bankterkini.com
  • Berita Terkini
  • Cari
Minggu, Januari 25, 2026
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Cari
No Result
View All Result
bankterkini.com
No Result
View All Result

Dukung Perpres Nilai Ekonomi Karbon, BRI Perkuat Sustainable Finance

admin by admin
4 November 2021
in info Bank
0

Jakarta –

PT Bank Rakyat Indonesia terus memperkuat penerapan prinsip sustainable finance dalam menjalankan aktivitas bisnisnya. Langkah ini sebagai bentuk dukungan terhadap langkah pemerintah menekan emisi karbon seiring dengan disahkannya Peraturan Presiden (Perpres) tentang Nilai Ekonomi Karbon (NEK).

Direktur Utama BRI Sunarso mengatakan penerapan sustainable finance BRI bertujuan menjaga pertumbuhan di masa mendatang yang diterapkan dalam bisnis perseroan, mengedepankan prinsip triple bottom line yaitu pro planet, pro people dan pro profit.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendefinisikan sustainable finance (keuangan berkelanjutan) sebagai dukungan menyeluruh dari industri jasa keuangan untuk pertumbuhan berkelanjutan yang dihasilkan dari keselarasan antara kepentingan ekonomi, sosial, dan lingkungan hidup.

“Kami sangat mendukung langkah pemerintah tersebut dan menyambut baik Perpres tentang NEK. Dan kami terus berkomitmen menerapkannya dalam prinsip bisnis kami. Perbankan perlu terlibat di sini, melalui sustainable finance agar menjadi perusahaan yang well governed. Dan perusahaan yang well governed itu memang punya tanggung jawab terhadap stakeholder-nya, terutama masyarakat,” tegas Sunarso dalam keterangan tertulis, Rabu (3/11/2021).

Sebagai salah satu ‘First Mover on Sustainable Finance’ di Indonesia, secara umum BRI telah melakukan upaya internal untuk menjaga kondisi lingkungan, mengendalikan emisi dan pengelolaan energi yang sejalan dengan komitmen Pemerintah Indonesia untuk mengurangi emisi gas rumah kaca.

Kontribusi BRI secara langsung adalah dengan memberikan pembiayaan kepada sektor ramah lingkungan, patuh pada peraturan lingkungan, meningkatkan kinerja lingkungan, mengimplementasikan perhitungan gas rumah kaca serta mengimplementasikan inisiatif penurunan gas rumah kaca perusahaan.

Di tahun 2020 BRI telah mengalami penurunan emisi gas rumah kaca sebesar 8,7% dibandingkan dengan tahun 2019.

“Perjuangan melawan perubahan iklim telah mendorong ambisi BRI untuk mendukung kegiatan yang sejalan dengan komitmen keuangan berkelanjutan. BRI melihat hal tersebut sebagai peluang untuk bidang bisnis baru, seperti di bidang energi terbarukan, mobil listrik, efisiensi energi, dan pengelolaan sumber daya,” imbuh Sunarso.

Di sisi lingkungan, dalam penerapan Keuangan Berkelanjutan BRI berupaya untuk tidak berpartisipasi pada proyek yang melibatkan kerusakan lingkungan, tidak sesuai dengan AMDAL yang telah dikirimkan kepada tim analis BRI, seperti perusakan hutan hujan, polusi tanah, udara, dan air yang melanggar poin poin monitoring RKL/RPL dan UKL/UPL yang dikirimkan debitur pada saat pengajuan kredit atau dengan kata lain melanggar komitmen Keuangan Berkelanjutan yang telah menjadi arah dan tujuan Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB) BRI.

Sebelumnya, pada Senin (1/11) Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan dalam keterangan resminya menyebut pengesahan Perpres tentang NEK telah disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam Conference of the Parties (COP) 26 United Nations Framework Convention on Climate Change (UNFCCC) di Glasgow, Skotlandia.

