bankterkini.com
  • Berita Terkini
  • Cari
Sabtu, Mei 2, 2026
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Cari
No Result
View All Result
bankterkini.com
No Result
View All Result

Cetak Laba Terbaik, Kinerja BNI Diapresiasi Erick Thohir

admin by admin
31 Juli 2022
in info Bank
0
Cetak Laba Terbaik, Kinerja BNI Diapresiasi Erick Thohir

Jakarta –

Kinerja percetakan laba PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI langsung mendapat apresiasi dari Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir. Menurut Erick, emiten berkode BBNI ini semakin siap untuk Lompat Lebih Tinggi dengan percetakan laba terbaik sepanjang sejarah.

“BNI sekarang akan mencapai keuntungan terbaik sepanjang sejarah BNI,” kata Erick dalam keterangan tertulis, Minggu (31/7/2022).

Erick mengapresiasi seluruh jajaran manajemen dan Hi-Movers khususnya Komisaris Utama BNI, Agus Martowardojo. Erick menilai kualifikasi kompetensi yang adil dan pada ahlinya selalu dinaikkan untuk meningkatkan profesionalisme di BUMN.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Komisaris BNI ini kan jelas, ada perwakilan kementerian lain. Ada perwakilan masyarakat, ada perwakilan profesi, dan perwakilan ahli. Contohnya, ada Pak Agus Martowardojo bekas menteri keuangan RI, bekas gubernur BI. Alhamdulillah, mau jadi Komisaris Utama BNI yang hari ini bisa mendampingi manajemen untuk bekerja lebih maksimal,” ujar Erick.

Selain itu, perusahaan plat merah yang efektif tentunya akan makin didorong, seperti kesetaraan gender yang diwujudkan oleh BUMN di jajaran kepemimpinannya. Porsi dan perampingan yang makin tepat sasaran juga mewujudkan BUMN yang kian sehat, efisien dan berkelanjutan.

“Jadi konteksnya yang penting adalah kita buat keseimbangan. Contoh, ini bagaimana direksi bumn saat ini sudah 25% wanita, dulu tidak. Lalu, kepemimpinan BUMN di bawah 42 tahun 10% targetnya,” ungkap Erick.

Sebelumnya, Direktur Utama BNI Royke Tumilaar menyampaikan BNI mencatat pemulihan ekonomi terjadi dengan sangat baik pada pertengahan tahun ini. Geliat usaha serta konsumsi masyarakat semakin kuat sehingga mendorong kinerja BNI sebagai fungsi intermediator.

BNI telah membuktikan implementasi green financing di Indonesia mampu berkorelasi positif dengan profitabilitas. Transformasi digital yang mendorong transaction banking juga terus menggenjot implementasi green banking BNI.

“Kami sangat bersyukur dengan pencapaian kinerja sampai dengan pertengahan tahun ini. Kinerja fungsi intermediasi semakin kuat seiring dengan tren pemulihan ekonomi. Implementasi green banking dapat tetap dijalankan, dan bahkan menjadi potensi positif bagi kinerja profitabilitas,” ungkap Royke.

Royke memaparkan pertumbuhan kinerja organik berbasis layanan digital di BNI telah menghasilkan pendapatan operasional sebelum pencadangan (PPOP) yang kuat dan tertinggi dalam sejarah kinerja BNI. Hal ini dihasilkan dari ekspansi kredit yang sehat dan didukung oleh DPK berbiaya murah atau CASA.

Net interest margin yang stabil di kisaran 4,7%, dan ditopang dari tingginya pencapaian non-interest income yang pada semester I tahun 2022 ini dapat mencapai Rp 7,6 triliun atau naik 11,0% YoY. Laba bersih pun tercapai karena fungsi intermediasi yang terus menguat. Sedangkan kredit pada semester pertama tahun ini tercatat Rp 620,42 triliun, naik semakin positif dengan pertumbuhan 8,9% YoY.

Sementara itu, Direktur Keuangan BNI Novita Widya Anggraini mengutarakan BNI mampu mendorong kinerja fungsi intermediasi semakin kuat pada kuartal kedua 2022. Kredit di segmen korporasi masih menjadi motor akselerasi kredit BNI.

Selama kuartal kedua 2022 ini, BNI menyalurkan pencairan kredit Rp 74,3 triliun, lebih tinggi dibandingkan di kuartal kedua 2021 yang mencapai Rp 59,3 triliun. Pencairan kredit di kuartal kedua 2022 ini utamanya disalurkan kepada top tier debitur korporasi.

