ramah Lingkungan Karya Startup RI ke Kancah Dunia

1 Mei 2023
© Copyright Bankterkini Team All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Entertainment
    • Gaming
    • Movie
    • Music
    • Sports
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Food
    • Travel
    • Health
  • News
    • Bussiness
    • Politics
    • Science
    • World
  • Tech
    • Apps
    • Gadget
    • Mobile