Regulasi itu hadir sebagai tindak lanjut pemerintah yang pada 2016 meratifikasi Paris Agreement terkait komitmen Nationally Determined Contribution (NDC). Komitmen itu kemudian diperkuat pemerintah dalam dokumen perencanaan pembangunan nasional 2020 – 2024.

Di antaranya menjadikan penanganan perubahan iklim sebagai salah satu agenda prioritas nasional. Dengan komitmen tersebut pemerintah Indonesia menargetkan penurunan emisi gas rumah kaca sebesar 29% dengan kemampuan sendiri dan 41% dengan dukungan internasional pada 2030.

(akn/hns)

Previous Post

Urgensi Deformasi Kementerian BUMN

Next Post

Hakim-Jaksa Cecar Nurdin Soal Rp 800 Juta dari Kontraktor Dibagi-bagi

Next Post
Hakim-Jaksa Cecar Nurdin Soal Rp 800 Juta dari Kontraktor Dibagi-bagi

Hakim-Jaksa Cecar Nurdin Soal Rp 800 Juta dari Kontraktor Dibagi-bagi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terinspirasi Chairul Tanjung, Bhima Chandra Punya 290 Outlet Martabak

Terinspirasi Chairul Tanjung, Bhima Chandra Punya 290 Outlet Martabak

22 Juni 2022
Sulitnya Perjuangan Agen Bank di Kendal, Seberangi Sungai Pakai Getek

Sulitnya Perjuangan Agen Bank di Kendal, Seberangi Sungai Pakai Getek

27 Oktober 2021
Ekonomi Dibayangi ‘Awan Gelap’, Investasi Apa yang Menarik?

Ekonomi Dibayangi ‘Awan Gelap’, Investasi Apa yang Menarik?

19 Januari 2023
Sunarso: BRI Jauh dari Episentrum Krisis Silicon Valley Bank

Sunarso: BRI Jauh dari Episentrum Krisis Silicon Valley Bank

17 Maret 2023
BUMN-Kampus Negeri Buka Banyak Lowongan Kerja, Ada Buat Lulusan SMA!

BUMN-Kampus Negeri Buka Banyak Lowongan Kerja, Ada Buat Lulusan SMA!

21 November 2021
Blak-blakan Bos HK soal Utang Tembus Rp 30 T hingga Mau Merger dengan Waskita

Blak-blakan Bos HK soal Utang Tembus Rp 30 T hingga Mau Merger dengan Waskita

20 September 2023
Bos-bos Perusahaan dan Lembaga Keuangan Main Ketoprak Cerita Ken Dedes

Bos-bos Perusahaan dan Lembaga Keuangan Main Ketoprak Cerita Ken Dedes

29 Juli 2022

Ribuan Guru Honorer di Daerah 3T Dapat Hadiah Tabungan dari BNI

16 Januari 2022

‘Jaminah’ Ikut Genjot Pemulihan Ekonomi Nasional, Begini Caranya

14 Oktober 2022

PGN Raih Dua Penghargaan di Ajang KIP Digital BUMN Awards 2023

30 Oktober 2023

Daftar Posisi Lowongan Rekrutmen Bersama BUMN 2023, Jenjang SMA hingga S2

12 Mei 2023

Surplus APBN Maret 2024 Capai Rp8,1 Triliun Soroti Keseimbangan Ekonomi Positif!

26 April 2024

BNI Dukung Penyelenggaraan Pameran Produk Kerajinan ‘INACRAFT Reborn’

10 November 2021

Dana Bansos Rp 2,7 T Dikabarkan Tertahan di Bank BUMN, Ini Kata BRI

21 Januari 2022

Watch: 7 Tips On How To Start Working Out

27 Agustus 2021

Sri Mulyani: RI Butuh Investasi Rp 7.500 Triliun pada 2026 untuk Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

3 Juli 2025
© Copyright Bankterkini Team All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Entertainment
    • Gaming
    • Movie
    • Music
    • Sports
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Food
    • Travel
    • Health
  • News
    • Bussiness
    • Politics
    • Science
    • World
  • Tech
    • Apps
    • Gadget
    • Mobile