Akselerasi penyaluran kredit ini menjadikan pembiayaan ke segmen Korporasi Swasta yang tumbuh 14,7% YoY menjadi Rp 205,3 triliun; segmen large commercial yang tumbuh 31,2% YoY menjadi Rp 48,5 triliun; segmen small juga tumbuh 10,2% yoy dengan nilai kredit Rp 100,2 triliun. Secara keseluruhan kredit di sektor Business Banking ini tumbuh 7,7% YoY menjadi Rp 512,3 triliun.

“Sektor ekonomi yang dibidik di segmen business banking adalah sektor manufaktur, perdagangan, pertanian, transportasi dan pergudangan, serta telekomunikasi. BNI juga masuk pada sektor ekonomi hijau seperti energi baru dan terbarukan,” jelas Novita.

BNI berharap tren kinerja ekonomi pada semester kedua tahun 2022 akan kembali membuat fungsi intermediasi dan kinerja BNI semakin kuat. BNI optimistis pertumbuhan kredit sampai dengan akhir tahun antara 7% hingga 10% pada tahun ini.

“Dengan tren pemulihan ekonomi yang terus berlanjut, dan transformasi yang kami lakukan sudah mulai menunjukkan hasil, maka kami pun berharap laba tahun ini mampu menembus rekor laba tertinggi sepanjang sejarah BNI,” tuturnya.

Simak Video “Momen Sejumlah ABG ‘SCBD’ Tidur Ngemper di Dukuh Atas“
[Gambas:Video 20detik]
(ega/ega)

Tags: Berita Terkait
Previous Post

Berapa Besar Bengkak Biaya Kereta Cepat hingga Bikin China Minta RI Talangi?

Next Post

Program Tapal Batas detikcom Hadir Lagi! Ungkap Kondisi Perbatasan RI

Next Post
Program Tapal Batas detikcom Hadir Lagi! Ungkap Kondisi Perbatasan RI

Program Tapal Batas detikcom Hadir Lagi! Ungkap Kondisi Perbatasan RI

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Di Balik Kanvas dan Kode, Perempuan Indonesia Kuasai Seni, Sains, dan AI

Renjani Nyrah Hadirkan Perspektif Baru Perempuan Indonesia di Dunia Teknologi dan Seni

21 April 2026
Nomor Call Center BSI yang Bisa Dihubungi, Awas Penipuan!

Nomor Call Center BSI yang Bisa Dihubungi, Awas Penipuan!

31 Maret 2022
Kisah ‘Three Musketeers’ RI Lobi Lembaga Dunia demi  Pasokan Vaksin

Kisah ‘Three Musketeers’ RI Lobi Lembaga Dunia demi Pasokan Vaksin

28 Desember 2021
Yuk Naik Kereta, Ada 77.000 Promo Tiket di HUT KAI

Yuk Naik Kereta, Ada 77.000 Promo Tiket di HUT KAI

7 September 2022
Balas Jasa, Aceh Galang Dana untuk Korban Gempa Turki

Balas Jasa, Aceh Galang Dana untuk Korban Gempa Turki

9 Februari 2023
Jadi Agen UMi, Warga Bulukumba Ini Bisa Beli Tanah Rp 152 Juta Cash!

Jadi Agen UMi, Warga Bulukumba Ini Bisa Beli Tanah Rp 152 Juta Cash!

21 November 2023
Nasabah Prioritas BSI Dilayani Startup Pajakind buat Lapor SPT

Nasabah Prioritas BSI Dilayani Startup Pajakind buat Lapor SPT

6 April 2022

Rangkaian Pesta Rakyat Simpedes 2023 Sukses Digelar di Purwokerto

19 September 2023

Kolaborasi BNI-Garuda-Lion Tawarkan Tiket Pesawat Murah

25 Agustus 2022

Jokowi Serius Bikin Bandara VVIP di IKN, Basuki-Prabowo Keroyokan Garap

9 Juni 2023

Kenali Manfaat Asuransi Kecelakaan sebagai Proteksi Diri Saat Mudik

7 April 2023

Dukung Kestabilan Ekonomi, Kemenaker Siapkan Skema UMP 2025

28 Agustus 2024

Kantor Satu Atap Senyum Manjakan Nasabah BRI, Pegadaian & PNM

2 Januari 2022

KBstar Mobile Banking, Integrasikan Layanan Digital Nasabah KB Bukopin

22 September 2023

OJK ‘Pelototi’ 12 Dapen, Termasuk Milik BUMN

9 Oktober 2023

Erick Thohir Dorong BNI Jadi Bagian Sistem Data-Beri Solusi Perbankan PMI

27 Juni 2023
© Copyright Bankterkini Team All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Entertainment
    • Gaming
    • Movie
    • Music
    • Sports
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Food
    • Travel
    • Health
  • News
    • Bussiness
    • Politics
    • Science
    • World
  • Tech
    • Apps
    • Gadget
    • Mobile